Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Pengertian Bouwplank, Alat dan Bahan, Cara Pemasangan | HBS Blog

  • Share

Sahabat Arsitur mungkin pernah mendengar istilah bouwplank, bagi teman yang beranjak pada bidang konstruksi pasti nir asing lagi dengan kata bouwplank, artikel ini akan membahas tentang Pengertian Bouwplank, Alat & Bahan untuk pemasangan Bouwplank, Proses pemasangan Bouwplank & Syarat Bouwplank yang baik buat proyek.

Pengertian Bouwplank

Pengertian Bouwplank, Alat dan Bahan, Cara Pemasangan

Pengertian Bouwplank, Alat dan Bahan, Cara Pemasangan

Pengertian Bouwplank merupakan homogen pembatas yang digunakan untuk menentukan batas area kerja dalam suatu proyek pembangunan. Bouwplank menjadi pertanda bentuk dan berukuran bangunan yg akan dikerjakan. Dengan adanya bouwplank yg telah terpasang maka kita akan lebih mudah melihat dimana letak pondasi.

Bouwplank adalah bagian yang sangat krusial pada sebuah proyek dan menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Bouwplank mengatur tata letak tahapan pekerjaan selanjutnya. Kesalahan pemasangan bouwplank dapat mengakibatkan fatal pada jalannya proyek.

Peletakan bouwplank wajib dilakukan secara cermat & sinkron menggunakan gambar kerja, jika terjadi perbedaan dengan syarat di lapangan, maka pelaksana harus segera melaporkan pada direksi/ketua proyek sehingga mampu dilakukan penyesuaian.

Alat dan Bahan buat Pembuatan Bouwplank

Bouwplank dapat kita buat dengan material yang sederhana dan murah seperti kayu kelas C dengan kualitas rendah. Bouwplank hanya dibutuhkan sementara sehingga tidak perlu menggunakan material yang mahal dan permanen. Berikut adalah beberapa alat dan bahan yang diperlukan dalam pembuatan bouwplank :

1) Alat & Perkakas

– Palu/hammer

– Gergaji tangan

– Selang Waterpass

– Pensil atau spidol

– Pisau buat meruncingkan patok

2) Bahan dan Material

– Kayu Patok

– Papan kayu kelas C

– Paku

– Benang

Langkah dan Proses Pemasangan Bouwplank :

Berikut akan dijelaskan secara singkat mengenai cara pemasangan bouwplank dan proses pekerjaan bowplank sebagai berikut :

1. Tentukan Batas dan Luas Bangunan

Pertama kita tentukan luas bangunan yang direncanakan dengan cara menandai batas-batas terpinggir bangunan dan bagian yang akan dibuatkan pondasi. Ambil jarak keluar dari pinggiran bangunan sekitar 1 meter untuk memasangkan patok tiang bowplank untuk lalu lintas pekerja. Bila tidak memungkinkan, bouwplank juga dapat dipasang semepet mungkin dengan tembok tetangga.

dua. Pasang Patok

Tancapkan kayu patok/tiang patok yang sudah diruncingkan pada setiap sudut bangunan yang akan dibuat. Bila di lokasi sudah ada perkerasan maka patok dapat dipaku agar tetap tegak dan tidak bergeser selama masa penggunaan bouwplank. Usahakan titik peletakan patok sudah sesuai gambar atau arahan direksi proyek.

3. Tentukan Ketinggian menggunakan Selang Waterpass

Tentukan letak dan ketinggian pondasi, gunakan bantuan selang waterpass untuk mencari persamaan ketinggian. Caranya yaitu berikan tanda berupa garis pendil/spidol pada satu tiang patok sesuai tinggi pondasi lalu gunakan selang waterpass untuk menyamakan ketinggian tersebut. Garis air pada selang menunjukkan ketinggian, jadi posisikan agar garis air sama dengan garis tinggi pondasi.

4. Pasang Papan Kayu

Pasang papan kayu pada tiang patok mengelilingi bangunan sehingga membentuk batas. Papan dipasangkan pada arah memanjang. Jika  papan tidak cukup panjang maka dapat disambung dengan menambahkan patok pada sambungan papan kayu. Pastikan papan memiliki lebar dan tinggi yang sama karena akan menjadi acuan dalam menentukan pondasi.

lima. Pasang Benang

Pasang paku pada papan kayu yang telah diatur posisinya, kemudian bentangkan benang pada paku – paku tersebut untuk menentukan sudut atau siku bangunan. Apabila bangunan sudah menyiku sesuai gambar, barulah paku dipasang untuk menentukan lebar atas pondasi dan garis as pondasi.

6. Tarik Benang

Pasangkan paku dan tarik benang membentuk gambar batas pondasi yang akan dibuat. Benang tersebut dapat menjadi tanda bagi pekerja selanjutnya untuk menggali pondasi dan menyusun batu pondasi.

Syarat Pembuatan Bouwplank

Agar sebuah bouwplank bisa berfungsi baik selama proses konstruksi bangunan, maka ada beberapa syarat pemasangan bouwplank yang harus dipenuhi sebagai berikut :

1. Posisi bouwplank harus utuh meskipun terkena gangguan cuaca seperti hujan, jangan sampai rusak karena tertimpa atau tersinggung sang pekerja.

2. Bouwplank hendaknya diletakan pada jeda yg cukup menurut posisi ekskavasi tanah buat pondasi.

3. Bouwplank harus bisa memberitahuakn titik-titik batas bangunan

4. Sisi permukaan bouwplank mestinya terdapat pada satu bidang dengan papan bouwplank jika dilihat secara horizntal.

5. Letak bouwplank wajib selalu sama dan seragam agar arah hadapnya tertuju ke dalam pada batas bangunan.

Demikianlah tentang Bouwplank pada bangunan, semoga berguna dan bisa menambah wawasan teman Arsitur.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.