Artikel: APAKAH YANG DI MAKSUD DENGAN OVER HOUL MESIN DI PABRIK INDUSTRI | HBS Blog

Posted on 8 views

Apakah yang di maksud dengan Over Houl pada pabrik industri ?

Pemakaian istilah over houl pada sebuah perusahaan atau pabrik industri bukanlah suatu bahasa yg asing, lantaran hampir seluruh perusahaan yang memiliki mesin – mesin produksi niscaya akan mengalami yang namanya Over Houl.

Over Houl merupakan sebuah aktifitas pekerjaan yg pada lakukan oleh para Teknisi buat melakukan pembongkaran mesin produksi secara totalitas atau holistik.

Adapun tujuan pabrik industri atau perusahaan melakukan Over Houl terhadap mesin produksi merupakan menjadi berikut :

  • Untuk melakukan perbaikan terhadap kerusakan yang terjadi pada mesin produksi.
  • Untuk melakukan penggantian onderdill atau komponen mesin produksi yang di sebabkan karena performa mesin tersebut sudah tidak maksimal.
  • Untuk melakukan penggantian onderdill atau komponen mesin karena terdeteksi terjadi over valid.
  • Untuk melakukan penggantian spare part mesin produksi yang sudah mengalami penurunan fungsi dan qualitas kerja.
  • Untuk melakukan Improvement atau peningkatan kualitas kerja dari mesin produksi.
  • Untuk melakukan pengembangan atau pemasangan unit mesin baru atau melakukan Re – New All terhadap mesin yang sudah ketinggalan teknologi.
  • Sebagai sarana untuk menfollow up tindakan dari hasil inspeksi bulanan atau inspeksi tahunan terhadap mesin yang abnormal.
  • Dan Lain sebagainya.

Pekerjaan Over Houl merupakan salah satu pekerjaan yang di rencanakan di setiap tahun yang di laksanakan oleh gabungan Teknisi Engineering.

Setiap section di pada Divisi Engineering mempunyai job pekerjaan masing – masing sinkron bidangnya yang di lakukan pada ketika Over Houl mesin.

Lantaran di setiap unit mesin merupakan instalasi adonan antara Teknik Mekanik, Teknik Elektrik, Teknik Instrumen, Teknik Listrik, dan terdapat juga unit mesin yg melibatkan Teknik Teknologi Informatika, Teknik Alat Angkat dan Angkut, Teknik Sipil.

Pekerjaan Over Houl ini umumnya masuk ke pada schedule Shut Down Berskala Besar, karena pekerjaan Over Houl tersebut membutuhkan ketika yg nisbi lama yaitu lebih dari 24 jam setiap jobnya.

Adapun hal -hal yg biasa di siapkan Sebelum melakukan Over Houl merupakan sebagai berikut :

1) List Data Job.

Schedule Over Houl bisa di katakan sebuah pekerjaan yang terencanakan sehingga jauh hari sebelum pelaksanaan Over Houl di laksanakan maka satu hal yang perlu di lakukan adalah mendata job pekerjaan yang sekiranya bisa di lakukan pada waktu Over Houl.

Sedangkan model – contoh list data job pekerjaan yg mampu pada lakukan pada saat Over Houl merupakan sebagai berikut :

  • Komponen Mesin yang kondisi performanya sudah menurun atau tidak maksimal, sehingga perlu untuk di lakukan Pembongkaran total untuk di lakukan perbaikan unit mesin secara total.
  • Mesin produksi yang mengalami keausan sehingga butuh perbaikan yang lama karena harus melalui proses Pengelasan dan Pembubutan.
  • Kondisi Pipping Instalasi yang sudah rapuh dan bocor, sehingga perlu di lakukan penggantian total atau perbaikan sebagian komponen mesin.
  • Mesin Produksi yang mengalami Temporari Action atau mesin yang mengalami penanganan sementara, sehingga bisa di lakukan perbaikan total pada waktu Over Houl.
  • Mesin Produksi yang sudah mengalami Out Standart.
  • Dan lain sebagainya.

Dua) Check Lokasi & Kondisi Mesin.

Perbaikan mesin yang pada lakukan pada ketika Over Houl terkadang menemukan perseteruan yg tidak terduga dalam ketika membongkar mesin tersebut, sebagai akibatnya ada hal – hal tertentu yg perlu pada antisipasi sebelum melakukan pembongkaran komponen mesin.

Jadi langkah persiapan sebelum melakukan Pembongkaran atau Over Houl Mesin perlu pada lakukan Check Lokasi dan Kondisi Mesin menggunakan tujuan menjadi berikut :

  • Untuk menentukan langkah tercepat pada saat nanti melakukan pembongkaran yang efisien dan aman.
  • Untuk menentukan jenis tool atau alat bantu apa saja yang nanti di butuhkan pada saat melakukan pembongkaran mesin tersebut.
  • Untuk mencari Potensi Bahaya apa saja yang nanti bisa timbul pada saat melakukan pembongkaran mesin tersebut.
  • Untuk menentukan langkah – langkah yang akan di lakukan pada saat melakukan pembongkaran mesin tersebut.
  • Untuk menentukan jumlah pekerja yang nanti di butuhkan di area pembongkaran mesin tersebut.
  • Untuk menentukan apakah di area pembongkaran mesin tersebut membutuhkan alat berat atau tidak.
  • Untuk menentukan apakah di area kerja pembongkaran mesin tersebut membutuhkan alat bantu api atau tidak seperti Mesin Las , Mesin Gerinda , Mesin Gas Cutting dan lain sebagainya.
  • Untuk memastikan apakah di area pembongkaran mesin tersebut termasuk Pekerjaan di Ketinggian.
  • Untuk menentukan pada area kerja pembongkaran mesin tersebut hal apa saja yang perlu di evakuasi atau di singkirkan.
  • Untuk memprediksi hal – hal abnormal pekerjaan yang akan terjadi , sehingga bisa segera menentukan langkah – langkah atau beberapa rencana pilihan seandainya terjadi abnormal proses kerja pada saat pembongkaran mesin berlangsung.

