Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Jenis-jenis Jalan Berdasarkan Bahan / Materialnya | HBS Blog

  • Share

Berbicara mengenai jenis-jenis jalan kita tentu nir mampu lepas berdasarkan bahan apa yg menyusun jalan tersebut. Jalan tidak hanya terbatas dalam jalan aspal seperti yg selama ini kita kenal, ternyata masih ada jenis jalan lain sinkron dengan materialnya.

Sebelumnya saya sudah pernah memposting artikel mengenai pengertian jalan & jenis-jenis jalan yang ada pada Indonesia. Silahkan dibaca dahulu bila masih penasaran tentang jalan-jalan yg terdapat pada Indonesia.

Kali ini aku akan membahas jenis-jenis jalan jika ditinjau dari bahan atau material yg melapisi permukaannya. Berikut adalah Jenis Jalan Berdasarkan Bahan jalan :

  • Jalan tanah
  • Jalan berkerikil
  • Jalan murrum
  • Jalan Kankar
  • Jalan WBM
  • Jalan aspal
  • Jalan beton

Jalan Tanah

Jalan tanah diletakkan begitu saja dengan tanah. Jalan ini lebih murah dari semua jenis jalan. Jenis jalan ini disediakan untuk daerah dengan lalu lintas yang lebih sedikit dan atau untuk daerah pedesaan. Sistem drainase yang baik harus dibutuhkan yang mencerminkan kinerja yang baik untuk periode yang lebih lama.

Jalan tanah mencerminkan pembangunan jalan yg belum finish atau pembukaan jalan baru yang masih diiarkan begitu saja. Jalan tanah masih sanggup sebagai sarana transportasi bila dalam syarat kering.

Dalam kondisi hujan jalan tanah mudah tergerus & sulit dilewati tunggangan. Jejak ban membuat permukaan jalan tanah semakin buruk buat dilewati tunggangan berikutnya.

Jalan Kerikil

Jalan berkerikil juga merupakan jalan berkualitas rendah tetapi bagus jika dibandingkan dengan jalan tanah. Campuran kerikil dan tanah yang dipadatkan digunakan sebagai bahan trotoar dalam jalan ini.

Jalan Murrum

Murrum adalah masalah yang diperoleh dari disintegrasi batuan beku oleh agen pelapukan. Ini digunakan untuk membuat jalan yang disebut sebagai jalan murrum.

Jalan Kankar

Kankar tidak lain adalah bentuk batu kapur yang tidak murni. Jalan Kankar disediakan di mana kapur tersedia dalam jumlah yang baik. Ini juga kualitas rendah dan kinerja mereka mirip dengan jalan kerikil dan murrum.

Jalan WBM

Jalan Water Bound Macadam (WBM) mengandung agregat batu yang dihancurkan di landasannya. Agregat tersebar di permukaan dan ini digulung setelah air percikan.

Jalan WBM menaruh kinerja yang lebih baik dibandingkan jalan tanah, kerikil, murrum, dan kankar.

Jalan WBM diletakkan sebagai lapisan dengan ketebalan masing-masing 10cm. Bahan ini sangat kasar & dapat hancur segera di bawah lalu lintas.

Jalan Aspal / Bitumen

Jalan aspal adalah jalan yang sangat populer di seluruh dunia. Itu adalah jalan yang paling banyak digunakan di dunia. Jalan ini berbiaya cukup rendah dan bagus untuk kondisi mengemudi. Bahannya fleksibel dan ketebalan jalan aspal tergantung pada kondisi tanah dasar.

Jalan Beton

Jenis-jenis Jalan Berdasarkan Bahan / Materialnya

jalan beton

Beton semen digunakan untuk membangun trotoar apabila terdapat jalan beton. Jalan ini sangat terkenal & lebih mahal daripada seluruh jenis jalan lainnya. Bahannya tidak fleksibel sehingga membutuhkan perawatan yg lebih sedikit.

Jalan beton cocok buat area lalu lintas tinggi. Jalan beton diletakkan menggunakan sambungan dan ketika konstruksi lebih poly. Jalan beton dipakai untuk konstruksi jalan tol menggunakan kecepatan tinggi.

Demikianlah mengenai jenis-jenis jalan menurut bahan atau material yg melapisinya, semoga bermanfaat & dapat menambah wawasan teman-sahabat seluruh.

Referensi :

https://theconstructor.Org/transportation/classification-of-roads/17470/

https://en.Wikipedia.Org/wiki/Types_of_road

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.