Artikel: Penetuan Lokasi Gorong-Gorong | HBS Blog

  • 3 min read
  • Apr 14, 2017

Penentuan lokasi gorong-gorong yang fungsional & baik secara keindahan dibahas pada goresan pena ini, dalam merencanakan tentu harus memikirkan jua dengan bagaimana buat perawatan & pemeliharaan gorong-gorong tadi. Berangkat dari hal tadi maka penentuan lokasi & profil gorong-gorong yang digunakan perlu di perhitungkan.

Lokasi Gorong-Gorong

Penentuan lokasi gorong-gorong meliputi penggarisan horizontal dan vertikal menurut gorong-gorong baik terhadap arus maupun jalan raya. Hal ini krusial buat penampilan hidrolik gorong-gorong, buat stabilitas arus, buat porto pembangunan dan pemugaran, & buat keamanan dan keterpaduan jalan raya.

Penentuan lokasi baik dalam perencanaan juga profil sangat penting buat pemugaran tong gorong-gorong yg bebas endapan. Endapan yang terjadi dalam gorong-gorong kentara ditimbulkan sang kemampuan atau kapasitas angkut endapan (sediment transport copacity) menurut genre pada gorong-gorong seringkali lebih mini dibandingkan pada arus.

Faktor-faktor berikut berkonstribusi dalam endapan pada gorong-gorong:

1)   Pada laju aliran sedang, penampang melintang gorong-gorong lebih besar dibandingkan pada arus, sehingga kedalaman arus dan kemampuan angkut endapun berkurang

2)   Olakan titik yang terbentuk di bagian dalam bengkokan arus dan masukan gorong-gorong yang ditempatkan pada bengkokan arus akan mengalami pengendapan dalam cara yang sama.

Pengaruh ini paling terasa pada gorong-gorong dengan tong berganda dengan tong pada bagian dalam lengkungan tak jarang hampir tersumbat menggunakan lapisan endapan.

3)   Pada perubahan mendadak pada arah gradasi datar dalam gorong-gorong atau dalam saluran yang berdekatan dengan gorong-gorong akan terinduksi lapisan endapan.

Lapisan kerikil dan batu bundar umumnya di sebelah hilir berdasarkan patahan gradasi karena berkurangnya kemampuan angkut pada ruas yang datar.

Lapisan endapan biasanya terjadi pada laju aliran yang lebih kecil daripada laju aliran yang direncanakan.

Endapan tersebut bisa hanyut pada waktu banjir lebih besar , tergantung pada kemampuan angkut nisbi aliran pada arus & dalam gorong-gorong, kekompakan dan komposisi endapan, usang aliran kedalaman air pada atas gorong-gorong & factor-faktor lain.

Rencana

Lokasi rencana pada dasarnya mencakup jalur aliran yang akan terjadi dalam melintasi tegak lurus jalan. Tanpa tergantung pada lengkungan saluran alami dalam jalan, lintasan umumnya dilaksanakan dengan menggunakan gorong-gorong lurus baik secara normal atau menyerong garis tengah sumbu jalan.

Penetuan Lokasi Gorong-Gorong

Gorong-gorong

Secara ideal, gorong-gorong harus ditempatkan pada saluran alami seperti dalam Gambar. Lokasi ini umumnya menaruh penggarisan yang baik pada aliran alami dengan dibutuhkan pekerjaan masukan & keluaran gorong-gorong & penggalian konstruksi mini & saluran.

Apabila lokasi dalam saluran alami akan memerlukan gorong-gorong yg panjang tak teratur, maka beberapa modifikasi arus harus dilakukan dalam Gambar disebelah kanan.

Modifikasi yang mengurangi bagian miring dan memperpendek gorong-gorong tadi wajib didesain menggunakan hati-hati untuk menghindari masalah erosi dan lumpur.

Lokasi gorong-gorong yang tegak lurus garis tengah jalan tidak disarankan bila perubahan berangsur atau mendadak dalam penggarisan saluran diperlukan pada sebelah hulu maupun hilir dari gorong-gorong.

Bengkokan berjari-jari pendek gampang mengalami erosi dalam tepian yang konveks & endapan dalam bagian dalam bengkokan. Perubahan pada sebelah hulu gorong-gorong seperti itu mengakibatkan penggarisan yang kurang baik dalam genre yg mendekati gorong-gorong, mengakibatkan erosi dalam timbunan jalan raya & memperbesar kcmungkinan endapan pada tong gorong-gorong.

Perubahan mendadak pada penggarisan saluran di sebelah hilir gorong-gorong dapat mengakibatkan erosi dalam benda-benda di dekatnya. Dalam lahan yg datar drainase sering dilakukan oleh saluran yg digali.

Perencanaan jalan raya harus melakukan koordinasi dengan otoritas drainase pada mana direncanakan pemugaran drainase. Jika saluran yang direncanakan nir tidak selaras dalam lokasi drainase alami, maka dibutuhkan saluran yang sejajar menggunakan pembangunan jalan raya.

Kalau pembangunan sejajar tidak dimungkinkan, maka perlu dibuatkan gorong-gorong buat pola drainase yg terdapat. Otoritas drainase bisa ikut serta dalam modifikasi yang memungkinkan pembangunan saluran yg akan tiba, memperbaiki rancangan drainase sesuai menggunakan lokasi gorong-gorong jalan raya, atau melakukan perubahan yg diperlukan pada drainase jalan raya dalam waktu pembangunan saluran.

Profil

Kebanyakan lokasi gorong-gorong mendekati batas arus alami walaupun lokasi yg lain dapat dipilih buat penghematan dalam porto total buat menciptakan dan memperbaiki.

Lereng gorong-gorong yg dimodifikasi, atau lereng selain lereng arus alami, dapat dipakai buat menahan degradasi arus, menginduksi endapan, memperbaiki penampilan hidraulik gorong-gorong, atau mengurangi persyaratan konstruksi.

Lereng yg dimodifikasi dapat jua menyebabkan erosi & endapan arus, karenanya, perubahan wajib diperhatikan betul untuk meyakinkan bahwa imbas yang merugikan tidak ada menurut perubahan tersebut.

Perubahan saluran sering lebih pendek dan lebih terjal dibandingkan saluran alami. Lereng gorong-gorong yang dimodifikasi dapat dipakai untuk mencapai gradien yang lebih rata dalam saluran, sehingga degradasi tidak terjadi.

Berbagai Kemungkinan Profil Gorong-Gorong

Berbagai Kemungkinan Profil Gorong-Gorong

Gambar diatas memberitahuakn banyak sekali kemungkinan profil gorong-gorong bila direncanakan penggalian saluran, elevasi lantai dasar gorong-gorong dapat ditetapkan buat memenuhi persyaratan drainase jika pembangunan sejajar tidak layak, proyek kerjasama atau gabungan harus dipelajari, sehingga gorong-gorong jalan raya bisa direncanakan & dibangun untuk memenuhi persyaratan drainase jalan raya yang terdapat maupun kebutuhan masa datang buat drainase tanah.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 2 =