Artikel: BAGIAN BAGIAN DAN FUNGSI HYDROLIK UNIT DI PABRIK INDUSTRI | HBS Blog

  • 3 min read
  • Jan 23, 2017

Hydrolik Unit adalah sebuah rangkaian unit yang terdiri dari beberapa komponen mesin produksi yang cara pergerakan kerjanya di gerakkan oleh Oli yang bertekanan, baik secara pergerakan automatis sesuai program proses kerja maupun manual operation.

Adapun nama – nama part pada hydrolik unit merupakan menjadi berikut :

1) Motor Drive.

Motor Drive adalah Penggerak yang bekerja untuk menggerakkan pumpa oli.

Motor drive berputar pada saat pada supply power listrik secara otomatis melalui program yg di setting secara Elektrikal. Dari putaran motor drive tadi di teruskan ke pumpa oli.

Bagian – bagian part dari motor drive adalah sebagai berikut :

  • Casingmotor.
  • Stator motor.
  • Rotor.
  • Kipas pendingin.
  • Flange cover motor.
  • Terminal motor.

Dua) Pumpa Oli Hydrolik.

Pumpa Oli hydrolik merupakan pump yg mendistribusikan oli hydrolik berdasarkan tanki oli menuju benda kerja atau part mesin lainya.

Sedangkan bagian – bagian dari pump oli hydrolik merupakan menjadi berikut :

  • Casing pumpa.
  • Gear atau gigi pumpa.
  • Shaft In pumpa.
  • Shaft out Pumpa.
  • Port atau lubang In oli.
  • Port atau lubang Out Oli.

Tanki oli adalah box atau tempat penyimpanan oli hydrolik yg pada distribusikan ke semua benda kerja atau part mesin.

Adapun bagian – bagian menurut tanki oli merupakan menjadi berikut :

  • Level oli, yang berfungsi sebagai indikator volume oli hydrolik di dalam tanki.
  • Hole Supply, yang berfungsi sebagai lubang untuk mensupply oli hydrolik ke dalam tanki.
  • Filter oli, yang berfungsi sebagai saringan oli di saat ada pengisian oli ke dalam tanki oli.
  • Tutup tanki oli, yang berfungsi untuk menutup lubang supply oli agar tidak ada benda asing atau kotoran masuk ke tanki oli.
  • Hole drain, yang berfungsi sebagai lubang untuk menguras oli yang di dalam tanki oli.

Oli Cooler adalah bagian hydrolik unit yg mempunyai fungsi menjadi pendingin oli hydrolik yg bersirkulasi.

Adapun bagian – bagian dari Oli Cooler adalah sebagai berikut :

  • Casing Oli Cooler, yang berfungsi sebagai Rumah Cooler unit.
  • Sirip Cooler, yang berfungsi sebagsi media sirkulasinya Oli dan Air Pendingin.
  • Cover atau Flange, yang berfungsi sebagai penutup Casing Oli cooler.
  • Port In Air, yang berfungsi sebagai pintu masuknya air pendingin ke dalam sirip cooler.
  • Port Out Air, yang berfungsi sebagai pintu keluarnya air pendingin dari sirip cooler.
  • Port In oli, yang berfungsi sebagai pintu masuknya oli sirkulasi yang akan di dinginkan di dalam sirip cooler.
  • Port Out Oli, yang berfungsi sebagai pintu keluarnya oli yang sudah di dinginkan dari dalam sirip cooler.

Block atau manifold solenoid Unit merupakan block dudukan solenoid unit sekaligus menjadi manifold supply oli berdasarkan tanki oli menuju solenoid valve kemudian pada teruskan ke benda kerja mesin.

Adapun bagian – bagian berdasarkan Block solenoid merupakan menjadi berikut:

  • Body Block manifold, yang berfungsi sebagai Rumah atau casing Block manifold.
  • Lubang manifold out, yang berfungsi sebagai lubang sirkulasi oli yang di distribusikan dari tanki oli ke part atau benda kerja, sekaligus sebagai dudukan flange pipa hydrolik.
  • Port In atau lubang Supply oli, yang berfungsi sebagai lubang masuknya oli dari tanki oli menuju manifold solenoid valve.

6) Solenoid Valve Hydrolik.

Solenoid Valve Hydrolik adalah sebuah valve atau pilot yg berfungsi sebagai pintu keluar masuknya oli hydrolik berdasarkan tanki oli menuju benda kerja ataupun sebaliknya.

Adapun bagian – bagian dari solenoid valve hydrolik merupakan sebagai berikut :

  • Coil solenoid valve, yang berfungsi sebagai kumparan power yang menggerakkan pilot solenoid valve untuk membuka atau menutup.
  • Pilot Solenoid Valve, yang berfungsi sebagai  valve yang di gerakkan oleh coil untuk membuka dan menutup port manifold.
  • Manifold, yang berfungsi sebagai dudukan solenoid valve sekaligus sebagai port sirkulasi oli hydrolik dari tanki oli menuju benda kerja.
  • O – Ring Seal, yang berfungsi sebagai Sealer agar tidak terjadi kebocoran oli pada saat proses kerja.
  • Lubang baut, yang berfungsi sebagai lubang baut untuk mengikat solenoid valve unit pada block manifold unit.

Pipping unit adalah serangkaian pipa yang berfungsi menjadi media aliran oli hydrolik menurut block manifold unit menuju benda kerja atau part mesin atau sebaliknya.

Penggunaan pipa di dalam hydrolik unit wajib mempunyai ketebalan eksklusif dan harus pipa jenis high pressure untuk menghindari adanya kebocoran pada pipping unit, karena tekanan oli hydrolik sangatlah akbar.

8) Benda Kerja atau part mesin produksi.

Benda kerja atau part mesin di sini merupakan segala bentuk benda kerja yg di gerakkan oleh hydrolik unit buat menghasilkan sebuah proses kerja, baik itu buka tutup, naik turun, geser kanan kiri atau gerakan lainnya.

Contoh benda kerja yg pada gerakkan oleh oli hydrolik merupakan menjadi berikut

  • Cylinder Hydrolik untuk menggerakkan cutter pemotong material produk.
  • Cylinder hydrolik untuk menggerakkan pin lock benda kerja.
  • Cylinder hydrolik untuk menggerakkan Rotary Door.
  • Cylinder hydrolik untuk menggerakkan pintu gerbang.
  • Dan lain – lainnya.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai Bagian & Fungsi Hydrolik Unit di Pabrik Industri.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × two =