Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: APAKAH ITU YANG DI MAKSUD DENGAN 5S DI PABRIK INDUSTRI | HBS Blog

  • Share

Apakah itu yg pada maksud menggunakan 5S di pabrik industri..?

Sebuah pabrik industri mempunyai syarat yang bermacam – macam tergantung kepentingan berdasarkan proses produksi masing -masing. Tetapi bisa pada pastikan bahwa sebuah pabrik industri mempunyai wahana & prasarana buat mendukung berlangsungnya proses produksi tersebut, menggunakan kata lain bahwa pabrik industri tersebut pasti memiliki barang – barang atau berbagai bentuk benda yang tersimpan di dalampabrik tersebut.

Dengan adanya poly macam benda atau alat menjadi wahana & prasarana buat menunjang berjalanya proses produksi tadi di pada pabrik industri maka di perlukan adanya pemahaman tentang Management 5S.

Yang di maksud menggunakan 5S di pada pabrik industri adalah Singkatan dari Seiri, Seiton, Seisou, Seiketsu Dan Shitsuke.

Adapun maksud tentang 5S di area pabrik industri secara keseluruhan adalah Suatu aktifitas  kegiatan dari para pekerja atau karyawan di dalam pabrik industri tersebut untuk memperlakukan atau memanagement atau mengontrol kondisi lingkungan di dalam pabrik industri tersebut sesuai kebutuhan baik secara kondisi area, qualitas dan quantitas barang.

Setiap pabrik industri niscaya mempunnyai yg namanya tempat khusus buat penyimpanan barang – barang atau benda – benda krusial yg di gunakan untuk kepentingan mobilisasi pada pabrik tersebut.

Di dalam penanganan benda – benda tersebut di butuhkan yg namanya management penataan, agar barang – barang tersebut nir menimbulkan perkara baru bagi pabrik tersebut.

Masalah – perkara baru yg di sebabkan karena management penataan barang – barang yg tidak mengagumkan antara lain adalah sebagai berikut :

  • Adanya kecelakaan kerja yang menimpa pekerja akibat kejatuhan barang – barang pabrik yang dalam kondisi tidak rapih.
  • Adanya kecelakaan kerja yang menimpa pekerja akibat terjepit dan tersandung barang – barang pabrik yang dalam kondisi berantakan.
  • Susahnya pekerja di dalam mencari barang – barang keperluannya di dalam tumpukan barang yang tidak tertata.
  • Rusaknya barang – barang pabrik karena terluka di dalam tempat penyimpanan barang – barang tersebut.
  • Hilangnya barang – barang penting di dalam tempat peyimpanan karena tidak terkontrol kondisi jumlah dan macam barangnya.
  • Tidak terdeteksinya kondisi barang yang kecil yang tertumpuk oleh barang – barang yang lebih besar.
  • Tidak terciptanya pemandangan yang sehat di lingkungann pabrik indsutri.
  • Menciptakan potensi bahaya yang variasi bagi setiap pekerja di sekitarnya.

Adapun rincian & arti dari 5S di dalam pabrik industri tadi adalah menjadi berikut :

1) SEIRI.

Arti SEIRI adalah Ringkas

Adapun maksud secara umum dari seiri atau ringkas ini adalah melakukan peringkasan atau pemilahan dalam suatu gugusan benda atau barang di dalam loka penyimpanan barang tadi.

Contoh bentuk meringkas barang atau benda berdasarkan sistem kerja Seiri ini merupakan Sebagai Berikut :

  • Lakukan pemilahan antara barang atau benda yang di pakai dengan yang tidak di pakai.
  • Lakukan pemilahan barang atau benda antara yang rusak dengan yang tidak rusak.
  • Lakukan pemilahan barang atau benda yang sejenis untuk di kelompokkan menjadi satu.
  • Barang atau benda yang sekiranya tidak di pakai singkirkan atau buang.

Dua) SEITON

Arti dari SEITON adalah Rapih.

Adapun maksud secara generik menurut pengertian Seiton atau rapih ini adalah melakukan perapihan atau penataan yang rapih terhadap barang – barang atau benda – benda pada tempat penyimpanan barang atau benda tadi.

Contoh bentuk melakukan penataan yg rapih terhadap barang atau benda dari sistem kerja seiton ini merupakan sebagai berikut :

  • Melakukan penyusunan barang atau benda secara urut atau rapih sehingga berurutan dari barang atau benda yang ukurannya besar dan kecil terlihat beda.
  • Melakukan penyusunan barang atau benda secara urut dan teratur untuk barang sejenis dari ukuran panjang dan pendek.
  • Pemberian nama identitas pada setiap barang atau benda sehingga kita bisa mengerti spec barang atau benda tersebut.
  • Melakukan penyusunan barang atau benda sejenis secara urut dan teratur dari ukuran tinggi dan rendah.

3) SEISOU.

Arti dari SEISOU adalah Resik.

