Artikel: RUU Arsitek di Indonesia Akhirnya Disahkan Pemerintah | HBS Blog

  • 2 min read
  • Apr 11, 2021

Pada Hari ini, 12 Juli 2017 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) & Pemerintah akhirnya menyepakati draft Rancangan Undang-Undang (RUU) mengenai arsitek yang telah dibahas sejak tahun kemudian. Dalam kedap kerja yang dihadiri oleh 5 Kementerian terkait hari ini, draft RUU yg sudah rampung disusun sang Panitia Kerja (Panja) RUU arsitek disepakati sang kedua belah pihak. Nantinya UU tersebut akan terdiri dari 11 bab & 45 pasal.

Beberapa hal strategis yang diatur dalam RUU ini seperti layanan praktik arsitek, persyaratan arsitek, arsitek Asing, hak & kewajiban, organisasi profesi, training arsitek, sampai hukuman administratif.

Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono berkata, melalui UU arsitek ini, nantinya para arsitek Indonesia, bersama pengguna jasa arsitek akan mempunyai Iandasan dan kepastian hukum. Pasalnya, Indonesia sebagai satu-satunya negara pada Asean yang belum mempunyai landasan hukum bagi profesi arsitek.

Adanya landasan hukum akan menjadikan profesi arsitek pada Indonesia semakin berkembang & berdaya saing tinggi. Hal ini dalam akhirnya dibutuhkan dapat mendorong peningkatan donasi arsitek dalam pembangunan nasional.

Baca pula : 20 Inspirasi Rumah Minimalis 1 Lantai dengan Atap Pelana Menyamping

Dalam RUU jua diatur pembentukan suatu dewan organisasi yang independen yang bersifat mandiri dan independen yang mempunyai tugas dan fungsi untuk membantu Pemerintah Pusat dalam penyelenggaraan keprofesian Arsitek.

Adanya UU arsitek jua akan memberikan agunan para arsitek Indonesia untuk bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Pasalnya UU ini juga mewajibkan arsitek asing yang bekerja pada Indonesia buat kerjasama menggunakan arsitek lokal pada rangka alih keahlian dan pengetahuan.

Hal ini pun disambut gembira oleh Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia Ahmad Djuhara. Ia bilang, lahirnya UU arsitek pada Indonesia membuat profesi ini mempertinggi peluang arsitek Indonesia buat melebarkan sayapnya. Menurutnya, terdapat lebih kurang 400 arsitek Indonesia pada luar negeri yang membutuhkan UU ini agar sanggup bersaing pada luar negeri.

Setelah disepakati draftnya dalam hari ini, RUU ini selanjutnya akan dibawa ke pembahasan taraf II Paripurna DPR RI, buat mampu disahkan sebagai Undang-undang

Dikutip dari :

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3554857/profesi-arsitek-ri-bakal-diatur-undang-undang-ini-manfaatnya?utm_source=whatsapp&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_medium=btn&utm_content=finance

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 − two =