Artikel: JENIS SAMPAH LIMBAH DI PABRIK INDUSTRI | HBS Blog

Posted on 4 views

Apakah itu yang pada sebut menggunakan sampah limbah di pabrik industri..?

Sampah limbah di pabrik industri adalah kumpulan – kumpulan benda atau material dari sisa hasil pekerjaan atau sisa proses kegiatan yang di lakukan di dalam lingkungan pabrik industri baik proses kegiatan produksi maupun proses kegiatan dari para pekerja.

Di pada aktifitas sebuah pabrik industri baik itu pabrik industri skala besar maupun kecil, sudah pada pastikan bahwa pabrik industri tersebut membuat yg namanya material residu proses dari aktifitas produksi juga dari aktifitas para pekerjanya sendiri.

Semua partikel spare part atau material pabrik baik yg keluar dari pabrik juga yg masuk ke areaa pabrik tersebut niscaya menggunakan yang namanya kemasan yg bermanfaat untuk melindungi dari material primer berdasarkan dalam produk pabrik tadi.

Adapun klasifikasi jenis sampah limbah pada pabrik industri merupakan menjadi berikut :

1) Jenis Sampah Limbah pada Pabrik Industri yg di hasilkan oleh Proses Produksi.

Sampah limbah yang di hasilkan oleh proses produksi adalah semua jenis sampah atau limbah yang berasal dari sisa proses produksi atau hasil produk yang tidak masuk standart.

Semua mesin produksi yg berkecimpung atau mengolah output produk baik itu mesin yg bersifat manual maupun otomatis pasti membentuk output produk yang tidak maksimal OK. Sehingga hasil produk tersebut tergolong sebagai sampah atau limbah produksi.

Adapun jenis atau nama sampah limbah yg pada hasilkan oleh proses produksi tergantung menurut pabrik industri tadi beranjak di bidang produk apa.

Adapun bentuk model sampah limbah yg di hasilkan sang proses produksi merupakan sebagai berikut :

a) Sampah Limbah berdasarkan Material yang berbahan kain.

Sampah atau limbah jenis kain ini biasanya di hasilkan oleh produk dari pabrik industri yang bergerak di bidang textile dan sejenisnya.

Kenapa output produk tersebut menjadi sampah atau limbah sang pabrik tadi merupakan sebagai berikut

  • Hasil produk tersebut tidak sesuai ukuran dari yang di kehendaki standart spec.
  • Hasil produk tersebut tidak sesuai motif atau salah setting motif sesuai spec standart pabrik.
  • Hasil produk tersebut tidak sesuai warna yang di kehendaki.
  • Hasil produk tersebut salah proses atau miss operation oleh operator.
  • Hasil produksi tersebut terjadi trouble mesin produksi pada saat proses.
  • Terjadi kerusakan secara fisik dari hasil produk tersebut.
  • Terjadi salah komposisi dari hasil produk tersebut saat proses.
  • Dan lain – lain.

B) Sampah Limbah menurut Material yang berbahan Karet.

Sampah atau limbah jenis karet ini biasanya yang di hasilkan oleh produk dari  pabrik Industri yang bergerak di bidang Otomotif, Kesehatan, Transportasi dan sejenisnya.

Kenapa output produk tersebut menjadi sampah atau limbah sang pabrik tadi merupakan sebagai berikut

  • Karena hasil produk tersebut tidak sesuai spec dari produk yang seharusnya.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami masalah quality pada saat proses produksi.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami kerusakan quality pada saat terjadi trouble mesin produksi.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami miss operation oleh operator produksi.
  • Terjadi kerusakan secara fisik dari hasil produk tersebut.

C) Sampah Limbah menurut material yang berbahan Kayu.

Sampah atau limbah jenis kayu ini umumnya yg pada hasilkan sang produk berdasarkan pabrik industri yang berkecimpung di bidang Permebelan, Kertas & sejenisnya.

Kenapa output produk tersebut menjadi sampah atau limbah sang pabrik tadi merupakan sebagai berikut

  • Karena hasil produk tersebut adalah sisa dari potongan yang di gunakan.
  • Karena hasil produk tersebut adalah mengalami kerusakan profil.
  • Karena hasil produk tersebut Tidak sesuai ukuran yang akan di gunakannya.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami cacat atau kerusakan secara fisik.

D) Sampah Limbah berdasarkan Material yg berbahan Plastik.

Sampah atau limbah jenis plastik ini biasanya yang di hasilkan oleh produk dari pabrik industri yang bergerak di bidang Instalasi, Keperluan rumah tangga dan sejenisnya.

