Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Jenis Konsep Desain Tangga yang Populer | HBS Blog

  • Share

Artikel berikut ini akan menjabarkan berbagai jenis konsep tangga yang sering dipakai buat mendesain tangga yang menarik. Ada banyak cara yang sanggup ditempuh buat mendesain tangga, yang terpenting adalah memperhatikan aturannya. Berikut ini adalah berapa konsep desain tangga yg acapkali kita jumpai baik pada proyek di lapangan maupun di banyak sekali media.

1. Tangga Gantung

Konsep tangga gantung

Konsep tangga gantung bertujuan buat menciptakan tangga menjadi terlihat lebih ringan, tidak masif & buat menciptakan ruangan terlihat lebih luas dan lega. Konsep tangga gantung bisa dibentuk dengan menggantung anak tangga secara penuh atau sebagian, dan sebagian lagi melekat di dinding yg diperkuat menggunakan beton.

Bahan yang cocok dipakai buat menggantung tangga adalah baja, tetapi buat tangga kayu, kita juga sanggup menggantungkannya dengan kayu. Adapun penggantung tersebut nantinya akan berfungsi sebagai railing atau pegangan pagi pengguna tangga.

Konsep desain tangga gantung lebih cocok jika diletakan dalam ruang tangga yg ukuran akbar, sebaliknya bila ruangan terlalu sempit maka tangga gantung ini terlihat seperti kandang atau jeruji yg menekan penghuninya. Konsep desain tangga gantung sering digunakan dalam desain villa, rumah kelas menengah ke atas atau museum. Konsep ini kurang cocok dipakai pada ruang publik yg memiliki lalu lintas padat.

Dua. Tangga dengan Rangka pada Tengah

Konsep tangga dengan rangka pada tengah

Ada banyak cara yg mampu digunakan buat membuat tangga terlihat melayang, tidak masif (padat) sebagai akibatnya menciptakan kesan ruang yg luas, lega & mewah. Salah satunya dengan menyembunyikan rangka utama tangga di tengah, pada bawah anak tangga, sehingga pada pinggi anak tangga akan terlihat misalnya sirip-sirip anak tangga yang melayang.

Bahan yg paling cocok dipakai untu membuat anak tangga seperti ini adalah baja, meskipun kita sanggup menciptakan tangga misalnya ini menggunakan bahan anak tangga menurut kayu, tetapi rangka utama niscaya memakai baja atau pipa besi.

3. Tangga menggunakan Rangka di Pinggir

Konsep tangga menggunakan rangka pada pinggir

Desain tangga dengan rangka yg berada pada pinggir anak tangga sering dipakai dalam desain bangunan dan interior yg memiliki tema industrial. Tangga menggunakan konsep misalnya ini umumnya dibuat memakai bahan baja WF dengan anak tangga yang terbuat dari bahan baja atau kayu, bahkan kaca.

Tangga menggunakan konsep misalnya ini dinilai mempunyai ketahanan yang lebih kuat & lebih kokoh, meskipun demikian bentuk & desainnya masih sanggup mengurangi kesan solid dan masif karena bentuk vertikal pada anak tangga bisa dihilangkan sebagai akibatnya tangga berlubang.

4. Tangga menggunakan konsep Lipatan

Konsep tangga lipat yg ringan

Konsep berikutnya adalah membuat bentuk tangga yg sahih-sahih ringan dan terlihat melayang. Hal ini mungkin dilakukan menggunakan menggunakan pelat baja yang tebal yg dilipat membentuk permukaan tangga. Kekuatan tangga diperoleh berdasarkan kekakuan baja itu sendiri.

Meskipun demikian, konsep tangga ini adalah yg paling rapuh dari segi kekuatan, tetapi merupakan yang paling mahal dan elit. Untuk railingnya jua umumnya dibuat melayang menggunakan baja setipis mungkin.

5. Konsep Tangga menggunakan Laci Penyimpanan

Konsep tangga menggunakan laci penyimpanan

Konsep tangga yang selanjutnya adalah pemanfaatan ruang dibawah pijakan anak tangga menjadi laci penyimpanan. Biasanya kita seringkali melihat ruangan dibawah struktur tangga, tetapi kini yang dipakai adalah pijakan anak tangga itu sendiri.

Tangga dengan konsep kompatemen seperti ini menyediakan banyak sekali ruang buat penyimpanan, tetapi memiliki kelemahan karena apabila laci terbuka maka tangga otomatis tidak sanggup dilewati.

Demikianlah beberapa konsep desain tangga yg acapkali kita jumpai pada poly media perancangan arsitektur bangunan juga desain interior. Semoga berguna & dapat menambah wawasan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

16 − 7 =