Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Klasifikasi Ruang Bakar (Combustion Chamber) Berdasarkan Letak Valve dan Bentuk | HBS Blog

  • Share

Sedikit menyinggung pembahasan mengenai alat berat yang sebelumnya telah kami bahas pada artikel di bawah, kali ini kita akan membahas ruang bakar (combustion chamber) yang ada pada mesin termasuk pada mesin alat berat. Pada postingan ini, ruang sipil spesifik membahas Klasifikasi Ruang Bakar (Combustion Chamber) Berdasarkan Letak Valve dan Bentuk.

Cek daftar artikel indera berat berikut ini:

  • Pengenalan Alat Berat Wheel Loader
  • Pengenalan Alat Berat Motor Grader
  • Pengenalan Alat Berat Dump Truck
  • Pengenalan Alat Berat Forklift
  • Pengenalan Alat Berat Hydraulic Excavator
  • Pengenalan Alat Berat Buldozer

Klasifikas Ruang Bakar (Combustion Chamber) Berdasarkan Letak Valve dan Bentuk

Combustion Chamber.

Klasifikasi Ruang Bakar (Combustion Chamber)

A. Combustion Chamber Type dari Letak Valve

Combustion chamber (ruang bakar) adalah ruangan yang dilingkupi oleh permukaan bawah silinder head, permukaan atas silinder block dan permukaan atas silinder saat piston berada di titik mati atas (TMA). Ada bermacam-macam tipe ruang bakar sesuai dengan bentuk ruang bakar, letak valve intake, exhaust dan injector/nozzle dengan tujuan agar diperoleh thermal efficiency yang maksimal. Pada umumnya ruang bakar di klasifikasikan menurut letak intake valve dan exhaust valve.

Combustion Chamber Type berdasarkan Letak Valve

1. Over Head Valve Type

Intake valve & exhaust valve dipasang di bagian atas bagian atas silinder head. Dapat diklaim jua tipe OHV atau tipe I – head. Ruang bakar tipe ini dibuat supaya berbentuk bundar ( bola ) sebagai akibatnya bisa membentuk pusaran saat udara pada kompresi & penyalaan bisa merata ke segala arah. Tipe ruang bakar ini paling banyak dipakai dalam diesel engine.

Dua. Side valve type

Ruang bakar side valve type letak Intake valve dan exhaust valve sejajar disatu sisi silinder block. Tipe ini pula diklaim tipe L – head. Bentuk ruang bakar homogen (flat) sehingga struktur silinder head lebih sederhana & biaya manufacturing lebih murah dibandingkan dengan tipe over head. Efisiensi pembakaran ruang bakar side valve type rendah, namun strukturnya lebih sederhana sehingga memudahkan perawatan & bongkar pasang silinder head.

Tiga. T-head type

Ruang bakar T – head type Intake dan exhaust valve masing-masing dipasang secara terpisah pada sisi kanan dan kiri dari silinder block. Tipe ini memudahkan udara masuk & keluar tetapie fisiensi panas (thermal efficiency) kurang baik lantaran memerlukan waktu lama buat meratakan pembakaran, karena itu ruang bakar tipe ini sangat jarang digunakan.

4. F-head type

Ruang bakar F-head type Intake dan exhaust valve masing-maing dipasang pada silinder head dan dalam sisi silinder block. Tipe ini merupakan adonan (kumpulan) dari tipe over head valve dan tipe side valve. Bentuk ruang akar seperti dengan tipe side valve. Mekanisme gerakan valve ruang bakar F-head type lebih komplek sebagai akibatnya tipe ini sporadis digunakan.

B. Combustion Chamber Type berdasarkan Bentuk

Bentuk ruang bakar pada motor diesel sangat menentukan terhadap kemampuan mesin, oleh karena

itu ruang bakar dirancang agar adonan udara dan bahan bakar menjadi homogen dan terbakar

sempurna. Tipe ruang bakar yg digunakan dalam mesin diesel adalah:

Combustion Chamber Type berdasarkan Bentuk

1. Direct Combustion Chamber

Seperti yang ditunjukkan dalam gambar di bawah ini, ruang bakar ditempatkan diantara silinder head. Bahan bakar diinjeksikan eksklusif ke pada ruang bakar. Pada ruang bakar jenis ini menerima adonan yang baik, bentuk nozzle dan arah injeksi merupakan factor yg sangat menentukan.