Setelah melakukan check lokasi & syarat mesin, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan tool kerja dan indera bantu kerja yg akan pada pakai dalam waktu pembongkaran mesin tadi.

Sedangkan contoh tool atau alat kerja yang biasa di gunakan dalam waktu melakukan over houl mesin adalah menjadi berikut ;

  • Tool kit set seperti, kunci pas ring, kunci inggris, kunci L, kunci obeng, palu, pahat, tracker, dan lain sebagainnya.
  • Tool atau alat bantu seperti chain block, safety belt, tangga pijak, staiger, police line, tracker, jack hydrolik, dan lain – lainnya.

Persiapan tool & indera bantu kerja yg lengkap merupakan galat satu langkah kerja yg bisa meminimalisir terjadinya loss time atau munndurnya saat pembongkaran mesin yang pada sebabkan lantaran kurang lengkapnya atau kurang siapnya alat-alat tool kerja.

Perlengkapan tool kerja sangat mempengaruhi kualitas proses pekerjaan pembongkaran mesin, lantaran dengan tool kerja yang lengkap tidak akan menguras tenaga pekerja buat bekerja ekstra .

Pembuatan alat bantu yg sekiranya di butuhkan dalam saat pembongkaran juga adalah persiapan yg matang dan profesional yg perlu di lakukan jauh hari sebelum proses eksekusi pembongkaran mesin produksi.

Contoh – contoh alat bantu yg biasa pada gunakan pada waktu pembongkaran mesin pada waktu Over Houl yaitu ;

  • Pembuatan tracker yang tidak standart atau alat bantu jig untuk mengeluarkan komponen mesin yang berukuran besar.
  • Pembuatan stand atau tiang untuk mengevakuasi komponen mesin yang sekiranya besar dan berat.
  • Pembuatan alat handling untuk membantu menghandling komponen mesin yang sekiranya besar dan berat.
  • Dan lain sebagainya.

4) Persiapan Administrasi.

Persiapan administrasi adalah termasuk persiapan yang perlu pada lakukan sebelum melakukan pembongkaran mesin dalam waktu Over Houl mesin produksi.

Adapun model yg termasuk persiapan Administrasi merupakan sebagai berikut :

a) Ijin Kerja.

Ijin Kerja yaitu Form berita buat pada bubuhi pertanda tangan pada atasan perusahaan & atasan -atasan yg terkait mengenai pekerjaan over houl bahwa kita akan melakukan pekerjaan akbar yaitu over houl.

Ijin kerja ini umumnya berisi mengenai berita ;

  • Area kerja yang akan di kerjakan menggunakan api atau tidak
  • Jenis pekerjaannya apa.
  • Berapa pekerja yang akan terlibat di dalam pekerjaan tersebut.
  • Lokasi mesin yang akan di lakukan over houl.
  • Waktu pengerjaan pekerjaan tersebut kapan dan butuh berapa lama waktu pengerjaannya.
  • Dan lain sebagainya.

Ijin Api merupakan Form Informasi buat di bubuhi indikasi tangan pada atasan perusahaan & atasan – atasan yang terkait terhadap pekerjaan over houl bahwa kita akan terdapat pekerjaan yg menggunnakanalat bantu barah seperti Welding, Gas Cutting, Grinding dan lainnya.

Ijin Api ini umumnya berisi mengenai berita :

  • Jenis golongan Area yang akan menggunakan api tersebut apakah area yang aman, area yang bahaya atau area yang sangat berbahaya.
  • Tanggal dan waktu pengerjaan menggunakan api.
  • Jumlah orang yang akan bekerja di area pengerjaan api tersebut.
  • Alat pemadam yang perlu di gunakan pada pekerjaan api tersebut.
  • Petugas dan pengawas yang berada di pekerjaan api tersebut.
  • Jenis pekerjaan yang akan di kerjakan dan jenis alat api apa yang akan di gunakan.
  • Lokasi mesin yang akan di kerjakan.
  • Dan lain sebagainya.

Form duga bahaya adalah form yang berisi tentang potensi bahaya yg di perkirakan akan muncul pada proses pekerjaan yg di kerjakan.

Form Duga bahaya pada buat dengan tujuan :

  • Untuk mengoreksi jenis potensi bahaya yang bisa muncul pada pekerjaan yang bisa mengintai para pekerja.
  • Untuk mengingatkan kepada para pekerja bahwa banyak potensi bahaya yang berpotensi bisa menciderai pekerja pada saat bekerja di area kerja tersebut.
  • Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja yang menimpa para pekerja.
  • Dan lain sebagainya.

Demikian sedikit ulasan tentang Apakah yang pada maksud dengan Over Houl Mesin pada Pabrik Industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.