Artikel: CHAIN BLOCK ADALAH | HBS Blog

  • 2 min read
  • Sep 14, 2020

Apakah yg di maksud menggunakan Chain Block pada Pabrik Industri ?

Chain Block adalah salah satu alat bantu yang di gunakan para pekerja atau operator Teknisi di Pabrik Industri, karena Chain Block tersebut mempunyai fungsi sebagai alat untuk mengangkat benda – benda kerja, barang atau material dan komponen – komponen mesin yang besar atau berat.

Adapun contoh penggunaan Chain Block pada Pabrik Industri adalah menjadi berikut :

  • Untuk mengangkat Material atau bahan dari storage untuk melakukan pekerjaan work shop pada aktifitas improvement mesin.
  • Untuk mengangkat spare part mesin yang besar atau berat pada saat melakukan penataan komponen mesin di spare part room.
  • Untuk mengangkat komponen mesin yang besar atau berat di area mesin produksi pada saat  melakukan perbaikan komponen mesin yang rusak.
  • Untuk mengangkat komponen mesin pada saat melakukan Instalasi Part mesin di area mesin produksi.
  • Dan lain sebagainya.

Bagian – bagian menurut Chain Block Adalah sebagai berikut ;

  • Hook Utama yang berfungsi sebagai alat untuk mengaitkan chain block pada benda tumpuan.
  • Hook pada rantai yang berfungsi sebagai alat untuk mengaitkan pada benda kerja yang akan di angkat.
  • Chain atau rantai unit yang berfungsi sebagai tali penghubung antara Hook rantai dengan gigi unit pada saat mengangkat benda kerja.
  • Gear atau gigi unit yang berfungsi sebagai penggerak untuk mengangkat benda kerja baik untuk posisi Up maupun Down.
  • Tuas Up Down yang berfungsi sebagai selektor pilihan untuk pergerakkan chain block Up dan Down ( model lever block )
  • Chain atau rantai operation yang berfungsi sebagai rantai untuk menggerakkan atau memutar gear unit pada saat posisi Up maupun Down.
  • Name plate yang berfungsi sebagai identitas chain block unit yang menjelaskan tentang spec chain block tersebut.

Sedangkan cara menggunakan chain block yang baik merupakan menjadi berikut :

  • Sebelumnya gunakan terlebih dahulu alat safety pelindung diri seperti Helmet, sepatu safety, dan sarung tangan.
  • Kemudian siapkan chain block yang akan di gunakan sesuai ukuran kebutuhan.
  • Pastikan chain block bersih dan tidak ada segi abnormal atau kerusakan.
  • Selanjutkan kaitkan hook utama chain block pada benda tumpuan atau cantolan yang kuat, gunakan seling jka tidak ada lubang tumpuan sebagai tempat mengait hook utama chain block.
  • Kemudian pasang seling wire atau seling nylon pada benda kerja yang akan di angkat, jika harus menggunakan seling mereka
  • Setelah benda kerja sudah di ikat dengan seling dan posisi chain block sudah siap di operasikan, maka kaitkan hook rantai chain block pada seling yang sudah di ikatkan pada benda kerja.
  • Selanjutkan tarik chain operation pada posisi Up sampai benda kerja benar – benar terangkat sesuai kebutuhan.
  • Pastikan pada saat benda kerja terangkat, posisi pekerja jangan terlalu dekat dengan benda kerja karena di khawatirkan ada abnormal proses yang bisa berakibat benda kerja tersebut terjatuh sehingga menimpa pekerja.

Hal – hal yang perlu pada perhatikan pada saat mengoperasikan chain block merupakan sebagai berikut :

  • Gunakan alat safety pelindung diri yang lengkap untuk melindungi diri dari segala potensi bahaya yang bisa muncul.
  • Pastikan kondisi chain block normal pada saat di operasikan baik pada saat Up maupun pada saat Down.
  • Pastikan menggunakan alat bantu berupa seling wire atau seling nylon yang benar – benar kuat dan seling dalam kondisi normal.
  • Gunakan chain block yang berukuran di atas beban benda kerja sebagai antisipasi rantai chain block putus karena over beban benda kerja.
  • Pastikan para pekerja menjaga jarak dengan benda kerja pada saat benda kerja di angkat.
  • Pastikan posisi pengikatan seling pada benda kerja seimbang supaya benda kerja tidak merosot atau terlepas dari ikatan seling.
  • Pastikan menggunakan model ikatan yang baik dan benar pada saat memasang seling pada benda kerja.
  • Pastikan hook utama chain block di kaitkan pada tumpuan yang kuat dan kokoh.

Demikian sedikit ulasan mengenai Chain Block.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + 18 =