Artikel: Dinding Geser: Fungsi, Prinsip Penempatan, Konsep Perencanaan | HBS Blog

Posted on

Dinding geser dari beton bertulang adalah elemen struktur vertikal yang biasa digunakan pada gedung bertingkat banyak yang berfungsi untuk menahan gaya lateral yang berasal dari beban gempa dan angin.

Struktur bangunan menggunakan dinding geser adalah salah satu konsep solusi kasus gempa pada bidang teknik sipil yaitu menjadi substruktur yang menahan gaya geser dampak beban gempa & angin.

Dinding Geser
Shearwall. (sumber: theconstructor.Org)

Secara umum fungsi dari dinding geser atau shearwall adalah sebagai berikut:

  1. Memperkokoh gedung: Dengan struktur dinding beton bertulang, maka shearwall atau dinding geser bukan hanya sebagai penyekat ruangan tetapi berfungsi juga sebagai struktur bangunan yang memikul gaya beban yang bekerja pada balok dan kolom sekitarnya.
  2. Meredam goncangan akibat gempa: Saat terjadi gempa, dinding geser akan mereduksi goncangan yang terjadi, sehingga mampu mengurangi kerusakan gedung.
  3. Mengurangi biaya perawatan gedung: Dengan semakin kuatnya gedung yang menggunakan shearwall, maka kerusakan-kerusakan yang timbul akibat goncangan gempa bisa diminimalisir sehingga akan mengurangi biaya perawatan yang seharusnya dikeluarkan apabila gedung tidak menggunakan shearwall.
  4. Daya pikul beban di sekitar dinding mampu ditingkatkan: Dengan shearwall maka kemampuan lantai beton diatasnya untuk menerima beban semakin naik, besarnya kekuatan lantai akan berbanding lurus dengan ketebalan shearwall itu sendiri.

Dalam struktur bertingkat, dinding geser sangat krusial, karena dengan adanya dinding geser yg kaku pada bangunan, sebagian akbar beban gempa akan terserap sang dinding geser tersebut.

Dalam prakteknya dinding geser selalu dihubungkan menggunakan sistem rangka pelawan momen pada gedung. Kerja sama antara sistem rangka resistor momen & dinding geser adalah suatu keadaan spesifik, dimana 2 struktur yg tidak sinkron sifatnya tadi digabungkan. Dari gabungan keduanya diperoleh suatu struktur yang lebih kuat dan hemat.

Prinsip Penempatan Dinding Geser

Sebuah struktur bangunan tinggi dapat didefinisikan sebagai bangunan yang sistem strukturnya mampu menahan gaya-gaya lateral yang disebabkan oleh gempa atau angin didalam kriteria terhadap kekuatan, simpangan dan kenyamanannya. Pada bangunan tinggi, dinding geser adalah bentuk struktur yang dapat menahan gaya gempa dan angin. Stabilitas bangunan tinggi diterima oleh dinding geser.

Untuk bisa menahan gaya lateral yang ditimbulkan sang gempa atau angin maka dinding geser harus dibentuk sedemikian rupa sebagai akibatnya memenuhi kondisi-kondisi menjadi berikut:

  • Dalam sebuah bangunan paling sedikit terdapat tiga buah dinding geser sebagai penahan gaya lateral
  • Garis pengaruh dari dinding geser tersebut tidak boleh berpotongan pada satu titik

Dinding geser yang memenuhi syarat-syarat diatas akan memberikan stabilitas yang baik pada bangunan berlantai poly.

Jika desain perletekan dinding geser nir sesuai dengan syarat-kondisi tadi, maka dinding geser tidak berfungsi dengan baik dalam menahan gaya lateral. Dinding geser yg memenuhi kondisi & nir memenuhi kondisi dapat ditinjau pada Gambar di bawah ini.

Susunan Shearwall yang memenuhi syarat
Susunan Shearwall yang memenuhi syarat
Susunan Shearwall yang tidak memenuhi syarat
Susunan dinding geser yang tidak memenuhi syarat

Konsep Perencanaan Dimensi Dinding Geser

Asumsi yg dapat dilakukan terhadap dinding geser buat menghindari tekuk adalah memperlakukannya sebagai kolom, dimana dimensi dinding geser dengan komponen batas (boundary element) perlu dibatasi sesuai Gambar di bawah ini.

Dimensi minimum Shearwall
Dimensi min. Shearwall

dimana nilai bc  didapat dari hubungan antara ketebalan kritis dinding geser (bc) dan daktilitas displacement (μ∆) sesuai dengan Gambar yang ada di bawah ini.

Hubungan Ketebalan Kritis dinding geser & Daktilitas Displacement
Hubungan Ketebalan Kritis dinding geser & Daktilitas Displacement

Yang mana lwadalah panjang dinding geser dan μ∆ merupakan faktor daktilitas desain yang diambil ≤ 5.

Untuk memenuhi kriteria stabilitas seluruh persyaratan wajib memenuhi kestabilan pada sumbu lokal 1, dua & tiga atau arah x, y dan z dan luasan boundary element (A wb ) wajib memenuhi kondisi sinkron persamaan berikut.

????Dua? ??????? ????????/10

Sekian pembahasan tentang Dinding Geser atau Shearwall. Semoga menambah ilmu bagi rekan sekalian. Jangan lupa share dan berkomentar. Terima kasih.

Berlangganan update artikel terkini via email:

Gravatar Image
Saya Seorang Penulis Freelancer , menulis di beberapa media digital/web besar di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + 10 =