Artikel: 15 Keunggulan Lampu LED Dibandingkan Lampu Lain | HBS Blog

  • 4 min read
  • Apr 27, 2021

Berikut merupakan 15 keunggulan teknologi pencahayaan dalam lampu Light Emitting Diode (LED). Semua terdaftar secara berurutan dari kepentingan dan dimulai dengan poin yang paling penting:

15 Keunggulan Lampu LED Dibandingkan Lampu Lain

15 Keunggulan Lampu LED Dibandingkan Lampu Lain – img by digitaltrends

1. Umur Lampu LED yang panjang

Keuntungan paling signifikan dari LED jika dibandingkan dengan lampu tradisional adalah umurnya yang lebih panjang. LED rata-rata berumur 50.000 jam nyala hingga 100.000 jam nyala atau lebih. Itu merupakan 2-4 kali lebih lama dari kebanyakan lampu neon, logam halida, dan bahkan uap natrium. Bahkan lebih dari 40 kali darri lampu pijar rata-rata.

Penggantian yang lebih sporadis berarti 2 hal besar yaitu biaya perawatan yang lebih rendah pada hal energi kerja (tukang lampu) dan porto yg lebih rendah buat suku cadang pengganti (karena bohlam tidak rusak buat ketika yang lama ).

2. Efisiensi Energi LED

LED umumnya mengonsumsi daya yang sangat rendah. Statistik yang harus dicari ketika membandingkan efisiensi energi dari lampu yang berbeda disebut oleh salah satu dari dua istilah yaitu : Kemanjuran cahaya atau lumens yang efektif. Kedua item ini pada dasarnya menggambarkan jumlah cahaya yang dipancarkan per unit daya (watt) yang dikonsumsi bola lampu.

Sebagian akbar proyek dengan lampu LED menghasilkan peningkatan efisiensi 60-75% dalam penggunaan energi buat lampu. Tergantung jua pada lampu yang ada dan LED eksklusif yang dipasang, maka penghematannya mampu lebih menurut 90%.

3. Peningkatan Keamanan Dengan LED

Keselamatan mungkin merupakan keuntungan yang paling sering diabaikan dalam hal pencahayaan LED. Bahaya nomor satu dalam hal penggunaan lampu adalah radiasi panas. LED hampir tidak memancarkan panas sementara lampu tradisional seperti lampu pijar mengubah lebih dari 90% total energi yang digunakan untuk langsung menjadi panas.

Itu berarti hanya 10% menurut energi lampu pijar yg sebenarnya dipakai buat cahaya (yang juga membuatnya sangat nir efisien dibandingkan dengan LED). Selain itu, lantaran LED mengkonsumsi lebih sedikit daya, dan dapat beroperasi secara efektif pada sistem listrik bertegangan rendah. Hal ini akan jauh lebih aman jika terjadi kesalahan.

4. Lampu LED Secara Fisik Kecil

Perangkat lampu LED yang sebenarnya sangat kecil. Perangkat daya yang kecil bisa kurang dari sepersepuluh mm2, sementara perangkat daya yang lebih besar masih bisa sekecil 1 mm2. Ukurannya yang kecil membuat LED sangat mudah beradaptasi dengan jumlah rangkaian lampu yang tak terbatas. Semakin kecil lampu artinya semakin sedikit ruang yang dibutuhkan.

5. LED Memiliki Color Rendering Index (CRI) yg akbar

CRI adalah pengukuran kemampuan cahaya untuk mengungkapkan warna objek yang sebenarnya dibandingkan dengan sumber cahaya yang ideal (cahaya alami). CRI tinggi umumnya merupakan karakteristik yang diinginkan walaupun hal itu tergantung pada aplikasi yang diperlukan. LED umumnya memiliki peringkat (baik) yang sangat tinggi dalam hal CRI.

color rendering index - img by ledlightindia

color rendering index – img by ledlightindia

Mungkin cara terbaik untuk menilai CRI merupakan menggunakan melihat perbandingan eksklusif antara pencahayaan LED (dengan CRI tinggi) dan lampu tradisional seperti lampu uap natrium. LED homogen-rata nir poly membarui rona objek, kecuali memang LED yg dibentuk dengan perbedaan makna eksklusif misalnya kuning atau putih.

6. LED Menghasilkan Emisi Directional

Teknologi LED memancarkan cahaya hanya 180 derajat. Sementara jenis cahaya lainnya memancarkan cahaya 360 derajat di sekitar sumber. Emisi 360 derajat menyebabkan perangkat aksesori untuk memantulkan dan / atau mengarahkan ulang cahaya. Ini menaikkan biaya untuk sistem lampu secara umum dan pasti menghasilkan kerugian.

