Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: MACAM MACAM GASKET DI PABRIK INDUSTRI | HBS Blog

  • Share

Gasket Merupakan salah satu komponen yang di gunakan di dunia kerja pabrik industri karena memang gasket mempunyai fungsi khusus di bidang Instalasi Pipping.

Sedangkan Gasket itu sendiri merupakan sebuah komponen atau material yg di pasang di antara dua flange yang saling pada ikat menggunakan nut baut sebagai sambungan supaya sambungan ke 2 flange tadi nir terjadi kebocoran zat yg di lewatinya.

Adapun bahan dasar pembuatan gasket terdiri dari beberapa bahan misalnya :

  1. Gasket berbahan Metal yaitu gasket yang di buat dari bahan metal seperti Alumunium, Tembaga atau kuningan.
  2. Gasket berbahan setengah Metal yaitu gasket yang di buat dari bahan setengah metal atau berbahan campuran antara metal dengan non metal.
  3. Gasket berbahan Non Metal yaitu gasket yang di buat dari bahan non metal seperti dari karet, kertas, keramik, asbes, teflon.

Sedangkan Macam – Macam Gasket yg biasa pada gunakan di pabrik industri merupakan menjadi berikut :

1) Gasket Jenis Graphite.

Gasket jenis graphite biasanya di gunakan untuk instalasi pipping yang di gunakan untuk sirkulasi zat – zat panas seperti steam, air panas, zat berbahaya dan beracun, bahan cairan kimia ataupun pada instalasi Temperatur Control Unit.

Namun tidak kemungkinan semua instalasi sanggup menggunakan gasket ini teragantung dengan kebutuhan masing – masing pabrik industri.

Gasket jenis Graphite ini mempunyai ukuran masing – masing dengan menyesuaikan kebutuhan besarnya ukuran flange pada pipping instalasi.

Pemasangan Gasket contoh Graphite tidak boleh miring, karena akan terjadi penjepitan flange ke bagian gasket nir bisa merata sehingga akan bereffect terjadi kebocoran dalam sambungan flange pipping tersebut.

Adapun cara pemasangan gasket jenis graphite ini adalah sebagai berikut :

a) Jika pemasangan gasket pada posisi flange yg berlubang baut 4 biji dan kondisi vertikal.

  • Maka pasanglah baut pengikat terlebih dahulu pada lubang flange yang di bawah 2 baut.
  • Kemudian renggangkan celah antar flange untuk pemasangan Gasket Graphite.
  • Pastikan sebelum memasukkan gasket ke celah antar flange bahwa ukuran gasket sesuai dengan ukuran lubang pada flange.
  • Setelah gasket terpasang masuk ke celah antar flange, kemudian pasang baut flange untuk lubang yang atas.
  • Setelah semua baut dan nut terpasang, kemudian kencangkanlah baut dan nut tersebut bergantian menyilang sedikit demi sedikit sampai semua baut dan nut benar – benar kencang.

B) Apabila Pemasangan gasket dalam posisi flange yang berlubang 4 biji & kondisi horizontal yaitu :

  • Pasang 2 baut dan nut pada salah satu sisi kiri atau kanan.
  • Kemudian renggangkan celah kedua flange dengan obeng mi atau alat sejenisnya untuk pemasangan gasket Graphite.
  • Pastikan sebelum memasukkan gasket ke celah antar flange bahwa ukuran gasket sesuai dengan ukuran lubang pada flange.
  • Setelah gasket terpasang masuk ke celah antar flange, kemudian pasang baut flange untuk lubang yang di sisi lainnya.
  • Setelah semua baut dan nut terpasang, kemudian kencangkanlah baut dan nut tersebut bergantian menyilang sedikit demi sedikit sampai semua baut dan nut benar – benar kencang.

Jenis gasket graphite ini mempunyai fisik yang kuat karena berbahan logam sehingga jenis gasket ini biasanya bisa  di gunakan kembali pada saat setelah ada pembongkaran pada sambungan flange apabila tidak ada kerusakan secara fisik pada gasket tersebut karena kesalahan pembongkaran.

