Artikel: FUNGSI OIL COOLER ATAU PENDINGIN OLI DAN BAGIAN BAGIANNYA | HBS Blog

  • 3 min read
  • Mei 03, 2021

Oil Cooler merupakan keliru satu komponen atau onderdill mesin yang memiliki fungsi untuk mendinginkan oli yg panas karena oli tadi bersirkulasi pada dalam sistem lubrikasi atau pelumasan buat melumasi benda kerja yg berputar atau berkecimpung.

Oil cooler di rakit dalam sebuah instalasi pipping yg terhubung ke tanki oli melalui pipa – pipa instalasi.

Adapun oil cooler ini melibatkan dua unsur cairan yaitu

  • Oli sebagai media pokok yang bersirkulasi secara kontinue keluar dan masuk ke area oil cooler untuk di dinginkan, karena oli tersebut mempunyai temperatur yang cukup panas setelah bersirkulasi melumasi benda kerja yang sedang berputar atau bergerak.
  • Air yang berfungsi sebagai media pendingin yang juga bersirkulasi keluar dan masuk ke area oil cooler untuk menyerap panas yang di bawa oleh oli untuk di buang ke area drain bersama sirkulasi air.

Adapun cara kerja oil cooler adalah sebagai berikut :

  • Di dalam oil cooler ada 2 ruang yang berbeda yaitu satu ruang sebagai tempat media sirkulasi oli dan satu ruang lagi berupa sirip atau tubing sebagai tempat bersirkulasinya air.
  • Sirkulasi antara oli dan air tidak akan bercampur menjadi satu di dalam oil cooler karena masing – masing media mempunnyai ruangan sendiri.
  • Oli dan air selalu bersirkulasi keluar masuk oil cooler sehingga dinginnya sifat air akan membawa sifat panas dari oli untuk di bawa menuju ke drain pembuangan. Dengan kondisi tersebut maka temperatur oli yang bersirkulasi menuju benda kerja akan menurun.

Sedangkan bagian – bagian menurut oil cooler merupakan menjadi berikut :

1) Tabung.

Tabung merupakan ruangan yang akan pada isi oleh Tubing unit & pada residu – sisa ruang yg ada merupakan ruangan bersirkulasinya oli.

Sedangkan tabung pada oil cooler tadi mempunyai bagian – bagian seperti :

  • Lubang In Oil yang berfungsi sebagai lubang masuknya oli yang bersirkulasi untuk masuk ke ruangan tabung oil cooler.
  • Lubang Out yang berfungsi sebagai lubang keluarnya oli dari ruang tabung oil cooler.
  • Flange Tabung yang berfungsi sebagai dudukan baut pada flange penutup atau cover Tabung Oil Cooler.
  • Drain Plug yang berfungsi sebagai lubang drain atau buangan oli yang terdapat pada Tabung oli Cooler.

Oil yang bersirkulasi masuk ke ruang oil cooler melalui lubang In menggunakan syarat yg sedikit panas dan setelah oli tadi keluar dari ruang tabung oil cooler melalui Lubang Out, maka temperatur oli tadi akan menurun atau sebagai lebih dingin.

Dua) Tubing atau Sirip Pendingin.

Unit Sirip pendingin umumnya terbuat menurut susunan tubing -tubing berbahan stainless steel atau berbahan lainnya yang kuat terhadap korosi.

Banyaknya jumlah sirip tubing tergantung besarnya tabung oil cooler, sebagai akibatnya semakin banyak sirip tubing maka semakin banyak jua konsumsi air yang akan bersirkulasi di pada oil cooler tersebut.

Tabung atau sirip Pendingin tersebut akan pada isi oleh aliran air bersih yg mempunyai fungsi menjadi penyerap panas yang di bawa sang aliran oli buat pada bawa ke drain pembuangan sebagai akibatnya oli yg akan masuk ke benda kerja akan dingin kembali sinkron standart.

Adapun bagian – bagian dari Tubing atau Sirip Pendingin adalah sebagai berikut :

  • Head atau Kepala Tubing unit yang berfungsi sebagai dudukan susunan tubing sekaligus sebagai flange pengikat tubing unit pada tabung Oil Cooler.
  • Pipa atau Tubing yang berfungsi sebagai sarana pokok untuk media sirkulasi keluar masuknya air pendingin.
  • Sparator atau logam penyekat yang berfungsi sebagai tulang penyekat pada tubing pendingin agar tubing atau sirip tidak bengkok.

3) Flange Cover Unit.

Flange cover adalah penutup tabung oil cooler yang berfungsi buat menutup unit oil cooler supaya nir terjadi kebocoran media baik kebocoran oli maupun kebocoran air pendingin.

Sedangkan bagian – bagian menurut Flange Cover Unit tersebut merupakan menjadi berikut :

  • Flange yang berfungsi sebagai media pengikat antar beberapa benda agar menjadi satu kesatuan unit benda.
  • Lubang In Air yang berfungsi sebagai pintu atau lubang sirkulasi air pendingin masuk ke area Tubing oil cooler.
  • Lubang Out yang berfungsi sebagai pintu atau lubang sirkulasi air pendingin keluar dari area Tubing oil cooler.
  • Gasket yang berfungsi sebagai isolator antar flange supaya tidak ada celah antar flange sehingga tidak ada kebocoran oli atau air di dalam flange tersebut.
  • O – Ring yang berfungsi sebagai penyekat antara flange dengan Tabung Oil Cooler agar tidak terjadi kontaminasi atau tercampurnya air pendingin dengan oli pelumas.
  • Baut yang berfungsi untuk mengikat antara flange cover dengan flangeTabung Oli Cooler sehingga tidak ada kebocoran sistem.

Demikian sedikit ulasan tentang Fungsi Oil Cooler atau Pendingin Oli dan Bagian -Bagiannya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − six =