Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Overhead Traveling Crane | HBS Blog

  • Share

Materi perihal alat berat salah satunya adala crane. Pada postingan ini saya memaparkan overhead traveling crane mulai dari pengertian, fungsi, komponen alat tersebut serta pengoperasian alat tersebut. Sebagai pendahulu sudah saya tuliskan pada postingan sebelumnya dan untuk bagian overhead traveling crane berikut merupakan materinya.

Pengertian Dan Fungsi Overhead Traveling Crane

Overhead Traveling Crane merupakan gabungan mekanisme pengangkat secara terpisah dengan rangka untuk mengangkat sekaligus memindahkan muatan yang dapat digantungkan secara bebas atau dikaitkan pada crane itu sendiri.

Overhead travelling crane selain berfungsi sebagai alat pengangkat, juga berfungsi sebagai alat pemindah barang walaupun barang yang dipindahkan terbatas hanya pada lingkungan yang tidak terlalu luas (dalam ruangan). Tetapi overhead travelling crane sangat efektif bekerjanya karena gerakannya dapat maju-mundur dan ke kiri-ke kanan

Komponen Overhead Crane

Nama dan fungsi komponen Crane Komponen overhead crane ini antara lain:

1) Lintasan Atau Runway Rail

Berfunsi sebagai jalan bagi crane untuk gerakan maju dan mundur.

2) Drum Drum

Penggulung tali baja untuk penggerak daya, dilengkapi dengan alur agar tali baja dapat digulung dengan teratur sehingga keausan baja dapat dikurangi.

3) Jembatan Palang

Berfungsi sebagai lintasan bagi crane untuk bisa bergerak ke kiri dan kenan.

4) Motor Penggerak Roda

Berfungsi untuk mengerakan roda yang ada pada lintasan Sehingga memungkinkan crane untuk bergerak maju dan mundur.

5) Roda Pengerak

Berfungsi sebagai roda dari palang crane tersebut.

6) Motor Pengerak

Berfungsi untuk menaikan dan menurunkan benda yang di kaitkan pada pengait.

7) Tali baja

Digunakan secara luas pada mesin-mesin pengangkut sebagai perabot pengangkat.

8) Puli

Dibuat dengan desain tetap dan bebas. Puli digunakan sebagai penuntun karena berfungsi sebagai pengubah arah peralatan. Pada puli bebas terdapat gander yang bergerak dan dibebani dengan muatan. Gabungan beberapa puli bebas dan puli tetap merpakan suatu sistem puli yang digunakan untuk mengubah gaya yang terdapat pada sistem crane.

9) Pengait

Di dalam peralatan pengangkat, untuk mengangkat beban digunakan rantai tali baja yang dihubungkan dengan kait. Jenis kait tunggal dan kait tanduk merupakan kait yang paling banyak digunakan pada sistem crane.

Prinsip Kerja Overhead Crane

Prinsip kerja pesawat angkat ini adalah untuk mengangkat menurunkan dan memindahkan alat atau pun benda berat yang ada di workshop ketika diadakan perbaikan maupun perawatan terhadap alat berat.Dalam pengoperasiannya, benda yang akan diangkat harus bebas dari segala rintangan agar dapat dengan mudah diletakan sesuai dengan posisinya.

Dalam pengoperasian pesawat angkat ini ada 2 macam:

1)  Secara manual yang dilakukan oleh manusia

2)  Secara Otomatis yang dilengkapi dengan motor penggerak (motor baker bensin uap motor listrik dan lain sebagainya).

Pesawat angkat kebanyakan memindahkan beban atau muatan bersifat jarak pendek. Dalam prakteknya biasa dicapai, dibatasi antara 10 meter sampai dengan 100 meter.

Baca: Definisi Tower Crane, Bagian Tower Crane Dan Cara Pemasangan

Pergerakan Crane Pada Overhead Crane

Pergerakan crane pada overhead crane ada tiga jenis antara lain:

Overhead Traveling Crane

Overhead Traveling Crane

1) Gerakan Hoist

Gerakan ini adalah gerakan naik/turun beban yang telah dipasang pada kait diangkat atau diturunkan dengan menggunakan drum, dalam hal ini putaran drum disesuaikan dengan drum yang sudah direncanakan. Drum digerakkan oleh motor listrik dan gerakan drum, dihentikan dengan rem sehingga beban tidak akan naik atau turun setelah posisi yang ditentukan sesuai dengan yang direncanakan.

2) Gerakan Transversal

Gerakan ini adalah berpindah arah melintang. Untuk gerakan tersebut diperlukan motor troli, dimana motor troli ini akan bergerak pada gelagar utama. Jarak pemindahan bahan dapat diatur sesuai yang diinginkan. Rem pengontrol dipasang pada poros motor dan bekerja menurut prinsip elektromagnet.

3) Gerakan Longitudinal

Gerakan ini adalah gerakan memanjang (longitudinal) disepanjang rel yang terdapat dilokasi dimana portal crane berada. Gerakan ini diperoleh dengan pemakaian motor ke roda jalan.

Jenis – jenis Utama Crane

Dari perlengkapan pengangkat, kelompok crane-lah yang paling sering dijumpai. Jenis-jenis crane dapat dikelompokkan lagi seperti berikut ini:

1) Crane Putar Yang Diam Ditempat

Umumnya merupakan crane tetap dengan tiang yang berputar pada sumbu vertikal.

2) Crane yang bergerak pada rel

Umumnya terdiri dari crane kantilever dan monorel (baik yang dapat berputar maupun tidak) yang bergerak lurus pada suatu jalur khusus.

3) Crane Tanpa Lintasan

Crane ini terutama terdiri atas crane tiang yang dipasang pada truk, mobil atau traktor agar dapat bergerak pada jalan berkapur, berbatu, dan beraspal.

4) Crane Lokomotif

Crane yang ditempatkan diatas lokomotif atau kendaraan beroda belakang

Crane jenis ini termasuk pula crane yang lebih kuat yang bergerak pada jalur rel, jalan tanah dan di dalam daerah gudang.

5) Crane Jenis Jembatan

Umunya terdiri atas crane yang berjalan pada gelagar-gelagar dan yang bergerak pada jalur rel yang dibentang pada dinding bangunan atau di permukaan tanah. Untuk rel yang dibentang di permukaan tanah, jembatannya dilengkapi dengan kaki pendukung yang tinggi, yang dipasang pada kedua sisi jembatan (gantri dan jembatan pemindah buatan) atau hanya pada satu sisi jembatan.

Somoga postingan ini bermanfaat untuk pembaca sekalian, untuk saran dan masukan saudara bisa isi dalam kolom komentar, sekian dan terimakasih.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.