Kenapa output produk tersebut menjadi sampah atau limbah sang pabrik tadi merupakan sebagai berikut

  • Karena hasil produk tersebut adalah sisa dari potongan yang di gunakan.
  • Karena hasil produk tersebut adalah mengalami kerusakan profil.
  • Karena hasil produk tersebut Tidak sesuai ukuran yang akan di gunakannya.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami cacat atau kerusakan secara fisik.

E) Sampah Limbah dari Material yang berbahan Logam.

Sampah atau limbah jenis logam ini umumnya yg di hasilkan oleh produk dari pabrik industri yang berkiprah pada bidang Otomotif, Permesinan, Instalasi, & sejenisnya.

Kenapa output produk tersebut menjadi sampah atau limbah sang pabrik tadi merupakan sebagai berikut

  • Karena hasil produk tersebut tidak sesuai spec dari produk yang seharusnya.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami masalah quality pada saat proses produksi.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami kerusakan quality pada saat terjadi trouble mesin produksi.
  • Karena hasil produk tersebut mengalami miss operation oleh operator produksi.
  • Terjadi kerusakan secara fisik dari hasil produk tersebut.

2) Jenis Sampah Limbah di Pabrik Industri yg di hasilkan oleh Kemasan Produk.

Jenis sampah limbah yang di hasilkan sang kemasan produk adalah seluruh jenis sampah yg di hasilkan menurut kemasan material produk, spare part mesin produksi & bungkus output produk.

Semua material atau barang yg keluar masuk pabrik industri memiliki bungkus masing – masing dan memiliki jenis kemasan yang tidak sama – beda juga tergantung kebutuhan di lapangan.

Adapun tujuan kenapa suatu barang atau produk itu harus pada kemas sedemikian rupa adalah menjadi berikut :

  • Supaya barang atau material tersebut terlindungi dari kerusakan sehingga barang tersebut aman dari benturan dan gesekan.
  • Supaya barang atau material tersebut tidak terkontaminasi atau tercemar dengan kotoran di sekitar barang tersebut seperti debu dan sejenisnya.
  • Supaya barang atau material tersebut tidak mengalami perubahan tekstur dan bentuk dari aslinya.
  • Supaya barang atau material tersebut tidak mengalami perubahan warna dan bau.
  • Supaya barang atau material tersebut tetap terjaga qualitas dan quantitasnya.

Contoh Jenis sampah limbah di pabrik inndustri yang di hasilkan sang kemasan produk atau material adalah sebagai berikut :

  • Kayu.
  • Plastik.
  • Karet.
  • Busa.
  • Kertas.
  • Kain.
  • Dan Lain – Lainnya.

Jenis Sampah limbah yg pada hasilkan oleh aktifitas pekerjaan adalah Semua sampah limbah yg berasal menurut proses pekerjaan operator dalam menangani pertarungan baik pada mesin produksi maupun konflik di quality produk.

Setiap proses produksi niscaya mengalami yg namanya kasus atau trouble shooting baik itu trouble shooting yang menyangkut mesin produksi juga yang menyangkut tentang quality hasil produk.

Dengan adanya kasus atau trouble shooting tersebut dapat di pastikan memerlukan penanganan khusus sang pihak – pihak yg bertanggung jawab.

Contoh orang – orang yang bertanggung jawab terhadap trouble shooting atau permasalahan pada pabrik industri merupakan sebagai berikut :

a) Teknisi Mekanik atau Engineering Mekanik.

Teknisi Mekanik atau Engineering Mekanik adalah bagian teknisi yang bertanggung jawab terhadap trouble shooting yang berasal dari mesin produksi pada bidang mekanikal.

Adapun contoh part atau benda – benda mekanik yg termasuk jenis sampah limbah yg di hasilkan sang aktifitas pemugaran oleh teknisi mekanik adalah menjadi berikut :

  • Sampah limbah yang berupa bekas part mesin produksi yang sudah rusak, seperti bearing, pillow block, roll drive, rotary joint, belt conveyor, linear motion, dan lain – lain.
  • Sampah limbah yang berupa bekas lubrikasi atau pelumas mesin produksi yang sudah NG, seperti oli, grease, air, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa alat sarana untuk bekerja, seperti plastik, karung, ikat tali, kardus, blue sheet, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa tempat kemasan sarana penunjang pekerjaan mesin, seperti botol lubrikasi, ember lubrikasi, drum lubrikasi, kaleng lubrikasi, dan lain – lainnya.

B) Teknisi Elektrik atau Engineering Elektrik.

