Artikel: Cara Menghitung Kebutuhan Air pada Bangunan | HBS Blog

  • 2 min read
  • Mei 12, 2021

Kebutuhan Air Bagi Manusia

Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Air adalah senyawa yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini dan menutupi hampir 71% permukaan Bumi.

Terdapat 1,4 triliun kilometer kubik (330 juta mil?) tersedia di Bumi. Air sebagian akbar masih ada pada laut & dalam lapisan-lapisan es (di kutub & puncak -puncak gunung), akan namun juga dapat hadir sebagai awan, hujan, sungai, muka air tawar, danau, uap & lautan es.

Air dalam obyek-obyek tersebut bergerak mengikuti suatu daur air yaitu: melalui penguapan, hujan & genre air di atas permukaan tanah (run off, meliputi mata air, sungai, muara) menuju bahari.

Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu molekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terikat secara kovalen pada satu atom oksigen. Air bersifat nir berwarna, tidak berasa & tidak berbau pada kondisi baku, yaitu dalam tekanan 100 kPa (1 bar) and temperatur 273,15K(0 ?C).(sumber :wikipedia.Com).

Baca Juga : 3 Jenis Pencahayaan : Ambient, Task & Accent Lighting

Kebutuhan Air dalam Bangunan

Tentu saja karena manusia memiliki tempat tinggal, dan dalam hunian tersebut manusia mengkonsumsi air untuk berbagai keperluan, terutama untuk minum, mandi, dan mencuci. Untuk itulah dalam merancang sebuah tempat tinggal dan tempat beraktivitas perlu mengetahui kebutuhan air dari berbagai fasilitas di dalamnya.

Cara Menghitung Kebutuhan Air dalam Bangunan

Cara Menghitung Kebutuhan Air dalam Bangunan

Sekarang bagaimanakah kita memahami mengenai kebutuhan air buat gedung atau rumah kita? Bagaimanakah menghitungnya? Berikut merupakan teknik sederhana perancangan kebutuhan air menurut beberapa sumber.

Dalam memperhitungkan kebutuhan air higienis yaitu dimaksudkan buat memperoleh citra mengenai volume tangki penyimpanan air higienis yang perlu disediakan dalam suatu bangunan & besaran kapasitas pompa yang dibutuhkan.

Baca Juga : Utilitas & Layanan Dasar Rumah Untuk Tempat Tinggal

Kebutuhan Air Keseharian

Kebutuhan air bersih dapat dihitung berdasarkan :

1. Jumlah pemakaian homogen rata perhari per unit( orang, loka duduk atau loka tidur & lain lain)misalnya terlihat pada tabel 01. Buat air dingin dan tabel 02. Untuk air panas.

Dua. Jumlah & jenis alat-alat sanitair yang dipakai sperti terlihat dalam tabel 04.

Tiga. Beban peralatan sanitair dalam tabel 05.

Tabel 1 Kebutuhan Air dingin per hari

Kebutuhan Boiler

Kebutuhan air panas, menggunakan penghangat air buatan (boiler) tentu memerlukan sumber daya yang lebih besar. Jika kebutuhan Boiler akan air panas mencapai jumlah yang cukup besar, seperti pada hotel, maka air yang dihasilkan diperoleh dari Boiler, dengan kebutuhan air dihitung : V’ air boiler = 20 /liter/PK/Jam

Tabel dua Kebutuhan Air panas per hari

Tabel dua Kebutuhan Air panas per hari

Kebutuhan air dapat juga dihitung menggunakan pendekatan luasan bangunan, seperti tabel 3 berikut yang menjelaskan kebtuhan air berdasarkan luas bangunan.

Tabel 3 Kebutuhan air bangunan

Tabel 3 Kebutuhan air bangunan

Atau jika dihitung dari pendekatan peruntukan, maka jumlah alat-alat sanitair bisa dihitung misalnya dalam tabel berikut :

Tabel 4 jumlah Peralatan sanitair minimum

Tabel 4 jumlah Peralatan sanitair minimum
Tabel 5 Beban peralatan sanitair

Tabel 5 Beban peralatan sanitair

Bisa jua dihitung menurut pendekatan penggunaan alat-alat sanitair, maka kebutuhan air bisa ditentukan bedasarkan tabel berikut :

Tabel 6 Kebutuhan air perlatan sanitair

Tabel 6 Kebutuhan air perlatan sanitair

Kebutuhan Pencegahan dan pengendalian kebakaran

Sprinkler dan hydrant membutuhkan cadangan air yang diperhitungkan buat jangka saat selama 30 mnt. Selang ketika ini diambil menggunakan perkiraan bahwa apabila api belum padam, maka petugas pemadam kebakaran sudah tiba dilokasi kebakaran.

V’air sprinkler = ?Sprinkler x 18 x 30 liter

V’air hydrant  = Ī£hidrant x 400 x 30 liter

Tabel 7 Tabel Kebutuhan air menurut tipe bangunan

Tabel 7 Tabel Kebutuhan air menurut tipe bangunan

Demikianlah mengenai cara menghitung kebutuhan air pada bangunan, semoga berguna.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 3 =