Artikel: Pengertian / Definisi Mixed Use Building dan Ciri-cirinya | HBS Blog

  • 2 min read
  • Nov 22, 2014

Mixed-use building merupakan bangunan multi fungsi yg terdiri dari satu atau beberapa massa bangunan yg terpadu dan saling berhubungan secara pribadi dengan fungsi yg tidak selaras. Mixed use building menggabungkan antara fasilitas hunian, fasilitas usaha, & fasilitas rekreasi yang umumnya dimiliki oleh suati pengembang. (Indonesiaapartment, Esti Savitri 2007)

Mixed-use building adalah salah satu upaya pendekatan perancangan yang berusaha menyatukan aneka macam kegiatan & fungsi yang berada pada bagian area suatu kota yg memiliki luas area yang terbatas, harga beli tanah yg nisbi mahal, lokasi tanah yg strategis, serta nilai ekonomi tinggi menjadu sebuah struktur yang kompleks dimana semua kegunaan dan fasilitas yg mempunyai keterkaitan pada kerangka integrasi yang bertenaga. (Panduan Perancangan Bangunan Komersial, Endy Marlina 2008)

Berdasarkan beberapa sumber yg dikumpulkan arsitur.Com. Berikut adalah beberapa definisi tentang mix use building dari beberapa sumber menjadi berikut :

  • Dalam konteks urban, bangunan tinggi multi fungsi, dikenal dengan istilah “mixed-use building” adalah suatu bangunan yang meng-akomodasi beberapa fungsi sekaligus.
  • Mixed Use Merupakan penggunaan campuran berbagai tata guna lahan atau fungsi dalam bangunan. (Dimitri Procos.1976)
  • Mixed Use Center adalah suatu kompleks dimana terdapat berbagai fungsi kegiatan termasuk hotel, pusat konveksi, apartemen dan perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan dan pusat kebudayaan lainnya. (Dudley H. William, Encyclopedia of American Architecture)

Jadi bisa disimpulkan Mixed Use Building merupakan bangunan yg memiliki fungsi dasar yang berbeda jenisnya sebagai akibatnya memerlukan organisasi ruang yg baik.

Baca Juga : Pengertian Dilatasi, Fungsi & Tujuan Dilatasi bersama Contoh Penerapannya

Ciri Mixed Use Building

Ciri-karakteristik bangunan Mix Use merupakan menjadi berikut :

  1. Mewadahi 3 fungsi urban atau lebih, misalnya terdiri dari retail, perkantoran, hunian hotel dan entertaintment.
  2. Terjadinya integrasi dan sinergi fungsional
  3. Terdapat ketergantungan kebutuhan masing-masing fungsi di dalamnya.
  4. Kelengkapan fasilitas yang tinggi, memberikan kemudahan bagi pengunjungnya
  5. Peningkatan kualitas fisik lingkungan
  6. Efisienfi pergerakan karena adanya pengelompokan berbagai fungsi.

Manfaat Adanya Mixed Use Building :

Kehadiran mixed use building pada konsep bangunan mempunyai efek yang positif bagi banyak sekali pihak. Menurut Danisworo (1996) masih ada lima (lima) buah laba berdasarkan konsep mixed use building, yaitu:

  1. Mendorong tumbunhnya kegiatan yang beragam secara terpadu dalam suatu wadahsecara memadai.
  2. Menghasilkan sisteam sarana dan prasarana yang lebih efisien dan ekonomis
  3. Memperbaiki sistem sirkulasi
  4. Mendorong pemisahan yanh jelas antara sistem transportasi
  5. Memberikan kerangka yang luas bagi inovasi perancangan bangunan dan lingkungan

Baca Juga : Mengenal Struktur Core dalam Bangunan Tinggi

Tata Letak Mixed Use Building

Tata letak pada sebuah kawasan atau bangunan mixed use sangat menghipnotis bentuk & koneksi antar fungsinya. Sebuah tempat atau bangunan mixed use bisa dikatakan sukses apabila mampu menghubungkan beberapa fungsi menggunakan baik. Terdapat 4 (empat) konfigurasi rapikan letak bangunan pada sebuah kawasan mixed use, yaitu: (Sumargo, 2003; 58).

Mixed-use Tower

Mixed-use Tower terdapat struktur tunggal dari segi massa atau ketinggian bangunan dengan fungsi-fungsi yang ditempatkan pada lapisan-lapisan tersebut. Pada umumnya, mixed use tower merupakan high rise building.

Multitowered Megastructure

Multitowered Megastructure adalah bangunan mixed use yang memiliki tower-tower yang menyatu secara arsitekturan dengan atrium yang berada dibawahnya. Pada umumnya atrium berfngsi sebagai pusat perbelanjaan. Pada multitiwerde megastructure, komponen yang terdapat pada podium menjadi hal yang utama karena merupakan tempat bertemunya antar pengguna bangunan.

Freesatnding Structure with Pedestrian Connection

Freesatnding Structure with Pedestrian Connection adalah konsep penataan pada kawasan mixed use dengan kumpulan dari beberapa masa tunggak yang saling terintegrasi oleh jalur pedestrian. Dampaknya, fungsi dari setiap bangunan tidak akan bercampur menjadi satu.

Combination

Combination Mixed-use adalah penggabungan dari ketiga bentuk Mixed-use building sebelumnya dalam sebuah kawasan.

Contoh Mixed Use Building :

Mix Use Apartemen di Hamburg, Germany

Oceanwide Plaza, Los Angles

Oceanwide Plaza, Los Angles

Referensi :

  • What is functional mix?, Planning Theory and Practice 18(2):249-267 ยท February 2017

UNDUH ARTIKEL INI DALAM VERSI PDF

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − fifteen =