Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Pelaksanaan Pengerjaan Abutment | HBS Blog

  • Share

Metode aplikasi merupakan uraian mengenai cara aplikasi dan dominasi teknis dilapangan sebagai akibatnya tahapan pelaksanaannya dari setiap pekerjaan berjalan secara efisien & sistematis, yaitu item pekerjaan mana yg harus dikerjakan terlebih dahulu dan item mana yg wajib melanjutkannya.

Skup pekerjaan adalah semua pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas, dimana dari semua skup pekerjaan diantaranya dalam pekerjaan konstruksi & ada beberapa item pekerjaan yg merupakan item pekerjaan Mata Pembayaran Utama.

Pekerjaan Struktur Abutment

Pelaksanaan Pengerjaan Abutment

Pekerjaan Abutment Jembatan

Kepala Jembatan (Abutment) Kepala Jembatan atau abutment merupakan tempat perletakan bangunan permukaan jembatan.

Abutment diadaptasi dengan output penyelidikan tanah dan sedapat mungkin harus diletakan diatas tanah keras agar dapat tercapai tegang tanah yang diizinkan.

Dengan memperhitungkan resiko terjadinya erosi maka paling tidak dasar abutment wajib berada 2 m dibawah muka tanah orisinil, terutama buat abutment dengan pondasi eksklusif.

Pada pekerjaan struktur abutment ini ada beberapa tahapan yaitu:

1) Pekerjaan Pour (abutment bagian bawah)

Pour ini merupakan struktur bagian bawah dalam pekerjaan abutment, pelaksanaan pekerjaan ini dilaksanakan sehabis pekerjaan struktur bawah pondasi dan lantai kerja selesai.

Proses pengerjaannya yaitu pemasangan bekisting, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan tulangan dan setelah itu kemudian pengerjaan pengecoran.

Sebelum pengecoran dilakasanakan yang wajib dikerjakan merupakan mengecek seluruh pekerjaan bekisting dan pemasangan tulangan supaya hasil menurut pengecoran tadi sesuai sengan planning.

Pekerjaan pengecoran ini dipakai mutu beton K 250, & menggunakan beton ready mix.

2) Pekerjaan Badan dan Dinding Sayap Abutment

Pekerjaan ini dilaksanakan sesudah pekerjaan pour terselesaikan, dengan memakai mutu beton K 350.

Proses pekerjaannya yaitu pemasangan tulangan, lalu pemasangan bekisting, pada saat pemasangan tulangan buat badan abutment digunakan besi D 19 uril buat tulangan utama & dipakai besi D 13 uril untuk tulangan sengkang sedangkan buat dinding sayap digunakan besi D 16 uril. Fungsi berdasarkan abutment ini adalah sebagai dinding hambatan tanah.

Pekerjaan Persiapan

Pekerjaan ini mencakup joint informasi lapangan bersma?Sama direksi menentukan surat keterangan BM dan titik awal bangunan atau Stationing Koordinat & Elevasi.

Sesudah disepakati bersama kontraktor melaksanakaan pengukuran poligon buat membuat kerangka sistem pekerjaan, melakukan situasi Exiting 0%, dan Cross Section 0% & pengambilan Dokumentasi Lapangan 0%.

Kontraktor membuat jalan kerja atau akses untuk memudahkan alat berat mobilisasi atau demobilisasi berdasarkan lokasi pekerjaan disetiap masing?Masing jembatan, melaksanakan Cut and Fill disetiap lokasi pekerjaan jembatan, team berita umum kembali Staking Out untuk menentukan titik disetiap item pekerjaan jembatan.

Berikut pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan pada pekerjaan persiapan diantaranya:

–        Pemesanan dan kontrak pembelian material dan alat

–        Mobilisasi & De-mobilisasi

–        Pemasangan papan nama proyek

–        Direksikeet dan gudang

–        Quality control alat dan bahan

–        Listrik kerja

–        Pekerjaan pengukuran dan bowplank

–        Keamanan dan ketertiban proyek.

–        Kesehatan dan keselamatan kerja

Persyaratan Bahan

Semua bahan yg akan digunakan buat penyelesaian pekerjaan ini, harus berkualitas baik & atas persetujuan konsultan pengawas.

Bahan yg akan dipakai disimpan dengan baik dan ditempatkan pada tempat yg aman, sehingga bebas menurut dampak yang dapat mengurangi kualitas bahan.

Pengendalian pekerjaan ini wajib memenuhi ketentuan yang tercantum pada gambar planning dan spesifikasi.

Persyaratan Pelaksanaan

Sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai, penyedia jasa memberikan model bahan yg akan digunakan dan melakukan percobaan contoh output atau kualitas berdasarkan bahan tadi, buat mendapatkan persetujuan konsultan pengawas.

