Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: 10 Jenis Kaca dalam Bangunan dan Aplikasinya | HBS Blog

  • Share

Kaca merupakan material umum yg ada pada hampir seluruh bangunan saat ini terutama buat bahan daun jendela dan ventilasi. Hampir semua jendela dilengkapi menggunakan kaca, terlepas berdasarkan aneka macam jenis kaca yg digunakan.

10 Jenis Kaca dalam Bangunan dan Aplikasinya

10 Jenis Kaca dalam Bangunan dan Aplikasinya – pixabay

Perkembangan teknologi bahan bangunan telah membawa kaca dalam beragam jenis dan karakteristiknya. Adapun jenis-jenis kaca yg digunakan dalam konstruksi bangunan adalah sebagai berikut :

  1. Kaca apung
  2. Kaca anti pecah
  3. kaca dilaminasi
  4. kaca ekstra bersih
  5. Kaca berwarna
  6. Kaca berwarna
  7. kaca dikeraskan
  8. Blok kaca
  9. Benang halus dari kaca
  10. Unit kaca terisolasi

01. Kaca Apung

kaca apung

kaca apung

Kaca apung terbuat dari natrium silikat dan kalsium silikat sehingga disebut juga kaca soda kapur. kaca ini memiliki permukaan yang bersih dan datar sehingga menyebabkan pantulan menyilaukan ketika terkena cahaya. kaca ini tersedia dari rentang ketebalan 2mm hingga 20mm. Kaca ini memiliki kisaran berat 6 hingga 36 kg / m2. Kaca ini sering digunakan sebagai fasad depan toko, kaca di bangunan publik, dll.

02. Kaca Anti Pecah

kaca anti pecah

kaca anti pecah

Kaca anti pecah ini poly digunakan untuk jendela tempat tinggal , skylight, ventilasi, termasuk kaca mobil. Beberapa jenis plastik polivinil butiral ditambahkan dalam proses pembuatannya. Jadi, kaca ini nir bisa membentuk potongan-potongan yg tajam waktu pecah. Saat pecah, kaca ini cenderung retak menjadi potongan kecil tetapi masih menempel pada bagian primer akibat adanya lapisan plastik polivinil butiral.

03. Kaca Laminasi

kaca laminasi

kaca laminasi

Kaca laminasi merupakan kombinasi berdasarkan lapisan kaca normal yg dibubuhi lapisan laminasi. Jadi, beratnya bisa lebih dari kaca biasa. Kaca ini memiliki ketebalan lebih dan menyaring lebih banyak sinar UV dan lebih kedap bunyi. Kaca ini dipakai buat akuarium, kantor, kendaraan beroda empat dll.

04. Kaca ekstra higienis

kaca extra higienis

kaca extra higienis

Kaca ekstra higienis memiliki 2 sifat khusus, fotokatalitik dan hidrofilik. Karena sifat-sifat ini, dia bertindak menjadi penolak noda dan memberikan penampilan yg higienis & latif. Perawatannya jua mudah lantaran kaca jenis ini tidak gampang kotor.

05. Kaca kromatik berwarna

Kaca kromatik berwarna

Kaca kromatik berwarna

Kaca kromatik berwarna banyak digunakan di ruang ICU, ruang kedap dll. Kaca ini bisa mengontrol efisiensi kaca transparan dan melindungi ruang pada menurut radiasi sinar surya. Kaca kromatik mungkin memiliki sifat photochromic yg memiliki laminasi sensitif cahaya, termos-kromatik yang mempunyai laminasi panas & elektrokromik yang mempunyai laminasi listrik di atasnya.

06. Kaca berwarna (Tinted Glass)

Kaca berwarna (Tinted Glass)

Kaca berwarna (Tinted Glass)

Kaca berwarna tidak lain adalah kaca yg diberi lapisan rona. Bahan-bahan pembuat warna dicampur menggunakan campuran kaca normal untuk membuat kaca berwarna yg nir mempengaruhi sifat-sifat orisinil kaca. Bahan-bahan produsen rona bhineka buat setiap warnanya.

07. Kaca Tempered

Kaca Tempered

Kaca Tempered

Kaca tempered merupakan jenis kaca yang dikeraskan menjadi kaca bertenaga yg mempunyai visibilitas rendah. Sifat ini terdapat dalam seluruh ketebalan & waktu pecah dapat menciptakan potongan granular kecil yg berbahaya. Kaca inilah yang juga dianggap kaca tempered. Kaca jenis ini banyak dipakai buat pintu tahan api, pelindung layar ponsel, dll.

08. Glass Block (Blok Kaca)

Glass Block (Blok Kaca)

Glass Block (Blok Kaca)

Glass blcok atau blok bata kaca dibentuk berdasarkan dua bagian yang berbeda & keduanya ditekan & dibakar bersama-sama ketika proses peleburan kaca. Kaca jenis ini dipakai menjadi elemen arsitektur pada konstruksi dinding, skylight dll. Kaca ini memberikan pencahayaan tambahan untuk ruangan tetapi tidak tembus pandang.

09. Glass Wool (Benang halus dari kaca)

Glass Wool (Benang halus dari kaca)

Glass Wool (Benang halus dari kaca)

Glass wool merupakan insulasi termal yang terdiri dari serat kaca yg terjalin dan fleksibel, yang membuatnya menjadi seperti wool dari kaca. Ini merupakan bahan buat membuat bahan isolasi yang baik. Glass wool bisa dipakai sebagai pengisi atau isolator dalam bangunan, jua buat isolasi rapat suara.

10. Unit kaca terisolasi

Unit kaca terisolasi

Unit kaca terisolasi

Unit kaca terisolasi berisi kaca yg dibagi menjadi dua atau tiga lapisan & dipisahkan melalui udara atau ruang hampa udara. Kaca ini tidak bisa dilewati panas lantaran udara di antara lapisan dan bertindak sebagai isolator yang baik. Jenis kaca ini juga disebut menjadi unit kaca berlapis ganda.

Demikianlah jenis-jenis kaca dalam bangunan serta karakteristiknya. Dengan mengetahui sifat masing-masing jenis kaca, kita bisa lebih bijaksana pada memilih kaca yg ada pada bangunan termasuk di tempat tinggal masing-masing. Semoga bermanfaat & dapat menambah wawasan pembaca sekalian.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.