Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Evaluasi Banjir Dalam Perencanaan Jalan Raya | HBS Blog

  • Share

Evaluasi bencana banjir diperlukan pada suatu perencanaan aktivitas konstruksi baik itu jlan raya, drainase perkotaan ataupun bangunan lainya. Evaluasi banjir perlu terutama pada wilayah yang sebagai langganan banjir, lantas bagaimana berjalanya proses penilaian banjir tadi dan data apa saja yg diharapkan buat perencanaan selanjutnya.

Sejarah Banjir

Praktek perencanaan jalan raya yang baik menyimpulkan bahwa bencana banjir harus dievaluasi apabila lokasi jalan raya melintasi atau terganggu dataran banjir.

Evaluasi Banjir Dalam Perencanaan Jalan Raya

Ilustrasi Banjir

Sejarah menurut banjir dalam masa silam dan pengaruhnya pada bangunan yang terdapat merupakan hal yang sangat berharga dalam ketika mengevaluasi bencana banjir, termasuk berita yang diharapkan buat menghitung besarnya bangunan.

Pekerjaan pengendalian banjir dan data perencanaan guna tanah relatif terhadap ketinggian banjir yg berbahaya & berkurangnya debit banjir pula merupakan bagian yg diharapkan dalam penilaian bencana banjir.

Banjir-Banjir Bersejarah

Banjir-banjir akbar yang dialami sebelum dimulainya rekaman atau sebelum berkembangnya teknologi seperti HP dan indera perekam lainya seringkali dinamakan banjir bersejarah.

Untuk mengungkapkan hal tersebut, perlu memilih periode tahun, pada mana banjir tersebut terjadi, demikian juga besarnya, agar warta tadi bisa sepenuhnya dimanfaatkan.

Beberapa fakta tentang banjir pada masa lalu umumnya bisa diperoleh dengan membaca surat fakta lama , penduduk yang usang tinggal pada sana, dan sumber-sumber lainnya.

Sering, orang yang berpengalaman dari Survef Geologi & forum lain yang mengusut banjir bisa mencarikan indikasi-pertanda banjir atau peristiwa lain yg positif berdasarkan banjir bersejarah.

Perubahan-perubahan dalam saluran & kondisi wilayah genre sungai wajib dievaluasi sesuai menggunakan banjir bersejarah hingga saat ini.

Banjir bersejarah yg amat besar adalah data berharga pada analisis frekuensi banjir, terutama jika rekaman stasiun pengukur amat pendek.

Data Banjir

Banyak data aliran arus dan yang berkaitan dengan banjir tersedia pada insinyur atau sarjana teknik terutama teknik sipil jalan raya. Sebagian besar data aliran arus diperoleh berdasarkan Geological Survey di aneka macam stasiun pengukuran di semua Amerika Serikat.

Data ini dan yg dikumpulkan sang forum-forum lain dipublikasikan secara periodik pada rekaman air permukaan dari Geological Survey & tersedia pada tempat kerja-kantor lokal.

Semua asal-sumber ini bisa menaruh bantuan & keterangan tambahan yang berharga dan bisa dimanfaatkan, tetapi, kadang-kadang terdapat kekurangan kalau data-data ini diperbandingkan.

Hal ini memberitahuakn perlunya pembuktian & evaluasi data banjir tanpa memandang sumbernya. Perkembangan pada daerah aliran sungai wajib dinilai sebelum memakai data banjir lama .

Proyek Pengendalian Banjir

Salah satu tujuan utama menurut proyek pengendalian banjir adalah mengurangi kerusakan akibat banjir yang luar biasa & jarang terjadi. Beberapa metode sudah digunakan buat memecahkannya seperti bendungan penampung, levees, modifikasi saluran, dan diversi banjir.

Metode pengendalian wajib dipelajari, terutama pengaruhnya dalam besarnya banjir, dalam mengevaluasi kerusakan banjir potensial pada perencanaan jalan raya.

Ruang penampungan yang dicadangkan buat air banjir harus diperhitungkan dalam mengurangi pembukaan jalan air berdasarkan bangunan jalan raya berdasarkan berukuran normal yang diberikan.

Sejarah Banjir menurut susunan yg ada

Bangunan yang telah terdapat beberapa tahun telah mengalami banjir-banjir yg luar biasa. Kalau bangunan yang ada terletak pada kawasan bangunan jalan raya yg diusulkan, supervisi pada lapangan mungkin dapat menunjukkan tinggi banjir dan kerusakan yang sudah terjadi.

Baca: Dampak Terjadinya Banjir

Para saksi mata & penelitian dalam rekaman pemugaran mungkin sangat membantu dalam mengevaluasi banjir pada masa silam dalam bangunan.

Elevasi air yg tinggi, yg ditunjukkan oleh endapan dalam reruntuhan, dari garis biji-bijian atau garis lumpur di cabang-cabang pohon dan tiang-tiang jembatan, oleh garis luapan air atau garis ranting-ranting mini dalam tepi sungai, sang patahan rumput atau jerami yang menempel di btg atau pagar dan sang dampak banjir lain misalnya abrasi (erosi) atau sapuan , dapat memberikan warta mengenai datangnya debit banjir & termin-termin banjir andal buat digunakan pada merencanakan bangunan yang diusulkan.

Banyaknya hal-hal yg samar-samar tentang peristiwa banjir seperti endapan besar sampah atau garis luapan air nir niscaya wajib memperlihatkan taraf puncaknya yg sebenarnya.

Biasanya, zenit sebenarnya kadang-kadang lebih tinggi berdasarkan apa yg ditunjukkan oleh indikasi-pertanda yang relatif suram, kecuali pertanda demikian ditentukan oleh mencuat atau rebahnya pohon atau semak-semak sehabis banjir.

Wawancara dengan pekerja perbaikan jalan raya & penduduk yang usang tinggal di daerah tadi akan sangat berguna.

Rekaman penampilan bangunan drainase selama banjir, termasuk fotofoto, berharga untuk digunakan dalam merencanakan bangunan yag diusulkan & untuk menentukan modifikasi dalam bangunan yang mungkin bisa mengurangi biaya perbaikan atau meningkatkan keamanan.

Rekaman demikian pula bermanfaat pada mempertahankan dari pemerintah mengenai tuntutan kerusakan yang diakibatkannya.

Rekaman tadi meliputi:

1)   Tinggi banjir maksimum, sebelah hulu nraupun hilir dari tanggul beberapa titik dari tiap tiang penopang.

2)   Distribusi aliran dan perkiraan kecepatan dalam berbagai bagian arus. Besar relatif aliran tepi sungai dan bagaimana kembali ke saluran

3)   Arah aliran dibandingkan terhadap pilar dan saluran bertingkatan rendah

4)   Ukuran ombak dan konsentrasi yang teramati. Tanda-tanda pada kebersihan tinggi bebas

5)   Lamanya banjir

6)   Besarnya banjir dan hubungannya dengan banjir-banjir yang tercatat lainnya.

7)   Tinggi air pada gorong-gorong.

8)   Pembasuhan, erosi dan endapan sedimen atau pasir

9)   Kerusakan pada bangunan dan sifat-sifat berdekatan

Semua pengamatan ini mungkin nir diharapkan sang setiap bangunan. Ukuran bangunan, besarnya banjir, luasnya kerusakan atau kemungkinan tuntutan hukum dapat memilih luasnya pengamatan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.