Penyedia jasa memperhatikan dan mempelajari bagian pekerjaan sinkron gambar planning & syarat lapangan, menciptakan shop drawing berdasarkan konstruksi pelaksanaan pekerjaan yang akan dilakukan buat menerima persetujuan konsultan pengawas.

Jika ditemukan disparitas bagian pekerjaan antara gambar rencana menggunakan kondisi lapangan, penyedia jasa memberitahukan secara tertulis kepada konsultan pengawas buat segera ditindak-lanjuti pemecahannya.

Semua bagian pekerjaan dilakukan oleh seseorang ahli yang berpengalaman dibidangnya menggunakan memperhatikan & mengikuti persyaratan teknis aplikasi dan pemakaian bahannya.

Jika output atau kualitas pekerjaan dievaluasi kurang sempurna oleh konsultan pengawas, ditimbulkan kelalaian pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya atau dikarenakan pekerjaan ini telah merusak pekerjaan lainnya, maka penyedia jasa bertanggung jawab buat memperbaiki & menyelesaikannya, menggunakan adanya tambahan biaya .

Penyedia jasa bertanggung jawab menjaga & memelihara hasil pekerjaan yg sudah selesai sampai serah terima pekerjaan dilakukan dalam konsultan pengawas.

Mobilisasi & De-mobilisasi

Penyedia jasa melakukan mobilisasi segera selesainya ditetapkan jadwal mulai pelaksanaan pekerjaan (serah terima pelaksanaan pekerjaan), mencakup pengadaan energi kerja, bahan-bahan, alat-alat dan alat-indera bantu yang akan dibutuhkan buat menyelesaikan pekerjaan ini, sehingga tercapai output pekerjaan yg berkualitas baik dan sempurna.

Penyedia jasa melakukan de-mobilisasi segera setelah ditetapkan selesai seluruh pelaksanaan pekerjaan (serah-terima output pekerjaan), meliputi pengembalian tenaga kerja, bahan-bahan, alat-alat & alat-indera bantu yg sudah dipergunakan buat merampungkan pekerjaan ini.

1) Pagar Sementara Proyek

Penyedia jasa melakukan pemagaran sementara proyek dalam batas keliling lokasi buat menaruh proteksi ketenangan, ketertiban & keamanan terhadap semua komponen aktivitas aplikasi pekerjaan.

Pagar ad interim proyek terbuat menurut bahan penutup seng, tinggi ?200 cm, diperkuat rangka dan penyangga menggunakan balok-balok kayu atau bahan lainnya, ditempatkan setiap jarak interval ?200 cm.

Setelah selesai dikerjakan, pagar sementara proyek harus pada hindarkan & di lindungi dari kemungkinan adanya efek yg bisa mengurangi kualitasnya.

Pemagaran sementara proyek diusulkan sang penyedia jasa dan disetujui konsultan pengawas.

Baca: Perhitungan Pilar Jembatan

2) Pembersihan Lokasi Proyek

Penyedia jasa melakukan pencucian lokasi proyek diseluruh loka aplikasi pekerjaan.

Pembersihan yg dilakukan mencakup seluruh belukar, semak, sampah & benda-benda lain yang nir diinginkan, kemudian dibuang keluar lokasi proyek.

Bangunan ataupun bekas bangunan yg terdapat dalam lokasi dan harus dibongkar atau dipindahkan karena mengganggu kelancaran aplikasi harus atas persetujuan konsultan pengawas atau MK.

3) Papan dasar pelaksanaan (Bouwplank)

Penyedia jasa memasang papan dasar pelaksanaan yg dibuat dari kayu menggunakan berukuran tebal 3 centimeter lebar 20 centimeter dan dipasang pada penopang.

Patok penopang dibuat dari kayu dengan ukuran 5 x 7 centimeter yg ditancapkan kedalam tanah.

4) Direksikeet dan Gudang

Penyedia jasa mengadakan direksikeet sedemikian rupa buat bisa melakukan aktifitas sehari-hari secara baik, berukuran min. 24 m2. Direksikeet terdiri dari ruangan untuk konsultan Pengawas, Enginer, staf, koordinasi & simpan peralatan, berikut kelengkapan wahana & prasarananya.

Penyedia jasa mengadakan gudang sebagai akibatnya bahan-bahan bisa tersimpan secara baik & terlindungi dari dampak yg bisa mengurangi kualitas bahan. Lokasi & lay-out direksikeet & gudang diusulkan oleh penyedia jasa dan disetujui konsultan pengawas.

5) Listrik Kerja

Penyedia jasa mengadakan listrik kerja buat kebutuhan aplikasi dan kegiatan sehari-hari. Sumber listrik kerja diadakan berdasarkan Genset menggunakan fasilitas yg sudah terdapat pada lapangan dengan persetujuan menurut pengawas.