Gasket jenis karet ini di buat menggunakan memakai bahan dasar karet yg memiliki sifat sanggup menempel rapat dalam sebuah benda kerja.

Penggunaan gasket berbahan karet ini umumnya pada instalasi pipping atau buat flange pompa – pompa yg mensirkulasi zat cair yang dingin & standart,namun pula bisa pada gunakan pada peredaran zat cait menggunakan temperatur rendah.

Adapun cara pemasangan gasket jenis karet ini merupakan menjadi berikut :

  • Pasang gasket pada satu sisi flange yang akan di sambung.
  • Pastikan lubang baut gasket sesuai dengan lubang baut pada flange pipping.
  • Jika antara flange dengan gasket sudah pas antara lubang baut dengan lubang sirkulasi maka segera pasang flange yang di satu sisi.
  • Setelah dua flange terpasang semua, kemudian pasang dan kencangkan baut dan nut secara rotasi menyilang sedikit demi sedikit sampai semua baut dan nut kencang merata.

Pada waktu pembongkaran komponen mesin yang menggunakan jenis gasket karet ini umumnya gasket mampu di gunakan pulang apabila tidak terdapat abnormal proses pada saat melepas gasket tadi.

Gasket jenis teflon yaitu jenis gasket yang pada buat dari bahan teflon atau PTFE ( Poly Tetra Fluoro Ethylene ).

Gasket jenis teflon ini pula termasuk jenis gasket yg poly di gunakan di pabrik -pabrik industri lantaran memiliki sifat yg tahan terhadap fluida yang berbahan kimia.

Ada pula yang menggunnakan menjadi gasket buat sambungan flange dalam roll calender yang di lalui sang media air panas.

Gasket jenis teflon ini biasanya hanya sekali gunakan, jadi pada saat terdapat perbaikan atau pembongkaran flange yang menggunakan jenis gasket teflon ini pasti mudah pecah atau rusak sehingga wajib pada ganti dalam saat pemasangan benda kerja tersebut.

4) Gasket Jenis Viton.

Gasket yg di buat dari bahan viton yg umumnya gasket jenis viton ini pada pakai dalam instalasi pipping yang pada gunakan untuk peredaran fluida yg berbahan kimia yang bersifat asam , fluida yang berbahan minyak.

Gasket jenis viton ini bekerja pada instalasi pipping yang mempunyai pressure atau tekanan yang tinggi sehingga penggunaan gasket jenis viton ini biasa di gunakan pada pabrik – pabrik industri yang mempunyai sirkulasi atau mesin yang sistem kerjanya melibatkan oli atau minyak.

Karena oli tak jarang pada pakai buat menggerakkan komponen – komponen mesin yang berat & akbar sehingga oli pada gunakan pada pressure atau tekanan tinggi atau besar . Di kondisi misalnya inilah di butuhkan gasket dalam sambungan flange pipping instalasi yang mempunyai sifat tahan terhadap pressure atau tekanan tinggi.

Lima) Gasket Jenis EPDM ( Ethylene Propylene Diene Monomer ).

Gasket jenis ini terbuat menurut bahan Ethylene Propylene Diene Monomer yg bisa di pakai pada jenis instalasi pipping yang pada lewati oleh jenis fluida yang berbahan kimia, minyak alami. Dan jenis gasket ini tahan terhadap sinar ultra violet dan ozon.

Dari sekian poly jenis gasket tidak memerlukan perawatan intensif lantaran sifat gasket adalah menjadi penghambat kebocoran yang akan terjadi dalam sambungan dua flange yang di instalasi pipping, sehingga kemungkinan gasket tadi akan pada ganti jika flange tersbut terdapat perlakuan pembongkaran atau perbaikan.

Namun itu pun tergantung syarat gasket, apabila masih dalam syarat masih utuh atau rupawan & masih layak pada gunakan pulang, maka gasket tadi tidak perlu pada lakukan penggantian.

Sedangkan gasket ini termasuk di dalam pekerjaan yang berhubungan dengan Teknisi Pipping Instalasi.

Demikian sedikit ulasan mengenai Macam – Macam gasket di pabrik industri.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.