Direct Combustion Chamber

Keuntungan

  • Efisiensi panas lebih tinggi dan pemakaian bahan bakar lebih hemat.
  • Start dapat dilakukan dengan mudah pada waktu mesin dingin tanpa menggunakan alatpemanas.
  • Cocok untuk mesin – mesin besar ( high power ) karena konstruksi dari kepala silinder lebih sederhana
  • Temperatur gas buang relatif lebih rendah.

Kerugian

  • Sangat peka terhadap mutu bahan bakar dan membutuhkan mutu bahan bakar yang baik.
  • Membutuhkan tekanan injeksi yang lebih tinggi.
  • Sering terjadi gangguan pada nozzle dan umur nozzle lebih pendek karena menggunakan multiple hole nozzle (nozzle lubang banyak).
  • Dibandingkan dengan jenis ruang bakar tambahan, turbulensi lebih lemah, sehingga sulit untuk kecepatan tinggi.

Dua. Auxiliary Combustion Chamber

Auxiliary Combustion Chamber dibagi sebagai tiga type, yaitu:

3. Pre Combustion Chamber Type

Seperti yg ditunjukkan dalam gambar dibawah ini, bahan bakar disemprotkan ke pada ruang bakar muka sang injection nozzle. Sebagian bahan bakar yang nir terbakar pada ruang bakar muka didorong melalui saluran mini antara ruang bakar muka & ruang bakar primer kemudian terbakar seluruhnya di ruang bakar primer sehingga percampuran udara dan bahan bakar lebih baik.

Pre Combustion Chamber Type

Keuntungan

  • Jenis bahan bakar yang dapat digunakan lebih luas, karena turbulensi yang baik maka percampuran udara dan bahan bakar lebih sempurna.
  • Perawatan pompa injeksi lebih mudah karena tekanan penyemprotan lebih rendah dan tidak terlalu peka terhadap perubahan saat injeksi.
  • Detonasi berkurang dan bekerjanya mesin lebih baik sebab menggunakan throttle nozzle.

Kerugian

  • Biaya pembuatan lebih mahal sebab perencanaan silinder head lebih rumit.
  • Membutuhkan motor starter yang besar.
  • Kemampuan start awal kurang baik, karena itu harus menggunakan alat pemanas.
  • Pemakaian bahan bakar lebih boros.

4. Swirl Chamber Type

Ruang bakar contoh pusar (swirl chamber) berbentuk bulat. Piston memampatkan udara, sehingga udara masuk ke dalam ruang bakar pusar dan membuat genre turbulensi. Bahan bakar diinjeksikan ke pada udara turbulensi & terbakar didalam ruang bakar pusar. Bahan bakar yang belum terbakar masuk ke dalam ruang bakar utama & terbakar seluruhnya.

Swirl Chamber Type

Keuntungan

  • Dapat menghasilkan putaran tinggi karena turbulensinya yang baik pada saat kompresi.
  • Gangguan pada nozzle berkurang karena menggunakan nozzle tipe pin.
  • Putaran mesin lebih tinggi dan operasinya lambat, menyebabkan jenis ini cocok untuk automobil.

Kerugian

  • Konstruksi silinder head rumit.
  • Efisiensi panas dan pemakaian bahan bakar lebih boros dibandingkan dengan tipe ruang bakar langsung.
  • Detonasi lebih besar pada kecepatan rendah.

Lima. Air Chamber Type

Pada tipe ini masih ada 2 chamber yaitu main chamber & air chamber. Selain itu, air chamber diklasifikasikan sebagai 2 macam. Pada tipe yang pertama, fuel diinjeksikan ke main chamber dan udara diinjeksikan juga sehingga tekanan pada chamber semakin tinggi sampai terjadi pembakaran. Pada tipe kedua, udara nir diinjeksikan ke chamber melainkan di luar chamber mensuplai oksigen & menghasilkan pusaran sampai terjadi pembakaran.

Keuntungan

  • Suara yg didapatkan engine lebih lembut (nir berisik) dibandingkan menggunakan tipe lainnya.

Kerugian

  • Timing injeksi sangat berpengaruh terhadap pembakaran.
  • Setelah pembaaran exhaust temperature cenderung tinggi dan thermal efficiency rendah.
  • Pada umumnya susah untuk ditangani.
  • Fuel consumption tinggi.

Itu tadilah sedikit pembahasan tentang Klasifikasi Ruang Bakar (Combustion Chamber) Berdasarkan Letak Valve dan Bentuk. Semoga artikel ini menjadi bacaan menarik untuk sobat sipil sekalan dan menambah ilmu bagi kita semua.

Berlangganan update artikel terkini via email:

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.