Artikel: Rolestorming | HBS Blog

Posted on 3 views

Meningkatkan Grup Brainstorming

Menghasilkan ide-ide dengan menggunakan perspektif orang lain.

Pernahkah Anda dalam sesi brainstorming dan memiliki ide yang baik yang sedikit “di luar sana”?

Jika demikian, Anda mungkin telah membuat ide untuk diri sendiri, karena Anda merasa malu tentang berbagi dengan kelompok Anda.

Setelah semua, jika ide itu terlalu dibuat-buat atau berbeda, mungkin merusak reputasi Anda, kan?

Namun, Anda mungkin merasa lebih nyaman berbagi ide-ide Anda jika mereka “orang lain.” Di sinilah Rolestorming berguna.

Teknik brainstorming yang sederhana mendorong anggota kelompok untuk mengambil identitas orang lain saat melakukan brainstorming. Hal ini mengurangi hambatan yang banyak orang merasa ketika berbagi ide-ide mereka dengan kelompok, dan membantu orang-orang datang dengan ide-ide bahwa mereka mungkin tidak sebaliknya dipertimbangkan.

Tentang Perangkat tersebut

Rick Griggs mengembangkan metode Rolestorming pada awal tahun 1980. Dr Arthur VanGundy kemudian menggambarkannya dalam bukunya tahun 2004, “101 Aktivitas untuk Mengajar Kreativitas dan Pemecahan Masalah.”

Griggs mengembangkan teknik untuk membantu orang mengatasi hambatan mereka selama sesi brainstorming kelompok. Teorinya adalah bahwa jika Anda berpura-pura menjadi orang lain, Anda akan merasa lebih nyaman menempatkan ide-ide ke depan. Hal ini karena mengambil peran lain menjauhkan Anda dari memiliki sebuah ide, yang membantu Anda berbicara.

Anda juga bisa datang dengan ide-ide tambahan saat Anda melihat masalah dari perspektif orang lain.

Terlebih lagi, Rolestorming menyenangkan, dan itu bagus untuk membantu anggota tim merasa lebih nyaman berbagi ide dengan satu sama lain. Ini juga membangun kepercayaan diri, karena orang pemalu atau kurang asertif merasa diberdayakan untuk berbicara.

Menggunakan dan Menerapkan Rolestorming

Ikuti langkah berikut untuk menggunakan Rolestorming dengan kelompok Anda:

1. Brainstorm Ide Jelas

Pertama, melakukan rutin Brainstorming sesi dengan kelompok Anda.

Tidak hanya akan menghasilkan beberapa ide awal yang baik, tetapi juga akan menyoroti ide-ide lebih jelas. Ini membuat Anda bebas untuk memperluas pemikiran Anda dan mendorong batas-batas dalam langkah-langkah selanjutnya.

2. Identifikasi Peran

Selanjutnya, menentukan peran atau identitas yang akan Anda gunakan. Anda dapat menetapkan satu peran untuk setiap orang dalam kelompok, atau bermain peran kolektif, pindah ke peran lain ketika Anda sudah selesai.

Orang yang Anda pilih bisa siapa saja, asalkan itu orang tidak dalam kelompok saat ini. Pertimbangkan orang seperti kolega, atasan Anda, pesaing utama, seseorang dalam kehidupan publik, seorang pemimpin dari masa lalu, atau teman atau anggota keluarga. Idealnya, Anda harus cukup tahu tentang mereka untuk mengambil identitas mereka untuk waktu yang singkat. (Mereka tidak perlu harus berhubungan dengan masalah yang Anda coba untuk memecahkan.)

3. Dapatkan Ke Karakter

Untuk setiap peran, memungkinkan anggota kelompok beberapa menit untuk masuk ke karakter. Gunakan pertanyaan-pertanyaan untuk membantu dengan ini:

  • Bagaimana orang ini melihat dunia?
  • Apa kepribadian atau sikap mungkin orang ini?
  • Bagaimana orang ini memecahkan masalah?
  • Apa kekuatan dan kelemahan orang ini?

Buatlah upaya untuk masuk ke persona karakter: semakin dalam Anda memahami perasaan orang ini, pandangan dunia, dan motivasi, semakin baik Anda dapat menggunakan perspektif ini untuk menghasilkan ide-ide bagus.

Catatan:

Jika seseorang dalam tim Anda memilih untuk menjadi orang yang semua orang tahu, seperti atasan Anda, klien, atau kolega, pastikan bahwa mereka menghindari penokohan yang dapat berbahaya atau tidak sopan.

4. Brainstorm dalam Karakter

Ketika orang memiliki rasa yang baik dari identitas baru mereka telah diambil pada, mulai brainstorming ide menggunakan perspektif yang baru. Mendorong orang untuk menggunakan frase seperti “orang saya …” atau “Karakter saya …” ketika menyajikan ide – ini membantu untuk menciptakan jarak yang orang perlu untuk berbicara dengan bebas.

Pastikan bahwa setiap orang dalam kelompok memiliki kesempatan untuk berbicara dan berbagi ide. (Teknik seperti Round-Robin Brainstorming dapat berguna di sini.)

5. Ulangi seperti yang Diperlukan

Ulangi latihan dengan banyak identitas yang berbeda yang Anda butuhkan, sehingga Anda dapat menghasilkan ide-ide yang cukup baik.

Poin Penting

Rolestorming adalah kelompok teknik brainstorming yang sederhana yang mendorong anggota kelompok untuk mengambil identitas orang lain dan jadi datang dengan ide-ide baru. Ini dikembangkan oleh Rick Griggs.

Untuk menggunakan teknik ini, anggota kelompok hanya mengambil identitas orang lain, dan datang dengan ide-ide yang mereka pikir orang akan menyarankan.

Teknik ini berguna karena membantu untuk memecah hambatan orang tentang berbagi gagasan. Hal ini juga dapat memicu ide-ide yang lebih baik, karena Anda sedang melihat masalah dari perspektif yang berbeda.

Home | Bab Sebelumnya | Menu | Bab Selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.