Artikel: Cara Pemeliharaan Kebersihan Peralatan Kantor Dan Sirkulasi | HBS Blog

Posted on 1 views

Pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung tidak hanya terletak pada komponen arsitektural dan structural, namun dalam pemeliharaan peralatan tempat kerja atau perabot yang biasa digunakan buat menunjang pekerjaan. Dengan pemeliharaan yang rutin sepeti menjaga kebersihan dan membersihkan baik sebelum digunkan ataupun selesainya menjadi hal yang primer agar lingkungan loka bekerja selalu higienis.

Pemeliharaan Kebersihan Perabot Dan Peralatan Kantor

Cara Pemeliharaan Kebersihan Peralatan Kantor Dan Sirkulasi

Pemeliharaan yang dilakukan antara lain:

a) Sebelum pekerjaan dimulai, siapkan peralatan kerja yang diperlukan selengkapnya, yaitu: kain majun, sampo karpet, furniture polish, freshphone, multipurpose cleoner, metol polish, baby oil, dan otosol

b) Furnitur (meja, kursi, lemari, dan sebagainya) harus dibersihkan setiap hari untuk menjaga supaya kotoran tidak merusak furnitur.

c)   Bersihkan semua kotoran atau sampah yang berada di meja sebelum pekerjaan pengelapan dilakukan. Periksa laci meja dan bersihkan agar bebas dari debu.

d)  Apabila furnitur ada yang rusak, segera perbaiki. Kalau lepas, paku kembali. Kalau kerusakannya parah, segera ganti.

e)  Apabila cat pelitur furnitur sudah mengelupas, segera cat atau pelitur kembali untuk mencegah rayap dan sebagainya yang akan merusak furnitur.

f)    Singkirkan semua asbak, bersihkan sampah atau puntung rokok, lalu masukan ke dalam kantong plastik sampah. Letakkan kembali asbak pada posisi semula dalam keadaan bersih.

g) Bersihkan perangkat komputer dengan lap bersih. Campurkan air dengan multipurpose cleaner secukupnya, lalu gunakan spon untuk mengoleskannya ke permukaan yang kotor, terutama yang terkena noda. Kemudian, keringkan lagi. Harus hati-hati dalam menggunakan air berlebihan. Bersihkan sofa atau jok kain secara periodik bulanan dengan mempergunakan shompoo mochine. Gunakan sampo khusus sofa atau deterjen.

h)  Bersihkan semua permukaan kayu furnitur dengan saksama sampai pada cela-cela kayu agar bebas debu dan mengilap. Gunakan furniture polish atau yang setara untuk kayu, logam, atau stainless steel dengan metol polish atau yang setara.

i)  Bersihkan kaki kursi dengan teliti. Apabila kursi dari logam stoinless steel, gunakan lap kering ditambah metdl polish atau yang setara.

j)  Apabila logam bercat, gunakan lap basah dan lap kering kembali. Kemudian apabila kursi dari kayu, bersihkan dengan furniture polish.

k)  Bersihkan filling cabinet. Bersihkan bagian atasnya sesering mungkin karena umumnya banyakterdapat debu. Gunakan lap setengah basah.

l)    Bersihkan debu pada kabinet dengan menggunakan lap setengah basah, mulai bagian atas lalu dindingnya.

M) Semprotkan pengharum ruangan.

Pemeliharaan Sirkulasi (Sarana Jalan Keluar Dan Koridor)

Sarana jalan keluar (egress) harus dilengkapi dengan pertanda exit & nir boleh terhalang serta memenuhi persyaratan sesuai dengan SNI.

Alasan diperlukannya rute atau jalan pengungsian:

a)   Rute evakuasi didesain dalam setiap bangunan multilevel untuk bekerja sebagai alat evakuasi yang cepat ke level dasar.

b)  Beberapa tangga dibuat di luar bangunan, sementara yang lainnya berada di dalam bangunan.

c)  Interior ruang tangga memiliki pintu khusus dan diberi ventilasi positif yang membantu menghalau asap masuk ke dalam ruangan.

Hal-hal yang harus diperhatikan buat jalan keluar (exits):

a)   Dinding beton tidak bertulang tidak diperbolehkan untuk dinding jalan keluar.

b)  Semua pintu jalan keluar harus struktural untuk menghindarkan terlepas dari rangkanya.

c)   Kaca tidak boleh dipasang pada daerah dekat jalan keluar.

d)   Peralatan ringan yang tergantung tidak boleh diletakkan pada jalan keluar.

e)   Ornamen yang berat tidak boleh diletakkan di lobijalan keluar.

f)    Jika menggunakan lapisan marmer, harus diikat kencang pada elemen struktural atau ditanam di dinding.

Pemeliharaan yang dilakukan terhadap sarana jalan keluar & koridor adalah:

a)   Sebelum pekerjaan dimulai, siapkan peralatan kerja selengkapnya, yaitu: ember, kain majun, tapas, sfrck mop, dan floor cleoner.

b) Bersihkan sarang laba-laba yang terdapat pada plafon koridor dengan mempergunakan rakbol.

c)   Bersihkan kayu pada plafon selasar. Vocuum dahulu dengan stick head brush,lalu lap kering memakaifurniture polish atau yang setara.

d)   Bersihkan dinding selasar dengan lap kering, lalu lap setengah basah.

e) Bersihkan dinding kayu atau woll poper menggunakan lap kering, sedangkan untuk permukaan kayu pergunakan/urniture polish atau yang setara.

f)    Bersihkan dinding lift dengan lap kering, sesekali dengan minyak. Bersihkan pula lobi, lantai, pintu, terutama plat aluminium yang terdapat pada sisi bagian bawah daun pintu lift karena banyak terdapat kotoran setiap saat.

g)  Bersihkan dapur (pantry), yaitu pel lantai keramik, dinding, wastafel, kotak sampah, lemari atau rak terutama bagian atas, daun pintu luar dalam, exhoust grill, keran air, dan kabinet di bawah wastafel.

h) Sapu lantai selasar, lalu pel dengan air bersih campur cairan floor cleoner mempergunakan stiek mop.

i)     Bersihkan perlengkapan alat pemadam kebakaran seperti: fire alorm, fire hydrant, dan pemadam api ringan (fire extinguisher).

j)    Bersihkan AC grill,lis profil, tutup neon, dan asbak tabung.

Leave a Reply

Your email address will not be published.