Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: Stabilisasi Saluran Dan Perlindungan Tebing | HBS Blog

  • Share

Stabilisasi saluran & perlindungan tebing adalah galat satu materi pada mata kuliah drainase perkotaan. Pada postingan ini antara lain akan membahas pertimbangan stabilisasi, pemilihan upaya proteksi & lapis lindung.

Stabilisasi Saluran Dan Perlindungan Tebing

Tanggul jalan raya yang dibangun pada dalam wilayah banjir memerlukan stabilisasi buat menahan erosi selama insiden banjir. Stabilisasi tanggul bisa dirancang dan dibangun bersamaan dengan awal proyek jalan yg jelas perlunya atau risiko kerusakan tinggi.

Mungkin ada lokasi lain di mana pertimbangan ekonomisnya, tersedianya bahan, dan kemungkinan kerusakan sedemikian rupa sehingga pemasangan stabilisasi tanggul dapat ditunda sampai masalah sebenarnya berkembang.

Stabilisasi Saluran Dan Perlindungan Tebing

Stabilisasi Saluran Dan Perlindungan Tebing

Upaya stabilisasi saluran jalan raya biasanya bersifat setempat, & terutama dirancang buat melindungi wahana jalan raya dari agresi penggeseran saluran atau pada mana daerah banjir berdekatan ke wahana itu sangat gampang erosi.

Pertimbangan Stabilisasi

Kalau lokasi jalan raya dekat arus tidak bisa dihindarkan, upaya perlindungan cara lain harus dievaluasi buat memilih upaya yang paling cocok buat keadaan tadi.

Alternatif perubahan termasuk perubahan saluran, proteksi tebing jalan, stabilitas tebing arus & pekerja latihan arus.

Stabilisasi saluran bisa dipertimbangkan hanya jika dievaluasi irit & satu atau lebih maksud berikut akan diselesaikan:

–        Mencegah kehilangan atau kerusakan sarana jalan raya dan perbaikan bersangkutan

–        Mengurangi persyaratan pemeliharaan

–        Mencapai manfaat sekunder seperti keindahan, rekreasi dan pencegahan atau menetapkan habitat ikan dan satwa liar.

Upaya stabilisasi lokal mungkin nir berhasil jika terletak sepanjang bagian lurus menurut saluran yg nir stabil. Stabilisasi setempat sering akan mengakibatkan biaya pemeliharaan yg tinggi dan rekonstruksi yang wajib berulang-ulang.

Namun, jika terjadi erosi tebing hanya pada lokasi yang terisolir upaya stabilisasi pada lokasi ini akan memerlukan penyelesaian irit walaupun suatu masa perbaikan yang berulang-ulang akan mengikutinya.

Tanggapan arus dalam stabilisasi local mungkin berupa perubahan rezim genre, atau arus bisa menyerang dasar atau tebing pada seberang yang tidak berpelindung.

Kemungkinan terjadinya hal-hal tersebut pada atas harurs dipertimbangkan dalam merancang upaya stabilisasi yang diharapkan.

Pemilihan Upaya Perlindungan

Pemilihan jenis upaya yg cocok buat digunakan dalam suatu loka tergantung pada poly faktor, tetapi mungkin paling poly merupakan pengalaman menggunakan sarana yang ada dalam lokasi yg serupa. Dalam mengambil kesimpulan berdasarkan proyek stabilisasi arus lain, pengaruh ciri yg tidak selaras pada tiap loka wajib dipertimbangkan.

Faktor-faktor misalnya kemiringan, berukuran butiran beban dasar, bahan dasar & tebing, debit banjir rata-homogen & air rendah harus diperhitungkan.

Wawancara dengan personil pemeliharaan yang telah biasa menggunakan wilayah yang dibandingkan, akan menaruh data tambahan yang berharga buat digunakan dalam perencanaan.

Biaya relatif dan ketahanan bahan yang tersedia, maupun sukarnya pembangunan & persyaratan pemeliharaan yang diperlukan, merupakan pertimbangan tambahan pada proses pemilihan.

Lapis Lindung

Lapis lidung (revetment) adalah konstruksi jenis menerus yang umumnya diletakkan membujur (longitudinal) sepanjang tebing arus atau tanggul jalan raya buat melindungi benturan atau kerusakan sang aliran arus dan aliran banjir.

Lapis lindung umumnya, walaupun nir seluruhnya, terletak pada sebelah luar tebing bengkokan, pada mana resesi atau erosi tebing paling aktif sebagai akibat aliran yang membentur.

Mereka mungkin diperlukan pada mana saja buat melindungi tatrggul berdasarkan sapuan gelombang atau serangan banjir.

Lantaran kondisi yang mensugesti pembangunan, jenis bahan yg tersedia dan perbedaan pada lamanya dan intensitas serangan, segmen lapis lindung yang diletakkan di atas elevasi banjir tahunan mungkin memiliki rancangan yg tidak sinkron dibandingkan menggunakan segmen yg terletak pada bawah elevasi tersebut.

Segmen lebih tinggi diberi istilah perlindungan tebing atas (upper bank protection) dan segmen lebih rendah, perlindungan subakua (protection subaqueous).

Kedua proteksi ini dibutuhkan buat mencegah resesi (recession) tebing, & proteksi tebing atas dapat diperluas sampai cukup tinggi buat melindungi aksi gelombang.

Untuk arus dan sungai lebih mini , proteksi atas dan subakua umumnya adalah rancangan yang sama & ditempatkan dalam sutu operasi.

Gradasi & pembentukan tebing pada mana lapisan lindung ditempatkan amat krusial. Daerah tersebut digradasi hingga kemiringan yang stabil jika jenuh & suatu sistem saringan yang memadai digunakan buat mencegah hilangnya bahan lewat lapisan lindung proteksi.

Jenis sistem saringan yang digunakan tergantung dalam stabilitas kemiringan, bahan tebing, jenis lapisan lindung dan bahan saringan yang tersedia.

Berbagai bahan misalnya batu buangan, beton semen portland, beton aspal, karungan pasir semen, tanah semen, bendung gabion, saringan sintetis kain tenunan atau bukan tenunan atau kombinasinya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.