Menu
Desain Rumah – Desain Interior – Bangun Rumah – Renovasi Rumah

Artikel: TATA URUTAN PROSES PEMBANGUNAN DALAM ILMU TEKNIK SIPIL | HBS Blog

  • Share

Assalamualaikum.Wr.Wb

TATA URUTAN PROSES PEMBANGUNAN DALAM TEKNIK SIPIL

Baik kali ini saya akan membahas tata urutan proses pembangunan dalam teknik sipil. Mungkin banyak teman-sahabat yg masih bingung bagaimana urutan pembangunan yg sahih sesuwai menggunakan perencanaan biasanya. Baiklah mari pribadi aja kita bahas.

    Dalam pembangunan tentunya perlu yang namanya urutan atau langkah-langkah yang harus pada susun agar dalam pembangunan dapat berjalan dengan lancar & tentunya mengurangi kegagalan yang mungkin sanggup terjadi pada sebuah proyek pembangunan. Dalam ilmu teknik sipil tentunya telah terdapat tata urutan yg baik & sahih dalam proses pembangunan, umumnya urutan pembangunan proyek menjadi berikut ;

  1. Langkah pertama sebelum pembangunan yaitu proses survay lokasi pembangunan. Hal ini sangat penting guna mengetahi kondisi tanah ( pengujian tanah ) dan keadaan lokasi pembangunan.
  2. Setelah mendapat data dari hasil survay kemudian data di kembangkan dalam proses perencanaan bangunan mulai dari pemilihan setruktur yang tepat sesuwai dengan kondisi lapangan, pembuatan gambar perencanaan bangunan ( disain bangunan) saimpai yang menditail, pengkitungan dana atau rencana anggaran biaya (RAB) dan perkiraan waktu selesai dalam proses pembangunan.
  3. Setelah persiapan di atas selesai langkah selanjutnya adalah mulai persiapan mendatangkan bahan dan alat-alat yang akan digunakan dalam proses pembangunan pada lokasi pembangunan.
  4. Hingga sampai waktu pelaksanaan di mulai sesuwai perencanaan yang di tentukan ( waktu yang sudah direncanakan ).
  5. Pertama kali yang harus di bangun adalah kontruksi dasar yaitu bagian terbawah atau penopang dari bangunan yang akan di kerjakan, misal tiang pancang, foot plat, pondasi, pengurukan kembali jika diperlikan, penambahan urukan, dan jenis pekerjaan dasar yang lain.
  6. Setalah bagian dasar bangunan mulai menuju ke bagian-bagian yang lain, misal pembuatan rangka sloof, pengecoran sloof, pembuatan rangka kolom, pengecoran rangka kolom, pembuatan rangka ring balk, pengecoran rangka ring balk, pemasangan dinding dan kusen.
  7. Setelah pembangunan sudah mulai ke tahap pemasangan dinding batu bata jangan lupa jika ada pemasangan instalasi-instalsi yang perlu di tanam pada dinding ataupun dalam setruktur lainya, misal instalasi air bersinh, instalasi air kotor, instalasi listrik semua pemasangan instalasi harus sesuwai dengan perencanaan.
  8. Setelah semua setruktur bangunan selesai di buat tahap berikutnya adalah finising atau penghalusan bagian-bagian bangunan mulai dari pemlasteran , proses pengacian sampai dengan pengecatan ( pemberian warna pada bangunan sekaligus sebagai pelindung dinding dari resapan air hujan dan panas matahari ) proses ini sangat lah penting karna dengan proses terakhir ini sebuah bangunan dapat terlihat rapi dan bagus untuk di lihat.

Nah begitulah kurang lebihnya citra atau rapikan urutan proses pembangunan yg generik. Dalam teknik sipil penentuan persiapan bisa ditinjau berdasarkan besar kecilnya pembangunan atau proyek yg akan di laksanakan maka menurut itu jangan heran apabila proyek-proyek besar yang meliputi internasional atau dunia perlu perencanaan sampai dengan waktu yg bertahun-tahun karna apa setiap proyek memiliki kesulitan dan tantangan masing-masing buat di selesaikan oleh pakar bidang perencana ( arsitek ) dan pelaksana pembangunan ( teknik sipil ). Baiklah sekian pembahasan saya kali ini, semoga ilmu atau pengalaman saya bisa berguna bagi anda.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.