Artikel: Jenis Desain Plafon Rumah yang Populer di Indonesia | HBS Blog

  • 3 min read
  • Apr 11, 2021

Jenis Desain plafon rumah dapat sangat menaruh pengaruh pada interior tempat tinggal . Selain itu, plafon juga sebagai struktur integral untuk desain interior seperti dinding, lantai & perabotan dan perlengkapan pada sebuah ruangan.

Ada jenis plafon tempat tinggal yg sederhana, datar & nyaris nir diperhatikan, namun ada beberapa yg sangat menarik dan dekoratif yang benar-benar dapat menarik perhatian kita. Berikut ini Arsitur akan membahas tentang jenis-jenis desain plafon rumah yang populer di Indonesia.

01. Plafon Datar (Flat Ceiling)

Plafon Datar (Flat Ceiling)

Plafon Datar (Flat Ceiling) – Pexel

Plafon gantung, atau dikenal menjadi plafon "drop", yang merupakan jenis plafon yang paling banyak digunakan pada rumah-rumah minimalis di Indonesia. Plafon gantung merupakan plafon datar yang dibangun pada bawah struktur atap atau pelat lantai yang ada. Jenis plafon ini baik buat menyembunyikan kabel lampu dan perlengkapan mekanis lainnya dari struktur langit-langit sebagai akibatnya berdasarkan bawah terlihat rapi.

Konstruksi plafon ini terdiri berdasarkan panel akustik yg ringan (gypsum, kalsiboard, triplek) dan rangka logam yg digantung ke atap atau pelat lantai. Grid dengan ukuran 60 centimeter terpasang ke langit-langit yg terdapat, & panel dibaut ke dalam grid. Biasanya, plafon ini menaruh nuansa industri, dipakai buat tempat tinggal bergaya terkini dan rumah minimalis. Dengan memasang plafon ini merupakan ada penurunan ketinggian dalam langit-langit ruangan.

02. Plafon Tray (Tray Ceiling)

Plafon Tray (Tray Ceiling)

Plafon Tray (Tray Ceiling) – flickr

Plafon jenis tray biasanya terlihat pada ruang keluarga atau kamar tidur. Plafon tray ini dibangun menggunakan membuat cekungan pada bagian tengah plafon datar masuk ke atas. Seperti sebuah baki terbalik yg terdapat pada atas ruangan. Plafon ini bisa menaruh impak unik ke ruangan, membuat area yg mini terlihat lebih tinggi & luas. Efek masuk ke atas ini mampu dipadukan dengan lampu pada bagian vertikalnya sebagai akibatnya terlihat lebih istimewa.

Jarak berdasarkan tembok ke cekungan pada tengah umumnya adalah 60 cm sesuai berukuran standar bahan konstruksi. Efek bergerak maju menurut plafon tray merupakan sanggup menaruh nuansa tiga dimensi pada bagian atas ruang. Bentuk cekungan mampu divariasikan berdasarkan persegi panjang kotak, sedikit lekukan atau bundar sesuai kesukaan & kemampuan konstruksi masing-masing.

03. Plafon Kisi (Coffered Ceiling)

Plafon Kisi (Coffered Ceiling)

Plafon Kisi (Coffered Ceiling) -flickr

Jenis plafon ini berbentuk kisi (grid) menggunakan pola kotak misalnya wafer. Plafon ini terbuat berdasarkan kisi-kisi panel yang beraksen dengan cetakan dekoratif. Jenis ceiling ini merupakan gaya langit-langit klasik yg umumnya ditemukan di tempat tinggal mewah dan klasik.

Di masa kemudian, plafon coffered adalah karya seni yg dibuat dengan kayu atau batu berukir, tetapi kini ini tersedia menggunakan cetakan dekorasi menurut banyak sekali bahan misalnya gypsum dan plastik. Gaya pencahayaan tersembunyi menggunakan lampu gantung di bagian tengah paling cocok buat jenis plafon ini.

04. Plafon Miring (Shed Ceiling)

Plafon Miring (Shed Ceiling)

Plafon Miring (Shed Ceiling) – pixabay

Biasanya terlihat di tempat tinggal -tempat tinggal menggunakan ruang loteng atau atap ekspos. Plafon miring ini mempunyai kemiringan yg miring ke atas ke satu sisi. Sudut naik berdasarkan langit-langit jenis biasanya mengikuti bentuk atap, tetapi terdapat jeda antara atap & plafon sehingga terdapat isolasi panas.

Plafon ini dibuat buat membuat ruangan memiliki kesan lebih tinggi dan lebih luas. Terkadang buat ruangan yang berada di loteng, tinggi sisi terendah plafon ini sanggup sangat rendah lebih kurang 1,lima meter. Plafon jenis ini cocok dimanfaatkan buat tempat tinggal dengan atap pelana dan bisa berhemat ruang lebih banyak.

05. Plafon Balok (Beam Ceiling)

Plafon Balok (Beam Ceiling)

Plafon Balok (Beam Ceiling) – pinterest

Plafon balok adalah desain plafon yang dibuat menggunakan menonjolkan balok melintang pada ruangan. Berbeda menggunakan plafon kisi, plafon balok menonjolkan satu arah saja namun menggunakan dimensi yang lebih akbar. Plafon jenis ini emakin populer di tempat tinggal -tempat tinggal modern bergaya rustic & bergaya kontemporer. Namun sebenarnya, desain plafon ini merupakan gaya langit-langit tradisional dimana balok-balok penyangga atap atau rangka atap kuda-kuda kayu yang terekspos di bagian pada tempat tinggal .

Hal ini menciptakan kedalaman & paradoksal yg menarik menggunakan langit-langit. Balok atau rangka atap ini umumnya terbuat dari kayu keras. Beberapa diantaranya mingkin nir sahih-sahih menggunakan balok penahan beban, namun sebaliknya, mereka memakai balok palsu yg didesain hanya buat imbas visual semata. PLafon jenis ini umumnya dipasang pada ruang famili dan ruang makan dan beranda.

Demikianlah mengenai jenis desain plafon rumah yang terkenal & tak jarang kita temui di Indonesia. Semoga dapt bermanfaat dan bisa menambah wawasan mengenai desain plafon.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight − 3 =