Teknisi Elektrik atau Engineering Elektrik adalah bagian teknisi yang bertanggung jawab terhadap trouble shooting yg berasal dari mesin produksi di bidang elektrikal.

Adapun contoh part atau benda – benda elektrikal yang termasuk jenis sampah limbah yg di hasilkan sang aktifitas perbaikan sang teknisi elektrik merupakan menjadi berikut :

  • Sampah limbah yang berupa bekas part mesin produksi yang sudah rusak atau tidak berfungsi lagi, seperti contaktor, power supply, trafo, kumparan, motor drive, kabel, inverter, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa bekas lubrikasi atau pelumas mesin produksi yang sudah NG, seperti oli, grease, air, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa alat sarana untuk bekerja, seperti plastik, karung, ikat tali, kardus, blue sheet, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa tempat kemasan sarana penunjang pekerjaan mesin, seperti botol lubrikasi, ember lubrikasi, kaleng cleaner, kaleng lubrikasi, dan lain – lainnya.

Teknisi Instrument atau Engineering Instrument merupakan bagian teknisi yang bertanggung jawab terhadap trouble shooting yang dari menurut mesin produksi pada bidang Instrumental.

Adapun model part atau benda – benda instrument yg termasuk jenis sampah limbah yg pada hasilkan oleh aktifitas perbaikan oleh teknisi instrument merupakan menjadi berikut :

  • Sampah limbah yang berupa bekas part mesin produksi yang sudah rusak atau tidak berfungsi lagi, seperti thermocouple, display temperatur, load cell, kabel, pressure gauge, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa alat sarana untuk bekerja, seperti plastik, karung, ikat tali, kardus, blue sheet, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa tempat kemasan sarana penunjang pekerjaan mesin, seperti botol lubrikasi, ember lubrikasi, kaleng cleaner, kaleng lubrikasi, dan lain – lainnya.

Teknisi alat angkat dan angkut merupakan Bagian teknisi yang bertanggung jawab terhadap trouble shooting yang berasal dari wahana penunjang proses produksi di bidang indera angkat & angkut atau vehicle indera transportasi di dalam pabrik industri.

Adapun contoh part atau benda – benda alat angkat & angkut yang termasuk jenis sampah limbah yg di hasilkan oleh aktifitas pemugaran oleh teknisi indera angkat dan angkut adalah sebagai berikut :

e) Teknisi Sipil atau Engineering sipil.

  • Sampah limbah yang berupa bekas part mesin alat transportasi yang sudah rusak atau tidak berfungsi lagi, seperti ban dalam atau ban luar, selang radiator, busi, kabel kelistrikan, lampu – lampu, switch tombol operasi, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa alat sarana untuk bekerja, seperti plastik, karung, ikat tali, kardus, blue sheet, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa tempat kemasan sarana penunjang pekerjaan mesin, seperti botol lubrikasi, ember lubrikasi, kaleng cleaner, kaleng lubrikasi, dan lain – lainnya.

Teknisi Sipil atau Engineering Sipil merupakan bagian teknisi yang bertanggung jawab terhadap trouble atau kerusakan sarana umum pada mesin produksi atau pada kurang lebih lingkungan pabrik industri.

Adapun model part atau benda – benda teknisi sipil yang termasuk jenis sampah limbah yg pada hasilkan oleh aktifitas pemugaran oleh teknisi sipil merupakan menjadi berikut :

f) Teknisi Work Shop atau Engineering Work Shop.

  • Sampah limbah yang berupa bekas part dari sarana umum di dalam pabrik industri seperti besi pager pengaman, plat stoper trolley, pintu atau jendela ruang mesin, dan lain  – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa alat sarana untuk bekerja, seperti plastik, karung, ikat tali, kardus, blue sheet, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa tempat kemasan sarana penunjang pekerjaan mesin, seperti kaleng bekas cat, ember bekas resin, kardus semen dan lain – lainnya.

Teknisi Work Shop atau Engineering Work Shop adalah bagian teknisi yang bertanggung jawab terhadap  order job  pembuatan part mesin atau perbaikan part mesin yang sudah rusak yang membutuhkan pengerjaannya di mesin work shop.

Adapun model part atau benda – benda teknisi atau operator work shop yang termasuk jenis sampah limbah yang pada hasilkan sang aktifitas pemugaran sang teknisi atau operator work shop merupakan menjadi berikut :

g) Member Produksi.