Adapun maksud secara umum dari pengertian seisou atau resik ini merupakan melakukan pencucian di area tempat penyimpanan barang atau benda.

Adapun contoh bentuk melakukan tindakan pembersihan terhadap barang atau benda & area sekitar pada tempat penyimpanan barang atau benda tadi merupakan sebagai berikut :

  • Membersihkan barang atau benda beserta area sekitar tempat barang atau benda tersebut di simpan dari kotoran, sampah, maupun debu.
  • Menjaga kebersihan terhadap barang atau benda beserta area tempat barang atau benda tersebut di simpan.
  • Membersihkan area mesin.
  • Membersihkan area kerja.

4) SEIKETSU.

Arti dari SEIKETSU Adalah Rawat.

Adapun maksud secara umum menurut pengertian seiketsu atau rawat ini merupakan Melakukan perawatan terhadap barang atau benda beserta area loka penyimpanan barang atau benda tersebut.

Sedangkan contoh bentuk melakukan tindakan perawatan terhadap barang atau benda beserta area loka penyimpanan barang atau benda tersebut adalah menjadi berikut :

  • Merawat kondisi barang atau benda dan area tempat penyimpanan barang atau benda tersebut secara periodik atau check berkala.
  • Melakukan pengecheckan terhadap kondisi barang atau benda serta area tempat penyimpanan barang atau benda secara kontinue.
  • Merawat kondisi area tempat penyimpanan barang atau benda dengan cara pada saat menyimpan barang sesuai prosedur yang teratur seperti jenis barang, ukuran barang di tempatkan di posisi yang sesuai dengan spesifikasi barang atau benda tersebut.

Arti berdasarkan SHITSUKE merupakan Rajin.

Adapun maksud secara umum berdasarkan pengertian shitsuke atau rajin ini adalah mempertahankan syarat barang atau benda bersama area tempat penyimpanan barang atau benda tersebut menggunakan bersih dan tersusun menggunakan baik dengan membiasakan sistem 4S pada atas pada diri kita selaku pekerja.

Sedangkan contoh bentuk melakukan tindakan mempertahankan kondisi terhadap barang atau benda beserta area sekitarnya merupakan menjadi berikut :

  • Melakukan rutinitas pekerjaan sesuai rule yang sudah di terapkan di sistem 4 S yaitu Seiri atau ringkas, seiton atau rapih, seisou atau resik, seiketsu atau rawat.
  • Selalu menjaga dan konsisten terhadap 4S tersebut di atas.
  • Sosialisasi ke seuruh pekerja untuk menerapkan sistem 4S.

Pada dasarnya menerapkan sistem 5S ini nir hanya dalam cara mengelola penyimpanan barang atau benda di area loka penyimpanan barang atau benda itu saja, Tetapi semua faktor atau akifitas sehari – hari harus kita terapkan cara 5S tadi.

Adapun menerapkan sistem 5S tadi di lakukan pada aktifitas kerja misalnya sebagai berikut :

  • Sistem penyimpanan arsip atau dokumen.
  • Pada area kerja kita melakuan aktifitas sehari – hari.
  • Pada area mesin produksi.
  • Sistem pada penyimpanan spare part mesin produksi.
  • Pengelolaan di area meja kerja kita.
  • Sistem pada penyimpanan buku – buku file dan katalog.
  • Sistem penyimpanan tool kit atau alat bantu kerja kita pada lemari atau trolley tool.
  • Sistem pada penyimpanan material atau bahan baku untuk proses produksi.
  • Sistem pengelolaan penempatan sampah dan limbah produksi pabrik.
  • Sistem pengelolaan untuk barang – barang kerja di meja work shop.
  • Dan lain sebagainya.

Sasaran atau tujuan dari melakukan 5S merupakan menjadi berikut :

  • Menciptakan rasa aman, nyaman dan menyenangkan di area kerja kita, Sehingga pekerja terhindar dari adanya kecelakaan kerja karena adanya potensi bahaya pada saat bekerja bisa di minimalisir sebelumnya.
  • Menghindarkan adanya kerusakan terhadap barang atau aset perusahaan.
  • Menciptakan keselamatan dan kesehatan pekerja.
  • Meningkatkan attitude pekerja.
  • Meningkatkan keuntungan bagi perusahaan.

Pada dasarnya mengerjakan 5S nir membutuhkan saat khusus untuk kita luangkan karena aktifitas 5S telah termasuk di pada aktifitas pekerjaan kita sehari – hari.

Sehingga jika pada ketika kita bekerja melakukan aktifitas niscaya ada langkah – langkah yg kita kerjakan pada setipa stepnya..

Di step – step tersebutlah seharusnya kita masukkan step – step jua pada pada sistem 5S, Karena dalam ketika bekerja pasti kita pula menghendaki hal yang Ringkas, Rapih, Resik, Rawat dan Rajin.

Demikianlah sedikit ulasan tentang Apakah itu yg pada maksud menggunakan 5S pada pabrik industri,semoga berguna dan bermanfaat.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.