Artikel: APAKAH YANG DI SEBUT DENGAN SCREW EXTRUDER DI PABRIK INDUSTRI | HBS Blog

  • 3 min read
  • Des 06, 2017

Apakah yg di sebut dengan Screw Extruder di pabrik industri ?

Screw Extruder adalah keliru satu komponen mesin produksi yg terdapat pada pabrik industri yang berbentuk batangan logam yg berlapis crom steel light atau sejenisnya & memiliki sirip berbentuk ulir pada sepanjang batangan tersebut.

Screw Extruder pada dalamnya terdapat lubang pada sepanjang batangannya yg berfungsi menjadi jalan sirkulasi air temperatur control unit yang di setting sinkron temperatur yg pada butuhkan pada spec produk produksi.

Sedangkan Fungsi primer Screw Extruder adalah sebagai berikut :

  • Untuk melumat material atau bahan produk untuk di rubah menjadi material setengah jadi.
  • Untuk merubah tekstur material atau bahan produk menjadi lebih lembut atau halus sesuai kebutuhan.
  • Untuk menstransfer material atau bahan produk dari tempat satu ke tempat yang lain.
  • Screw di gunakan untuk media mengirim bahan chemical untuk di timbang ke weigher atau timbangan material.

Adapun bagian – bagian dalam Screw Extruder adalah menjadi berikut :

1) Ulir In Let.

Pada ujung Screw Extruder masih ada ulir In let yang adalah ulir loka dudukan Inner Pipe buat mengunci supaya posisi Screw Extruder nir tanggal atau kendor dalam waktu syarat screw extruder berputar.

Pada saat pemasangan screw extruder, pada lubang ulir ini akan bertemu dengan ulir Inner Pipe yang akan mengunci agar screw extruder tidak lepas dari dudukannya dan sekaligus lubang in let tersebut merupakan pintu utama masuknya sirkulasi air TCU ( Temperatur Control Unit ).

Dua) Gear.

Pada batang screw extruder mempunyai susunan gear yang terdapat pada pangkal batang screw extruder yang mempunyai fungsi sebagai media yang di gerakkan oleh Gear Box unit sedangkan gear box unit bisa berputar karena di gerakkan oleh Motor Penggerak.

Jadi pada dasarnya Screw Extruder bisa berputar pada dalam cylinder barel screw karena Screw Extruder tersebut mempunyai gear yang pada gerakan oleh putaran gear box sedangkan putaran gear box pada gerakkan sang motor penggerak.

Sebelum melakukan pemasangan Screw Extruder salah satu hal terpenting adalah berilah pelumas atau anti size pada gear screw extruder tersebut agar pada saat gear screw extruder masuk ke unit Gear Box  tidak terjadi korosi sehinngga berdampak macet pada saat akan di keluarkan lagi.

3) Blade atau Sirip.

Screw Extruder memiliki blade atau sirip sepanjang batang screw extruder yg berbentuk misalnya ulir baut yg berukuran besar dan tebal.

Sedangkan fungsi utama dari pada blade atau sirip screw extruder tadi adalah buat melumat & mendorong material di dalam cylinder barel screw extruder supaya material tersebut sebagai lembut & halus sesuai tekstur yang di kehendaki dan siap di gunakan ke next proses.

Dan posisi permukaan Blade inilah yang biasanya di ukur gap atau clearancenya terhadap casing cylinder screw extruder atau barel screw dengan menggunakan Alat Ukur Fuller Gauge.

4) Head Screw Extruder.

Head Screw Extruder di pasang pada ujung screw extruder yang mempunyai ulir di dalam headnya yang berfungsi untuk mengikat head ke body screw extruder.

Head screw berfungsi sebagai plug pada batangan screw extruder sebagai akibatnya dengan pada bukanya head screw maka lubang di pada sepanjang batangan screw sanggup di bersihkan berdasarkan kotoran keraknya.

Sebagai pencegah kebocoran air dalam sambugan ulir head screw menggunakan ulir batangan screw, maka pada pasanglah O – ring bermaterial Viton pada celah antara head screw dengan batangan screw extruder.

Screw Extruder mempunnyai poly berukuran tergantung kebutuhan proses produksi pada sebuah perusahaan atau pabrik industri.

Berikut contoh – model size atau ukuran Screw Extruder yang biasa di gunakan pada pabrik industri yaitu :

  • Screw Extruder 60 yang berarti bahwa screw extruder tersebut mempunyai ukuran diameter luar pada blade screw sebesar 60 mm.
  • Screw Extruder 90 yang berarti bahwa screw extruder tersebut mempunyai ukuran diameter luar pada blade screw sebesar 90 mm.
  • Screw Extruder 115 yang berarti bahwa screw extruder tersebut mempunyai ukuran diameter luar pada blade screw sebesar 115 mm.
  • Screw Extruder 120 yang berarti bahwa screw extruder tersebut mempunyai ukuran diameter luar pada blade screw sebesar 120 mm.
  • Screw Extruder 150 yang berarti bahwa screw extruder tersebut mempunyai ukuran diameter luar pada blade screw sebesar 150 mm.
  • Screw Extruder 200 yang berarti bahwa screw extruder tersebut mempunyai ukuran diameter luar pada blade screw sebesar 200 mm.
  • Screw Extruder 250 yang berarti bahwa screw extruder tersebut mempunyai ukuran diameter luar pada blade screw sebesar 250 mm.
  • Dan seterusnya.

Adapun perawatan yang wajib di lakukan dalam srew extruder merupakan sebagai berikut :

  • Pastikan Temperatur air yang bersirkulasi pada screw extruder selalu stabil sesuai settingan proses mesin produksi.
  • Pastikan selalu di check kondisi Gap atau Clearance pada screw Extruder secara periodik.
  • Pastikan selalu di lakukan inspeksi pada scre Extruder termasuk kondisi permukaan blade atau sirip screw extruder.

Hal – hal abnormal atau trouble dalam screw extruder umumnya yang terjadi adalah menjadi berikut :

  • Kondisi temperatur pada sirkulasi air yang masuk ke screw extruder tidak stabil yang bisa di pengaruhi karena tidak lancarnya supply air dan steam pada sistem TCU.
  • Kondisi body blade screw yang retak sehingga terjadi kebocoran air sirkulasi.
  • Terjadinya Gap atau Clearance yang sudah melebihi standart kebutuhan pada screw extruder tersebut.
  • Screw Extruder tidak bisa di keluarkan dari cylinder barel screw karena kondisi gear screw yang sudah korosi. Hal ini effect dari tidak adanya anti size atau pelumas pada gear screw pada waktu pemasangan awal.
  • Dan lain sebagainya.

Demikian sedikit ulasan mengenai Apakah yg di sebut dengan screw extuder pada pabrik industri.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − 4 =