Pertimbangkan lampu yg memancarkan cahaya ke langit-langit, itu adalah bola lampu tradisional. Masalahnya adalah Anda mencoba menerangi ruangan, bukan langit-langit. LED menyelesaikan kasus ini sepenuhnya dan mengembalikan penghematan dalam hal efisiensi energi secara holistik.

7. LED Memiliki Fleksibilitas Desain yang Luar Biasa

Karena LED sangat kecil sehingga dapat digunakan di hampir semua desain yang dapat Anda pikirkan. Mereka dapat dikombinasikan dalam tandan untuk bola lampu tradisional, digunakan dalam isolasi sebagai lampu kecil, atau dirangkai secara berurutan secara linear menjadi LED striplight. Hampir semua rangkaian lampu dapat dilakukan dengan LED.

8. LED Solid State Light (SSLs)

LED adalah lampu solid state. Ini berarti bola kaca yang mengelilingi cahaya sejatinya sama sekali tidak diperlukan. Namun dalam penjualannya ada lampu LED yang dijual dalam bentuk bola lampu.

9. Kemampuan Peredupan lampu LED

LED mampu beroperasi pada hampir semua persentase daya pengenalnya (0 hingga 100%). Sebagai gantinya, mereka memang membutuhkan perangkat khusus bagi LED untuk mengatur keredupan lampu. Jadi lampu LED dapat diatur terang cahayanya.

Mengoperasikan LED dengan daya kurang dari itu adalah cara buat menjadi lebih efisien lantaran penggunaan daya berkurang. Ini pula meningkatkan umur total lampu itu sendiri. Kedua keunggulan tadi nir terdapat dalam teknologi lampu lain yg tidak mampu diatur cahayanya.

10. LED Memberikan Nyala Seketika & Tidak Memiliki Masalah dengan Saklar

LED menyala dan mati secara instan. Tidak ada periode pemanasan seperti pada lampu metal halide. Selain itu, sering memencet saklar tidak menyebabkan degradasi pada perangkat lampu LED.

11. Lampu LED yang Aman untuk Lingkungan

LED tidak memiliki masalah lingkungan yang biasa terjadi pada lampu lain seperti lampu uap fluorescent atau merkuri. Kedua lampu ini mengandung merkuri internal untuk bohlam dan karenanya memerlukan penanganan khusus di akhir masa pakainya. Tidak satu pun dari pertimbangan ini bermasalah dengan LED.

12. LED Menghasilkan Emisi UV yang Hampir nol

LED memancarkan sebagian besar energi dalam spektrum cahaya yang terlihat, sejumlah kecil dalam spektrum inframerah, dan hampir tidak ada dalam bagian spektrum ultraviolet. Ini berarti bahwa LED mampu secara aman dan andal menerangi benda-benda sensitif UV seperti beberapa benda seni yang akan rusak dan mengalami degradasi dari waktu ke waktu jika terkena sinar UV.

13. LED Beroperasi Pada Tegangan Sangat Rendah

Dalam banyak kasus, LED dapat beroperasi pada tegangan yang sangat rendah. Ini membuat mereka cocok untuk digunakan dalam aplikasi pencahayaan luar ruangan di mana pencahayaan lain mungkin tidak memenuhi syarat ini. Seperti pada rumah-rumah di tepi laut di mana permukaan bangunan berada di zona banjir.

14. LED Beroperasi Dengan Baik Di Suhu Dingin dan Panas:

LED bekerja dengan baik di berbagai suhu operasi tanpa degradasi yang signifikan. Ini membuat aplikasi LED semakin luas untuk semua keperluan lampu.

15. Temperatur Warna yang Berhubungan (CCT):

LED tersedia dalam berbagai nilai suhu warna berkorelasi atau correlated color temperature (CCT). Mereka dapat dibuat dengan cahaya “hangat,” kekuningan, sebagai cahaya “dingin”, dan berbagai pilihan lainnya. LED bahkan sudah menjadi bahan layar komputer dan smartphone dengan jutaan warna.

Dengan demikian, dari 15 segi perbandingan ini, nyatanya lampu LED jauh lebih unggul dari jenis lampu-lampu lainnya. Sebaiknya Anda mulai pikirkan untuk mengganti semua bohlam di rumah Anda dengan lampu LED.

Referensi :

https://www.stouchlighting.com/blog/top-15-advantages-of-led-lighting

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 15 =