6) Pekerjaan Tanah

Pekerjaan tanah meliputi pengukuran, land clearing, penggalian, pengurugan, pemadatan tanah.

7) Pengukuran dan Pematokan

Kegiatan ini mencakup pekerjaan pengukuran untuk pemasangan patok-patok sehingga membentuk garis – garis yg sinkron menggunakan gambar. Kontraktor bertanggung jawab atas kesempurnaan dan kebenaran pengukuran.

Tim pengawas akan menaruh titik acuan menjadi dasar pengukuran titik koordinat. Atas tanggungan sendiri kontraktor wajib mengadakan survei & pengukuran tambahan yg diperlukan buat pelaksanaan pekerjaan.

Setiap pertanda yg di buat sang tim pengawas ataupun sang kontraktor wajib pada jaga baik ? Baik.

8) Land Clearing (Pembersihan dan Kupasan).

Pekerjaan ini mencakup:

–       Penggalian, penimbunan dan pemadatan atau pembuangan material sisa.

–   Pembersihan terhadap semak-semak dan pohon yang berada pada lokasi proyek

–        Pekerjaan stripping atau galian tanah existing

–        Pekerjaan galian tie beam & pile cap

–        Pekerjaan pecah batu

–    Bekas-bekas hasil kupasan, tanaman, dan semak-semak, diangkut ke luar area proyek.

Pengawasan Umum

Pada umunya pengawasan terhadap proyek menyangkut masalah biaya, mutu dan ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan. Secara umum pengawasan pekerjaan ini bertugas mengawasi pelaksanaan pekerjaan proyek agar sesuai dengan sfesifikasi yang telah disepakati bersama.

Juga untuk mengetahui kemajuan proyek, apakah sudah berjalan sesuai dengan time schedule yang ada serta apabila ada kekurangan atau perubahan dalam teknis dilapangan dapat segera dirundingakan oleh pihak kontraktor dengan pihak pemilik yang diwakilkan oleh konsultan.

1) Pengawasan Dalam Bidang Teknis

Pengawasan dalam bidang teknis ini menyangkut masalah mutu pekerjaan. Pengawasan dalam pelaksanaan pada dasarnya dibagi atas tiga pekerjaan, yaitu sebagai berikut:

a) Tahap pra pengecoran

Pada tahap pra pengecoran dilakukan pengawasan dalam segala aspek yang menyangkut pengecoran, sehingga dapat dihindari kesalahan–kesalahan yang dapat menghambat pekerjaan dan dapat menurunkan mutu hasil pengecoran.

Sebelum izin cor dikeluarkan oleh konsultan, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dilapangan.

Hal – hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

–   Memeriksa kesiapan bucket dan concrete pump harus siap pakai dalam kondisi yang bailk.

–        Pemeriksaan material.

–        Peralatan.

Pemeriksaan bekisting, diantaranya yaitu sebagai berikut:

–  Konstruksi bekisting diperiksa sehingga dapat dipastikan bahwa bekisting cukup kuat menerima beban pada tahap pengecoran dan pasca pengecoran.

–        Posisi bekisting dan ukurannya diperiksa, posisi dan elevasi bekisting serta dengan ukurannya harus sudah tepat.

–  Pemeriksaan pembesian. Penulangan harus sudah sesuai dengan gambar rencana.

–    Setelah semua memenuhi syarat, konsultan baru boleh mengeluarkan surat izin cor. Apabila salah satu syarat belum terpenuhi, konsultan dapat menunda pengeluaran surat izin cor sampai kekurangan tersebut diselesaikan oleh kontraktor.

b) Tahap Pengecoran

Pengawasan pada tahap pengecoran perlu dilakukan supaya kekuatan hasil pengecoran memenuhi syarat yang telah ditetapkan.

Adapun pengawasan ini meliputi:

–        Arah pengecoran.

–        Kekentalan adukan.

–        Uji slump.

–        Pemadatan, dilakukan dengan vibrator.

–        Finishing, agar permukaan beton merata.

–        Tahap pasca pengecoran

Pengawasan pada tahap pasca pengecoran perlu dilakukan karena akan mempengaruhi kualitas hasil pengecoran.

Pengawasan yang perlu dilakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut:

–     Permukaan beton selama tiga hari berturut – turut harus dijaga selama beton tersebut belum mengeras, pada daerah tersebut tidak boleh diberi beban dulu.

–        Pembukaan bekisting hanya boleh dilkakukan minimal 10 hari.

Dari uraian materi diatas yang berkaitan dengan metode pelaksanaan pekerjaan abutment jembatan sengaja ditulis untuk bisa membantu kalian untuk mendaptkan informasi lebih dan berguna baik untuk perkuliahan dan pelaksanaan lapangan terutaman dalam pengawasan pekerjaan. Sekian dan terima kasih.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.