  • Sampah limbah yang berasal dari bekas pengerjaan membubut seperti serbuk besi, serbuk teflon, serbuk bronze, dan serbuk benda lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa alat sarana untuk bekerja, seperti plastik, karung, ikat tali, kardus, blue sheet, dan lain – lainnya.
  • Sampah limbah yang berupa bekas lubrikasi seperti botol oli, botol cooler, dan lainnya.
  • Sampah limbah yang berasal dari tool atau alat kerja seperti patahan mata bor, patahan end mill, patahan mata pahat bubut, dan lain – lainnya.

Member atau operator produksi merupakan team produksi yang mengoperasikan mesin produksi pada lapangan.

Adapun model part atau benda – benda operator produksi yg termasuk jenis sampah limbah yg di hasilkan sang aktifitas operator produksi merupakan sebagai berikut:

  • Sampah limbah yang berupa bekas proses produk seperti lumpur, kotoran atau debu di sekitar mesin produksi.
  • Sampah limbah yang berupa bekas aktifitas administrasi dan untuk kode inisial hasil produk seperti kertas.
  • Dan lain -lainnya.

4) Jenis Sampah Limbah di Pabrik Industri yg pada Hasilkan oleh Aktifitas Konsumsi Pekerja.

Jenis sampah limbah yang di hasilkan akibat aktifitas konsumsi Pekerja Adalah Semua jenis sampah limbah yang berasal dari effect rutinitas atau aktifitas konsumsi yang di lakukan oleh para pekerja.

Bentuk aktifitas konsumsi yang di kerjakan oleh operator merupakan Aktifitas makan, aktifitas minum, & aktifitas lainnya pada waktu istirahat kerja.

Adapun contoh sampah limbah di pabrik industri yang di hasilkan oleh aktifitas konsumsi operator merupakan menjadi berikut :

  • Kertas bekas bungkus makanan.
  • Plastik bekas bungkus makanan atau snack.
  • Sisa -. Sisa makanan dan snack.
  • Bungkus rokok.
  • Puntung rokok.
  • Botol bekas minuman.
  • Sedotan minuman.
  • Kardus bekas kemasan makanan dan minuman.
  • Dan lain – lainnya.

Berikut Adalah penjabaran Tempat Sampah menjadi tempat pembuangan sampah terdekat.

Dari sekian banyak  jenis sampah limbah di pabrik industri, untuk mengatur pengelompokkannya pada saat di buang ke tempat pembuangan sampah akhir, Maka di perlukan centraling atau pengelompokkan jenis sampah pada saat pembuangan sampah tersebut di setiap tempat Dengan pembuatan tempat sampah dengan penggolongan sebagai berikut :

a) Tempat Sampah Untuk jenis Sampah yang terbuat berdasarkan Logam.

Adapun contoh jenis sampah Logam merupakan sebagai berikut :

  • Potongan Besi.
  • Potongan Alumunium.
  • Potongan plat siku.
  • Body motor drive
  • Dan semua jenis part yang terbuat dari logam.

Adapun Contoh jenis sampah yang terbuat menurut kertas merupakan menjadi berikut :

  • Kardus bekas kemasan spare part.
  • Kertas bekas administrasi.
  • Kertas bekas bungkus spare part
  • Dan Lain – lainnya.

Adapun model jenis sampah yang terbuat berdasarkan plastik adalah menjadi berikut :

  • Botol minuman mineral.
  • Bungkus spare part.
  • Bungkus makanan dan minuman.
  • Dan Lain – lainnya.

Adapun model jenis sampah limbah pada pabrik industri yg terbuat dari jenis kaleng adalah Sebagai berikut :

  • Botol minuman dari kaca.
  • Pressure gauge.
  • Kaca flow glass.
  • Dan Lain – lain.

Adapun contoh jenis sampah limbah pada pabrik yang terbuat dari jenis kain adalah menjadi berikut :

  • Sarung tangan katun.
  • Majun pembersih.
  • Material liner.
  • Dan lain – lainnya.

Adapun model jenis sampah limbah di pabrik industri yang dari menurut B3 adalah menjadi berikut :

  • Bekas Oli lubrikasi mesin.
  • Bekas grease lubrikasi mesin.
  • Radium compd.
  • Bekas naftah.
  • Bekas cairan cat.
  • Dan lain – lainnya.

Adapun model jenis sampah limbah pada pabrik industri yg dari menurut sapuan lingkungan sekitar adalah sebagai berikut :

  • Daun – daunan.
  • Sisa – sisa makanan.
  • Rerumputan.
  • Dan lain – lainnya.

Demikianlah sedikit ulasan tentang jenis sampah limbah pada pabrik industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.