Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: MACAM MACAM BAUT DAN FUNGSINYA DI PABRIK INDUSTRI | HBS Blog

  • Share

Apakah yg pada sebut menggunakan Baut & fungsi dari baut ?

Baut merupakan keliru satu Onderdill atau part perlengkapan yg pada gunakan bahkan pada butuhkan menjadi alat buat menyambung dan mengikat sebuah benda kerja atau komponen mesin supaya benda kerja tersebut menjadi satu kesatuan yg kuat & kokoh sesuai kebutuhan.

Macam – Macam Baut yg biasa pada pakai di Pabrik Industri adalah menjadi berikut ;

1) Baut Hexagonal.

Baut Hexagonal merupakan baut yang bisa di gunakan hampir pada semua kebutuhan di mesin produksi.

Baut hexagonal mempunyai ciri khusus misalnya berikut :

  • Pada kepala baut hexagonal mempunyai kepala berbentuk kotak dengan 6 segi bidang.
  • Cara buka pasang baut hexagonal bisa menggunakan kunci pas, kunci Ring, kunci shock.

Ulir pada baut hexagonal bisa pada aplikasikan ke ulir kiri dan ulir kanan tergantung kebutuhan di mesin produksi.

Begitupun ulir pada baut hexagonal pula sanggup pada buat buat ulir metris & ulir withworth (ulir inchi).

Baut hexagonal sanggup pada pasang pada benda kerja menggunakan pasangannya yaitu Nut atau Mur yg memiliki berukuran Ulir yg sama.

Selain itu juga baut hexagonal pula bisa di pasang dalam benda kerja yang langsung berulir sinkron berukuran ulir pada hexagonal, dalam artian baut hexagonal tersebut terpasang tanpa Nut atau Mur.

Pemasangan baut hexagonal akan lebih kencang bila di sertai dengan Ring pegas sebagai akibatnya cengkraman baut terhadap benda kerja akan di kunci sang ring pegas tersebut.

Ukuran panjang baut hexagonal bervariasi tergantung kebutuhan konsumen, ada baut hexagonal menggunakan berukuran panjang 10 mm, 15 mm, 20 mm, 25 mm, dan seterusnya.

Pengukuran panjang baut hexagonal di hitung dari ujung ulir baut sampai menggunakan pangkal atau leher ketua baut.

Adapun penggunaan fungsi berdasarkan baut Hexagonal merupakan menjadi berikut :

  • Untuk mengikat dua benda kerja atau lebih seperti Flange Pipa.
  • Untuk mengikat motor penggerak pada dudukanya.
  • Untuk mengikat benda kerja pada tiang panel.
  • Dan lain sebagainya.

Dua) Baut L.

Baut L maksudnya adalah bahwa baut tersebut hanya bisa di buka dan di pasang dengan kunci L saja.

Baut L ini memiliki ciri – karakteristik misalnya berikut :

  • Mempunyai bentuk kepala baut bulat.
  • Pada kepala baut terdapat lubang persegi 6 yang berfungsi sebagai tempat kunci L.
  • Baut L hanya bisa di buka dan di pasang hanya dengan kunci L saja secara standart.

Lubang persegi dalam ketua baut L ini bisa di gunakan dengan kunci L jenis mili dan kunci L jenis Inchi tergantung kebutuhan di konsumen.

Baut L mempunyai Ulir sebagai mana halnya baut hexagonal yaitu Ulir kiri & jua mampu berbentuk Ulir kanan.

Ulir kiri yaitu ulir yang arah alur ulirnya berdasarkan kanan menuju kiri jika di lihat berdasarkan ujung ulir dalam baut.

Ulir kanan yaitu ulir yg arah alur ulirnya dari kiri menuju ke kanan bila pada lihat menurut ujung ulir dalam baut tadi.

Baut L mampu di pasangkan menggunakan Mur atau Nut sesuai berukuran ulirnya dalam waktu pada setting pada benda kerja.

Namun baut L jua sanggup di setting dalam benda kerja tanpa Nut atau Mur dengan syarat bahwa pada benda kerja tersebut sudah berulir.

Baut L sanggup di pasangkan menggunakan Ring pegas dan Ring plat supaya pemasangan baut lebih kencang pada benda kerja atau komponen mesin.

Baut L pula memiliki ukuran panjang yang variasi sesuai kebutuhan atau ketebalan benda kerja.

Adapun penggunaan fungsi menurut baut L adalah menjadi berikut :

  • Untuk mengikat dua benda kerja atau lebih seperti Flange Pipa.
  • Untuk mengikat motor penggerak pada dudukanya.
  • Untuk mengikat benda kerja pada tiang panel.
  • Dan lain sebagainya.

