Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Perhitungan Zona Daylight pada Bangunan | HBS Blog

  • Share

Zona daylight atau atau area siang hari didefinisikan sang ASHRAE menjadi "area/lantai yg secara substansial diterangi oleh cahaya alami dalam siang hari." Dengan kata lain, area tersebut wajib secara konsisten menerima jumlah cahaya siang hari menggunakan intensitas yg banyak.

Jenis Zona Daylight

Perhitungan Zona Daylight dalam Bangunan

Perhitungan Zona Daylight dalam Bangunan

Pada dasarnya, pencahayaan siang hari diperlukan buat setiap kamar lantaran merupakan penerangan cahaya alami ke pada bangunan buat mengurangi penggunaan listrik dan berhemat energi. Untuk mencapainya, kita mampu memanfaatkan skylight dan windows sinkron kebutuhan. Area di sebuah bangunan yang relatif dekat menggunakan sumber cahaya siang hari dipercaya masuk dalam "zona daylight." Ada 3 jenis zona cahaya siang hari (daylight) :

  1. Top lighting Zone: Ini adalah area yang diterangi oleh satu atau lebih skylight.
  2. Primary Side lighting Zone: Ini adalah area pencahayaan siang hari yang berbatasan langsung dengan satu atau lebih jendela.
  3. Secondary Side lighting Zone: Ini adalah area yang tidak berbatasan langsung dengan jendela yang masih menerima cahaya siang karena letaknya dekat dengan jendela.

Terdapat jalur yang tidak sama dari tempat siang hari masuk ke ruangan (melalui ventilasi):

Tiga jalur yg memungkinkan cahaya mencapai titik pada pada ruangan melalui ventilasi berlapis merupakan sebagai berikut:

Tiga jalur yg memungkinkan cahaya mencapai titik pada pada ruangan

Tiga jalur yg memungkinkan cahaya mencapai titik pada pada ruangan

  • Cahaya dari bidang langit yang terlihat pada titik yang dipertimbangkan, dinyatakan sebagai komponen langit (SC),
  • Cahaya yang dipantulkan dari permukaan luar yang berlawanan dan kemudian mencapai titik masuk, dinyatakan sebagai komponen yang dipantulkan secara eksternal (ERC),
  • Cahaya yang masuk melalui jendela tetapi mencapai titik hanya setelah pantulan dari permukaan internal, dinyatakan sebagai komponen yang dipantulkan secara internal (IRC)

Jumlah ketiga komponen memberikan faktor cahaya siang hari yaitu:

DF = SC ERC IRC

SC – Komponen Langit

ERC – Komponen Tercermin Eksterior

Jumlah cahaya siang yg menembus ruangan tergantung dalam orientasi ventilasi, berukuran dan ciri kaca. Jarak penjelasan alami yang memadai akan menembus ke pada ruangan umumnya tergantung dalam lokasi jendela dan material pada bagian atas interior. Ada koneksi pribadi antara tinggi jendela & kedalaman penetrasi cahaya pada siang hari.

Biasanya cahaya surya yg relatif akan menembus satu setengah kali tinggi ketua jendela, meskipun mungkin menembus jarak dua kali tinggi di bawah sinar matahari pribadi. Dengan istilah lain, jeda ini dapat dijelaskan menjadi jarak maksimum dimana cahaya siang bisa masuk ke dalam ruangan.

Faktor Cahaya Siang Hari (Daylight) :

Faktor ini adalah perhitungan rasio dalam persen, dari penerangan area kerja (pada titik tertentu) dengan penerangan luar pada bidang horizontal yang dievaluasi hanya dalam kondisi langit mendung (tanpa sinar matahari langsung) yaitu.:

DF = (Ei / Eo) x 100%

Dimana,

Ei = pencahayaan karena cahaya surya pada suatu titik di tempat di dalam ruangan.

Eo = pencahayaan luar ruang secara simultan dalam bidang horizontal dari langit mendung yg tidak terhalang.

Denah lantai & bagian-bagian ini menampakan daerah siang hari rata-homogen dengan faktor siang hari. Di mana rona merah memperlihatkan area cahaya siang hari maksimum lantaran area itu sangat berdekatan menggunakan jendela & rona biru menerangkan jumlah cahaya alami yang sangat sedikit lantaran area ini letaknya jauh menurut ventilasi.

Ada 3 komponen buat mengestimasi jumlah siang hari:

01. Sinar surya pribadi

02. Komponen Tercermin Eksternal

03. Komponen Tercermin Internal

Manfaat Cahaya Siang Hari (Daylight)

Pencahayaan siang hari umumnya dihitung pada bidang horizontal. Cahaya siang hari adalah sumber cahaya spektrum penuh yang diadaptasikan penglihatan manusia. Cahaya matahari memiliki dua manfaat umum yakni sebagai berikut :

Dapat menaikkan kualitas cahaya dalam suatu ruang, dan

Kurangi jumlah tenaga penerangan listrik yang diharapkan.

Konsep desain skylight yg jernih untuk penerangan alami digunakan dalam menangani situasi terburuk yang mungkin terjadi. Orientasi bukanlah masalah primer buat penerangan alami pada bangunan, kecuali sinar mentari langsung & silau, itulah yg wajib dihindari. Tetapi, lantaran ini, pengaruh bayangan merupakan timbal pulang berdasarkan fasad bangunan yang berlawanan.

Lebih krusial lagi, cahaya siang memberikan manfaat psikologis yg luar biasa bagi penghuni bangunan. Arsitek harus berakibat ini sebagai tujuan primer buat penjelasan siang hari daripada penerangan listrik. Cahaya siang hari masih lebih baik dari jenis lampu apapun.

Demikianlah mengenai perhitungan cahaya siang hari pada bangunan dan efek daylight pada bangunan, semoga berguna & menambah wawasan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.