Artikel: Mengenal Plester Gipsum, Kelebihan dan Kekurangannya | HBS Blog

  • 3 min read
  • Mar 19, 2018

Plesteran merupakan salah satu teknik finishing yang paling umum & sangat acapkali digunakan dalam bangunan. Plesteran diterapkan buat menaruh bagian atas yg halus dan dampak visual yang menyenangkan, buat memblokir kasarnya permukaan dinding batu bata.

Memlester nir hanya menaikkan keindahan, namun pula bertindak menjadi pelindung batu bata berdasarkan hujan dan angin. Bahan plesteran yg tersedia di pasaran merupakan plester semen, plester kapur, plester tanah liat, plester lumpur, plester gipsum, dll.

Dalam beberapa tahun terakhir, plester gipsum sudah menjadi populer dan telah menggantikan plester kapur & semen. Di sini, kita akan membahas tentang sifat, metode aplikasi, kelebihan & kekurangan menurut plester gipsum.

Apa yg Dimaksud Plester Gipsum ?

Mengenal Plester Gipsum, Kelebihan dan Kekurangannya

Mengenal Plester Gipsum, Kelebihan dan Kekurangannya

Dalam plester gipsum, material gipsum digunakan sebagai bahan pengikat bukan semen Portland. Gypsum plaster merupakan material penyemenan putih yang dibuat menggunakan dehidrasi mineral gipsum sebagian atau seluruhnya.

Ketika serbuk gipsum kemarau dicampur dengan air, ia akan mengeras. Bahan ini dapat diaplikasikan di atas bagian atas balok, bata atau beton buat membentuk bagian atas yg halus. Campuran sudah tersedia dalam format siap pakai dan nir perlu pasir. Hanya penambahan air yg diperlukan. Plester gipsum memperlihatkan sifat akustik & termal yg sangat baik serta menaruh permukaan dinding yg rata dan halus.

Plester gipsum memberikan hasil akhir interior yg halus dan merupakan dasar yang ideal buat cat berkualitas tinggi dan pelapis dinding tambahan lainnya. Plester gipsum bisa diaplikasikan dalam bagian atas dinding yg halus dan kasar.

Plester gipsum mudah diaplikasikan & tidak membutuhkan pekerja khusus, mampu dikerjakan misalnya semen mortar biasa. Persiapan permukaan & aplikasi plester gipsum harus sempurna buat mencegah retak dan terkelupas.

Penyimpanan Bahan Plester Gipsum

Permukaan gipsum yang terkena kelembaban dapat mengurangi kekuatan plester gipsum. Jadi, kantong/kemasan gipsum harus disimpan di tempat yang agak tinggi di atas tatakan kering yang terbuat dari kayu, batu bata, atau beton.

Umur simpan bahan plester gipsum umumnya tiga-4 bulan semenjak lepas pembuatan. Apabila disimpan menggunakan baik pada bawah kondisi suhu dan kelembaban yang sesuai, umur simpannya bisa semakin tinggi 6 bulan atau lebih.

Ketebalan Plester Gipsum

Ketebalan Plester Gipsum

Ketebalan Plester Gipsum

Plester gipsum bagusnya dibuat dengan ketebalan 6 -20mm. Ketebalan lapisan bawah plester gipsum umumnya 11mm untuk dinding dan 8mm buat langit-langit/plafon sedangkan lapisan akhir plester gipsum umumnya 2 mm saja.

Disarankan buat menerapkan ketebalan plester gipsum minimal 6mm untuk plester gipsum sehingga bisa menghindari keretakan. Jika diharapkan ketebalan lebih dari 20 mm plester yang dibangun di dinding, maka lapisan awal awal plester pasir semen diterapkan menggunakan ketebalan 8-12 mm kemudian plester gipsum buat ketebalan yang tersisa sehingga tidak kurang berdasarkan 6 mm buat mencapai hasil akhir yg mulus.

Spesifikasi teknis material plester gipsum

Spesifikasi teknis material plester gipsum

Spesifikasi teknis material plester gipsum

Secara teknis material plester gipsum merupakan material yang berwarna dasar putih dengan bentuk serbuk. Berikut adalah rincian spesifikasi teknis plester gipsum.

  • Warna Permukaan Akhir : Putih
  • Waktu Pencampuran Adonan : 25-30 Menit
  • Area Cakupan (ketebalan 12 mm) : ~1,95 m2 / kemasan
  • Ukuran Paket : Kemasan 25 kg
  • Plester gipsum termasuk ringan dan karenanya penggunaannya untuk plesteran tidak menambah beban struktural pada bangunan.
  • Plester gipsum tidak menyusut selama proses pengeringan dan pengerasan tidak seperti plester semen.
  • Plester gipsum tidak mudah retak.
  • Gypsum tidak mudah terbakar dan mengandung kadar air kristal yang tinggi. Jika terjadi kebakaran, ia bertindak seperti penghalang dan melindungi material balok, beton, dan baja.
  • Gipsum dapat mencegah karat pada peralatan logam seperti pipa dan meningkatkan daya tahannya.
  • Plester Gypsum memiliki konduktivitas termal yang rendah dan memastikan penghematan energi dan daya.
  • Plester gipsum memberikan kekuatan tarik dan lentur tinggi.

Setelah plester diterapkan dengan benar dan kering, dimungkinkan untuk mewarnai plester gipsum dengan semua jenis cat kecuali cat semen.

Kelebihan Plester Gipsum

Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang akan didapatkan jika menggunakan material plester gipsum :

  1. Penerapan plester gipsum adalah proses yang menghemat waktu, sehingga biaya proyek berkurang.
  2. Mudah digunakan untuk hasil akhir yang sangat baik.
  3. Plester gipsum tidak membutuhkan proses curing yang menghemat air dan waktu selama konstruksi.
  4. Gypsum menunjukkan sifat ikatan. Karenanya hanya butuh satu lapisan untuk plafon, dinding bata-bata internal, blok AAC dan kolom beton sudah cukup.
  5. Ruangan tampak besar dan indah karena plester gipsum berwarna putih bersih.
  6. Plester gipsum adalah bahan pra-campuran dan tersedia dalam kemasan yang mudah ditangani.
  7. Dapat dengan mudah diaplikasikan dan dibentuk menjadi bentuk yang berbeda untuk keperluan dekoratif.
  8. Waktu pengadonan plester gipsum dapat dikontrol dan juga jarak waktu yang dibutuhkan antara dua lapisan berturut-turut lebih sedikit.
  9. Plester gipsum memberikan hasil akhir yang halus ke permukaan dan siap untuk menerima hampir semua jenis cat.
  10. Berbagai tekstur permukaan dan kekerasan permukaan dapat diperoleh.
  11. Plester gipsum tidak terpengaruh oleh serangga dan tidak mendukung pertumbuhan jamur.

Kekurangan Plester Gipsum

  1. Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang akan didapatkan jika menggunakan material plester gipsum :
  2. Untuk ketebalan yang sama, plester gipsum lebih mahal daripada plester semen. Tetapi di daerah-daerah di mana pasir sungai sulit diperoleh, plester gipsum akan ekonomis.
  3. Plester gipsum tidak baik digunakan pada dinding luar karena rentan terhadap kelembaban dan di area yang terus menerus lembab seperti kamar mandi, toilet, area cuci, dapur, dll.

Demikianlah tentang Material Plester Gipsum, Kelebihan dan Kekurangannya. Semoga berguna dan bisa menambah wawasan.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − eight =