Tiga) Baut Verseng.

Sedangkan karakteristik – karakteristik khusus baut Verseng adalah sebagai berikut :

  • Baut verseng mempunyai bentuk kepala segitiga atau tirus dengan permukaan kepalanya rata.
  • Kepala baut verseng mempunyai lubang berbentuk segi enam, plus dan min sebagai tempat kunci untuk membuka dan memasang baut tersebut.
  • Baut verseng hanya bisa di buka dan di pasang dengan kunci L, obeng plus dan obeng min.

Maksud menurut bentuk ketua baut Verseng di buat tirus atau segi tiga adalah buat pemasangan dalam benda kerja yg permukaannya harus rata tanpa terdapat ketua baut yang ada.

Sehingga pada ketika akan menggunakan baut verseng ini, maka bagian atas benda kerja wajib pada bor sedalam berukuran kepala baut verseng.

Dengan demikian dalam waktu baut verseng pada pasang, ketua baut verseng akan karam pada lubang benda kerja tersebut, sebagai akibatnya permukaan benda kerja akan lebih rata tanpa kepala baut yang muncul.

Baut verseng bisa pada pasang dalam benda kerja tanpa menggunakan Nut atau Mur dan pula sanggup pada setting dalam benda kerja dengan pasangan Nut atau Mur.

Ulir pada baut Verseng jua bisa berbentuk Ulir metris dan ulir withworth atau ulir Inchi.

Adapun penggunaan fungsi menurut baut Verseng merupakan sebagai berikut :

  • Untuk mengikat Benda kerja dengan kondisi permukaannya rata.
  • Untuk mengikat motor penggerak pada dudukanya.
  • Untuk mengikat benda kerja pada tiang panel.
  • Dan lain sebagainya.

4) Baut Kupu – Kupu.

Adapun ciri – karakteristik spesifik baut kupu – kupu adalah menjadi berikut :

  • Bentuk kepala bautnya seperti sayap kupu – kupu.
  • Kunci yang di gunakan untuk melepas dan memasang baut kupu – kupu biasanya dengan kunci Inggris atau tang kombinasi.

Baut kupu – kupu dalam dasarnya bisa pada buka pasang menggunakan hanya memakai tangan kosong atau tanpa memakai indera bantu apapun.

Karena baut kupu – kupu ini umumnya pada gunakan pada benda – benda kerja yg sekiranya nir membutuhkan kerapatan baut yang benar – benar harus kencang sekali.

Atau baut kupu – kupu ini tak jarang pada pasang pada benda – benda kerja yang memerlukan buka tutup sesering mungkin, sebagai akibatnya dengan baut contoh kupu – kupu ini akan lebih simpel pemakaiannya.

Mode kupu – kupu ini mampu berbentuk Nut saja atau pula sanggup berbentuk baut berulir.

Ulir pada baut kupu – kupu sanggup berupa ulir kanan & ulir kiri tergantung pada kebutuhan konsumen.

Adapun penggunaan Fungsi baut kupu – kupu ini merupakan sebagai berikut :

  • Pada komponen mesin yang sering buka tutup.
  • Ducting vacum.
  • Pintu area mesin atau material.
  • Hoper material.
  • Dan lain sebagainya.

5) Baut Tanam.

Sedangkan ciri – ciri baut tanam tersebut adalah menjadi berikut :

  • Baut tanam tidak mempunyai kepala sebagaimana halnya baut yang lain.
  • Baut tanam ini berbentuk full batangan berulir dari ujung satu sampai ujung lainnya.
  • Salah satu ujung ulirnya mempunyai lubang berbentuk persegi enam yang berfungsi sebagai tempat kunci L.
  • Satu sisi ujungnya berbentuk ulir runcing yang berfungsi untuk menggigit benda kerja agar penguncian baut tanam lebih kencang.
  • Baut Tanam hanya bisa di pasang dan di lepas dengan menggunakan kunci L saja.

Pemasangan baut tanam ini tanpa Nut atau Mur, namun dalam benda kerjanya yg mempunyai ulir.

Sehingga baut tanam tinggal di pasang dalam benda kerja tadi yg kemudian baut tanam akan mengunci benda kerja tadi dalam shaft dudukan benda kerja dalam ketika pada kencangkan dengan kunci L.

Penggunaan Fungsi Baut Tanam ini umumnya dalam komponen mesin seperti berikut :

  • Sprocket Penggerak.
  • Gear penggerak.
  • Pulley V Belt.
  • Bushing shaft.
  • Bearing pillow block.
  • Kopling flange.
  • Dan lain sebagainya.

Demikian sedikit ulasan tentang Macam – macam baut pada pabrik Industri.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.