Artikel: PENGEMBANGAN JEMBATAN RAMAH LINGKUNGAN | HBS Blog

  • 2 min read
  • Apr 21, 2021

Jembatan merupakan konstruksi yang dibuat & direncanakan buat menghubungkan dataran yg terpisah sang genre air atau bagian atas yang memiliki disparitas ketinggian ( jurang ), yg berfungsi buat memudahkan pada transportasi darat.

Dalam sebuah perencanaan pembangunan jembatan perlu adanya pertimbangan baik secara segi sosial, ekonomi, & lingkungan. Dari banyaknya pertimbangan di atas perlu adanya penentuan umur rencana berdasarkan bangunan yg akan dikerjakan. Dengan penentuan umur planning dari sebuah bangunan tentunya akan poly mempengaruhi baik menurut porto & proses aplikasi.

Pada pembahasan kali ini aku akan mengambil model berdasarkan pembangunan Jembatan Banpo. Jembatan Banpo adalah jembatan primer pada sentra kota Seoul di atas Sungai Han, Korea Selatan, yang menghubungkan distrik Seocho & Yongsan. Jembatan Banpo berada pada atas Jembatan Jamsu, membangun jembatan "dek gandadanquot;. Ketika tingkat air naik terlalu tinggi, Jembatan Jamsu ditutupi air dan ditutup. Dek bawahnya menggabungkan jalur pejalan kaki & sepeda yang memberikan akses gampang ke Taman Banpo Hangang menurut sisi utara sungai. Banpo Bridge adalah jembatan girder dan selesai dibangun pada tahun 1982.

Dalam pengembangan dan penambahan fungsi dari sebuah bangunan jembatan yang sebelumnya sudah terselesaikan dibangun perlu adanya aspek peninjauan baik dari kelayakan syarat bangunan jembatan dan karena menurut adanya penambahan fungsi dari sebuah bangunan jembatan.

Berikut contoh pengembangan & penambahan bangunan jembatan menggunakan penambahan air mancur sekaligus mendaur ulang air. Berikut ini Air Mancur Moonlight Rainbow Fountain adalah air mancur terpanjang pada global yg membentuk Rekaman Dunia Guinness menggunakan hampir 10.000 nosel LED yg berada di sepanjang ke 2 sisi yg panjangnya 1.140 m, menembaki 190 ton air. Per mnt. Dipasang pada bulan September 2009 di Jembatan Banpo, walikota Seoul Oh Se-hoon memuji bahwa jembatan tadi selanjutnya akan mempercantik kota dan memamerkan keramahan ramah lingkungan di Seoul, lantaran air dipompa pribadi berdasarkan sungai itu sendiri dan terus didaur ulang. Jembatan tersebut memiliki 38 pompa air & 380 nosel pada ke 2 sisinya, yang menarik 190 ton air per mnt menurut sungai 20 meter di bawah dek, & menembak sejauh 43 meter secara horisontal.

Sekian pembahasan kali ini, jumpa lagi dalam pembahasan berikutnya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − 2 =