Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Contoh laporan/prosedur praktikum Analisis saringan agregat kasar dan halus | HBS Blog

  • Share

Di bawah ini merupakan contoh laporan ataupun prosedur praktikum Analisis saringan agregat kasar dan halus. Tujuan menurut praktikum ini yaitu buat menentukan butir (gradasi) dalam suatu agregat. Bagi kalian yang sedang mencari surat keterangan suatu laporan atau yang sedang mencari langkah-langkah prosedur praktikum analisis saringan agregat kasar & halus bisa disimak model laporan di bawah!

ANALISIS SARINGAN AGREGAT KASAR DAN HALUS 1.TUJUAN PRAKTIKUM

Tujuan dilaksanakannnya praktikum ini yaitu buat memilih buah (gradasi) dalam agregat. Data distribusi butiran dalam agregat diperlukan dalam perencanaan adukan beton. Pelaksanaan gradasi ini dalam agregat halus & kasar. Alat yang digunakan merupakan seperangkat saringan menggunakan ukuran jaring-jaring tertentu.

Dua.PERALATAN

a.Timbangan

b.Seperangkat saringan dengan ukuran ?, 3/8, 4, 8, 16 wadah paling bawah (dasar) sebagai alat terakhir untuk agregat kasar.

C.Apparatus/ mesin penggetar saringan

d.Talam

e.Seperangkat saringan dengan ukuran  : 3/8, 4, 8, 16, 30, 50, 100, 200, wadah paling bawah (dasar) sebagai alas terakhir agregat.

Tiga.BAHAN

Benda uji diperoleh berdasarkan alat pemisah model atau cara penempatan sebesar:

a.Agregat halus : -Ukuran maximum saringan No.4    : Berat minimum contoh 500 gram

-Ukuran maximum saringan No.8    : Berat minimum contoh 100 gram

b.Agregat kasar

-Ukuran maximum saringan ?”        : Berat minimum contoh 2,5 kg 4.PROSEDUR PRAKTIKUM

  1. Benda uji (agregat kasar dan halus) dikeringkan di dalam oven dengan suhu (110 ± 5° ), sampai berat tertutup;
  2. Menyusun saringan berdasakan tingkatan dan menempatkan benda uji (Agregat halus yang telah di oven) disaring paling atas;
  3. Menutup saringan bagian atas kemudian menggetarkan mesin penggetar/apparatus selama 15 menit untuk menyaring;
  4. Setelah selesai disaring kemudian menimbang berat benda uji per setiap saringan;
  5. Mengulangi langkah 2 – 4 untuk agreagat kasar;
  6. Menghitung persentase berat tertahan dan persentase berat yang lolos agregat kasar dan halus.

5.TABEL ISIAN PRAKTIKUM

LABORATORIUM PENGETAHUAN BAHAN KONSTRUKSI

JURUSAN TEKNIK SIPIL

ANALISIS SARINGAN AGREGAT HALUS DAN KASAR

No. Contoh

:

Tgl. Praktikum

: 14 April 2016

Pelaksana

: Kelompok 7

Asisten

:

1.AGREGAT HALUS

Analisis ayakan agregat halus

Berat contoh = 600 gram

Berat sesudah pada panggang = 538 gr

Kategori berukuran No.8

Nomor saringan

Ukuran lubang ayakan

Berat tertahan (gr)

Persentase tertahan

Persentase berat yang lolos

mm

inchi

(kumulatif)

9,lima

3/8

100 %

No. 4

4,7

4

0,010

1,89 %

98,11 %

No. 8

dua,38

8

0,155

29.37 %

68,74 %

No.16

1,19

16

0,187

35,42 %

33,32 %

No.30

0,59

30

0,103

19,lima0 %

13,82 %

No.50

0,27

50

0,051

9,67 %

4,15 %

No.100

0,14

100

0,013

2,45 %

1,7 %

No.200

0,07

200

0,005

0,95 %

0,75 %

Wadah

0,004

0,75 %

0 %

total

0,528

Total 100 %

2.     AGREGAT KASAR

Analisis ayakan bagi butiran antara diameter 25-dua,38 mm

Nomor saringan

Ukuran lubang

ayakan

Berat tertahan (gr)

Persentase

tertahan

Persentase berat

Yang lolos

(kumulatif)

mm

inchi

12.5

?

100 %

9,lima

3/8

0,287

12,00 %

88 %

No.4

4,7

4

1,167

48,81 %

39,19 %

No.8

dua,38

8

0,810

33,88 %

5,31 %

No.16

1,19

16

0,095

3,97 %

1,34 %

Wadah

0,032

1,34 %

0 %

total

dua,391

Total 100 %

6. KESIMPULAN

Dari output analisis saringan agregat kasar dan halus yang telah di lakukan didapat data sebagai berikut:

– Agregat halus

a.Persentase terbesar menggunakan nomor saringan 16 sebesar 35,42 %

b.Persentase terkecil dengan nomor saringan 200 sebanyak 0,95 %

– Agregat halus

a.Persentase terbesar menggunakan angka saringan 4 sebanyak 48,81 %

b. Persentase terkecil menggunakan nomor saringan 16 sebanyak 3,97 %

Nah itu adalah Contoh prosedur praktikum analisis saringan agregat kasar. Dengan catatan bahwa praktikum tersebut dilaksanakan menggunakan seadanya. Bagi kalian yang membutuhkan bisa dijadikan bahan surat keterangan.

Semoga contoh laporan diatas sanggup bermanfaat bagi kaliann yang membutuhkan. Apabila ada kesalahan baik dalam mekanisme ataupun perhitungan sanggup kalian tuliskan pada kolom komentar di bawah, agar saya sanggup memperbaikinya!.

Salam broger,

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.