Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Cara Melepas dan Memasang Fitting Hose Angin yang Berulir | HBS Blog

  • Share

Bagaimanakah Caranya Melepas dan Memasang Fitting Angin di Pabrik Industri ?

Fitting Hose Angin adalah sebuah part yang pada gunakan sebagai dudukan Hose Angin dengan cara fitting tersebut mencekam atau menjepit Ujung Hose Angin sehingga Hose Angin tidak akan terlepas pada ketika terdapat pressure angin.

Fitting Hose angin bermacam – macam bentuk dan fungsinya, salah satu Fitting tersebut adalah Fitting yg memiliki Ulir menjadi media buat menempelnya Fitting tersebut pada benda kerja.

Adapun cara Melepas Fitting Hose Angin yang mempunyai Ulir Tersebut adalah seperti sebagai berikut :

  • Pastikan kondisi Fitting sudah tidak ada hose anginnya, jika Fitting masih ada hose anginnya maka Hose Angin harus di lepas terlebih dahulu dari Fitting.
  • Jika Fitting masih ada Hose Anginnya, maka pastikan kondisi angin dari supply utama di tutup  dan tidak ada pressure angin sisa pada fitting tersebut sebelum melepas Hose angin.
  • Cara melepas hose angin dari Fitting setelah valve angin di tutup dan presure angin di blow adalah dengan cara menekan knop fitting sampai maksimal dengan tangan kiri dan kemudian tangan kanan menarik atau melepas hose angin sampai hose angin terlepas.
  • Setelah Hose angin sudah di lepas dari Fitting, maka Kondisi Fitting siap untuk di lepas dengan cara menggunakan kunci Inggris atau kunci pas yang sesuai dengan ukuran Baut Fitting itu sendiri.
  • Setelah Kunci Inggris di pasang pada fitting, kemudian putarlah kunci Inggris tersebut ke arah berlawanan putaran jarum jam atau di putar ke arah kiri sampai Fitting benar – benar terlepas dari dudukannya.

Sedangkan cara Memasang Fitting yang memiliki Ulir merupakan menjadi berikut :

  • Sebelumnya pastikan Ulir Fitting sudah terlapisi Seal tape atau sealant dari bawaan Produk Fitting itu sendiri.
  • Kemudian siapkan kunci yang pas dan nyaman untuk memasang Fitting Tersebut.
  • Selanjutnya tempelkan Ulir Fitting tersebut pada ulir benda kerja.
  • Kemudian putarlah Fitting dengan tangan searah putaran jarum jam atau ke arah putaran kanan beberpa putaran saja.
  • Selanjutnya teruskan putaran tersebut dengan menggunakan kunci yang tadi sudah di siapkan sampai benar – benar kencang.
  • Kemudian pasang atau masukkan Hose angin pada lubang fitting.
  • Selanjutnya buka valve angin supply utama.
  • Kemudian lakukan pengecheckan apakah ada kebocoran angin pada Fitting tersebut.

Ada dua macam Jenis Fitting yg pada gunakan dalam Pabrik Industri buat Instalasi Pneumatik yaitu sebagai berikut :

  • Fitting yang mempunyai Ulir di salah satu ujungnya yang di mana ulir tersebut berfungsi sebagai media menempelnya fitting pada benda kerja.
  • Fitting yang tidak mempunyai Ulir yang berfungsi sebagai joint atau untuk menyambung antar hose angin.

Sedangkan bentuk – bentuk Fitting merupakan menjadi berikut :

  • Fitting yang berulir dengan nama KQH 1/4 x 08, ini berarti bahwa Fitting tersebut berbentuk straight atau lurus dengan Ukuran Ulir 1/4 ” dan menggunakan ukuran hose angin berdiameter 08 mm.
  • Fitting yang berulir dengan nama KQL 1/4 x 10, ini berarti bahwa Fitting tersebut berbentuk L dengan ukuran ulir 1/4 ” dan menggunakan ukuran hose angin berdiameter 10 mm.
  • Fitting yang berulir dengan nama KQT 1/2 x 12, ini berarti bahwa Fitting tersebut berbentuk T dengan ukuran ulir 1/2 ” dan menggunakan ukuran hose angin berdiameter 12 mm.
  • Fitting yang tidak berulir dengan nama KQH 08 – 00, ini berarti bahwa Fitting tersebut berbentuk Joint Lurus dan pada ke dua ujung fitting tersebut  menggunakan hose angin yang berdiameter 08 mm.
  • Fitting yang tidak berulir dengan Nama KQL 10 – 00, ini berarti bahwa Fitting tersebut berbentuk joint L dan pada ke dua ujung Fitting tersebut menggunakan Hose angin yang berdiameter 10 mm.
  • Fitting yang tidak Berulir dengan nama KQT 12 – 00, ini berarti bahwa Fitting tersebut berbentuk Joint T dan pada ke dua ujung Fitting tersebut menggunakan Hose angin yang berdiameter 12 mm.
  • Dan seterusnya.

Di pada knop Fitting – Fitting tadi terdapat jari – jari lock yang mempunyai fungsi untuk menjepit atau mencekam ujung Hose Angin sehingga hose angin tidak akan terlepas di waktu Hose di aliri pressure angin.

Demikian sedikit ulasan mengenai Cara Melepas & Memasang Fitting Hose Angin yg berulir pada pabrik Industri.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.